yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Ajak Pelaku UMKM dan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan, Sekretaris Kemenkop dan UKM Bagikan Masker Gratis

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Sebagai upaya dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta mematuhi protokol kesehatan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) membagikan masker gratis kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun masyarakat. Pembagian masker gratis tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan di kawasan jalan Setia Budi, Jakarta Selatan. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR Salurkan Bansos 200 Kantung Sembako kepada PWI

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 200 kantung sembako. Kali ini Bansos diberikan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Penyaluran Bansos dari KORPRI PUPR secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman kepada Sekretaris Jenderal PWI Mirza Zulhadi di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Read more...

ASTRA Tol Tangerang-Merak Dukung Program Pemerintah Penertiban Akses Serang Timur

 Sejalan dengan program pemerintah, ASTRA Tol Tangerang-Merak terus melakukan pembenahan terhadap akses Gerbang Tol Serang Timur. SERANG, JURNAL IBUKOTA: Sejalan dengan program pemerintah, ASTRA Tol Tangerang-Merak terus melakukan pembenahan terhadap akses Gerbang Tol Serang Timur. 

 

 

Gubernur Banten Wahidin Halim yang didampingi Pejabat Walikota Serang Ade Aryanto serta Kepala Biro Infrastruktur Nana Suryana bersama dengan perwakilan manajemen ASTRA Tol Tangerang-Merak Nur Indah Permanasari Kepala Divisi Hukum & Humas dan Sri Mulyo Kepala Departemen Umum yang juga berperan sebagai tim revitalisasi akses PT Marga Mandalasakti melakukan tinjauan lokasi ke sejumlah titik akses di Serang Timur (30/10).

 

Penertiban akses jalan tol ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2010 tentang pedoman Revitalisasi Kawasan di sekitar akses jalan tol. Secara konsisten sejak 2013, program revitalisasi akses dilakukan yaitu sebagai bentuk pengembalian fungsi akses Jalan Tol Tangerang-Merak sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga dapat memberikan manfaat yang sebaik-baiknya bagi masyarakat khususunya pengguna jalan yang hendak masuk dan atau menuju jalan tol.

 

 

 

Program revitalisasi akses yang dilakukan antara lain penataan akses, normalisasi saluran air, pembangunan pagar, pembuatan frontage, penghijauan, dan penertiban jasa angkutan ojek juga pedagang liar yang telah dilakukan di sejumlah lokasi seperti Balaraja Barat, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur dan Cilegon Barat. Melalui tinjauan lokasi tersebut ASTRA Tol Tangerang-Merak melakukan pembongkaran terhadap papan reklame dan baliho di lokasi Jalan Jendral Sudirman (jalan nasional), Pakupatan dan Terondol. Selain itu dilakukan juga pembongkaran pagar dan gapura selamat datang yang terletak di kawasan Serang Timur tersebut. Hal ini dilakukan sejalan dengan program beautifikasi akses Tol Tangerang-Merak dan juga sebagai salah satu upaya perluasan akses sebagai antisipasi penumpukan kendaraan.

 

 

 

“Penertiban lokasi akses wilayah Serang Timur dilaksanakan dua hari terhitung dari tanggal 29 dan 30 Oktober bersama dengan Gubernur Banten Bapak Wahidin Halim. Kami mendukung program pemerintah terkait penataan jalan di wilayah Banten. Selain penataan dan pembongkaran baliho dan papan reklame yang sedang dilakukan ASTRA Tol Tangerang-Merak, kami juga melakukan kembali pematokan ulang terkait dengan batas wilayah,” terang Indah Permanasari Kepala Divisi Hukum & Humas.

 

 

 

Sebelumnya ASTRA Tol Tangerang-Merak telah melakukan sosialisasi terkait pemahaman dan manfaat revitalisasi akses serta program rencana yang akan dilakukan dengan dihadiri lebih dari 40 perwakilan warga terutama di sekitar kawasan akses Tol Serang Timur dan Serang Barat yaitu Desa Penancangan, Desa Dragong dan Desa Kaligandu, Kecamatan Cipocok, Kecamatan Serang dan Kecamatan Taktakan pada 27 April 2018 lalu. Namun demikian, sampai saat ini masih ditemukan masyarakat di sekitar kawasan tol yang belum memahami aturan dari revitalisasi akses. Hal tersebut terlihat masih maraknya berbagai aktivitas warga di sekitar kawasan tol seperti perdagang kaki lima, naik turun penumpang, jasa angkutan ojek, serta aktivitas lain yang melanggar aturan. Aktivitas pelanggaran di akses tersebut dapat membahayakan pengguna jalan yang akan menuju dan dari jalan tol.

 

 

 

“Program revitalisasi akses yang kami lakukan ini adalah satu-satunya di jalan tol Indonesia.  Kami sangat mendukung dalam mewujudkan Kota Serang yang asri dan bermartabat dan meningkatkan perkembangan kota sehingga berdampak positif bagi masyarakat sekitar dan pemerintah. Dengan adanya penertiban di akses Gerbang Tol Serang Timur, diharapkan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan yang akan memasuki Serang Timur. Tentunya akan berdampak pada kemudahan dan kelancaran menuju destinasi wisata di kawasan Serang Timur”, jelas Indah.

 

 

 

Dengan dilaksanakannya penertiban akses Serang Timur selain bentuk sinergi kerjasama Pemerintah dan ASTRA Tol Tangerang-Merak dalam penataan kembali Kota Serang menjadi lebih baik, juga sebagai salah satu upaya peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan dan bentuk dukungan program pariwisata Banten dengan menyediakan akses jalan yang nyaman, lancar dan aman. (Agus)

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Infra Siagakan Layanan Lebaran 2020 “Silaturahmi Beri Aman: Bersama Jaga Diri Tingkatkan Iman”

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  ASTRA Infra, kelompok usaha ASTRA yang telah berkontribusi sepanjang 350 km infrastruktur jalan tol, menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol jelang Lebaran 2020 meskipun di tengah Pandemi.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

H1 Lebaran 2020, Jasa Marga Catat 37 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Pada H1 Lebaran 2020 (24/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 37.878 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (25/05) Pada H1 Lebaran 2020 (24/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 37.878 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. 

Read more...