yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Ajak Pelaku UMKM dan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan, Sekretaris Kemenkop dan UKM Bagikan Masker Gratis

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Sebagai upaya dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta mematuhi protokol kesehatan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) membagikan masker gratis kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun masyarakat. Pembagian masker gratis tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan di kawasan jalan Setia Budi, Jakarta Selatan. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR Salurkan Bansos 200 Kantung Sembako kepada PWI

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 200 kantung sembako. Kali ini Bansos diberikan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Penyaluran Bansos dari KORPRI PUPR secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman kepada Sekretaris Jenderal PWI Mirza Zulhadi di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Read more...

Muhadjir: Film Indonesia agar di Samping sebagai Tontonan Juga Menjadi Tuntunan

Mendikbud Muhadjir Effendy mengharapkan agar Film Indonesia di samping sebagai tontonan juga dapat menjadi tuntunan yang dapat mendukung peningkatan karakter bangsa. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Mendikbud Muhadjir Effendy mengharapkan agar Film Indonesia di samping sebagai tontonan juga dapat menjadi tuntunan yang dapat mendukung peningkatan karakter bangsa. 

 

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung  dan mengapresiasi karya film anak bangsa dengan menonton film Indonesia di bioskop�bioskop yang ada di sekitar kita,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy dalam taklimat media berkaitan dengan Hari Film Nasional di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Muhadjir Effendy mengatakan “Tanggal 30 Maret merupakan hari bersejarah bagi perkembangan 

perfilman Indonesia, di mana tepatnya 69 tahun lalu sutradara Indonesia, yaitu Usmar 

Ismail memproduksi film pertamanya yang berjudul Darah dan Doa. Sehingga layak jika 

tanggal 30 Maret disebut sebagai hari bersejarah bagi para insan perfilman Indonesia.”

 

Mendikbud juga menambahkan bahwa almarhum Usmar Ismail telah mendapatkan 

gelar sebagai Bapak Film, dan saat ini sedang diusulkan sebagai Pahlawan Nasional 

bidang perfilman. Darah dan Doa menjadi film pertama Indonesia karena sutradara dan 

para kru semuanya adalah putra dan putri Indonesia”.

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Pusat 

Pengembangan Perfilman akan memperingati Hari Film Nasional (HFN) ke 69 yang 

jatuh pada 30 Maret 2019. Rangkaian acara yang digelar pada HFN tahun ini adalah 

Kampanye Film, Pameran Sejarah Perfilman, Pemutaran Film Indonesia, Bincang Film

dan Apresiasi Kesetiaan yang puncaknya akan dilaksanakan pada Kamis s.d Sabtu, 28 

s.d 30 Maret 2019 bertempat di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A, Kemendikbud.

Tema HFN tahun ini adalah “Film Indonesia Keren”.

Pameran Perfilman akan menampilkan Film Indonesia dari Masa ke Masa, diisi oleh 

beberapa pemangku kepentingan perfilman antara lain Sinematek Indonesia yang akan 

menampilkan arsip, peralatan perfilman dan data perfilman. Pejuang stunt

menampilkan atraksi pemeran pengganti (stunt), Slowmobooth menampilkan demo 

kamera slowmo, asosiasi casting Indonesia, demo make up dan visual effect, AINAKI

menampilkan animasi Indonesia, pertunjukan Unyil legendaris dari Direktorat Jenderal 

Kebudayaan, animasi virtual, dan sebagainya.

 

Puncak Perayaan HFN yang berupa seremonial dilaksanakan pada Jumat, 29 Maret

2019 pukul 13.00 – 15.00 yang ditandai dengan rangkaian acara sambutan Menteri 

Pendidikan dan Kebudayaan serta akan dihadiri Presiden RI Jokowi yang akan 

memberikan Apresiasi Kesetiaan kepada 10 (sepuluh) orang sineas Indonesia yang 

telah bekerja lebih dari 30 (tiga puluh) tahun di bidangnya masing-masing, dan 

menyerahkan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada insan film yang telah 

bersertifikat. Selain itu juga ada penandatanganan Prasasti lokasi pertama pembuatan 

film Darah dan Doa karya Sutradara Usmar Ismail.

 

Perayaan HFN ini dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari para sineas senior dan 

yunior, komunitas film, organisasi usaha dan kegiatan Perfilman, pejabat di lingkungan 

Kemdikbud dan kementerian lembaga lainnya, para guru dan pelajar Indonesia, serta 

penerima beasiswa Perfilman yang di fasilitasi oleh Kemdikbud. Jumlah undangan

sebanyak lebih dari 1.500 (seribu lima ratus) orang. 

 

Perayaan HFN ini juga diperingati di berbagai daerah antara lain di Bandung Jawa 

Barat, Sulawesi Barat, Sumatera Barat dan sebagainya dengan menggunakan berbagai 

fasilitas milik Kemdikbud di daerah, antara lain mobil bioskop keliling sebanyak 127 

(seratus dua puluh tujuh) unit, peralatan pemutaran film sebanyak 40 (empat puluh) 

unit, Laboratorium Seni Budaya dan Film (LSBF) sebanyak 73 (tujuh puluh tiga) unit di 

73 sekolah di Indonesia, serta di 24 (dua puluh empat) SMK yang telah membuka 

program studi film di sekolahnya masing-masing.

 

Peringatan HFN menjadi momentum berharga dan bermakna bagi masyarakat 

Indonesia, karena film Indonesia bukan hanya sebagai cermin budaya bagi bangsa 

tetapi lebih juga sebagai refleksi bagi insan perfilman dan perwujudan kecintaan 

masyarakat terhadap perfilman Indonesia yang semakin berkembang. (Agus)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Infra Siagakan Layanan Lebaran 2020 “Silaturahmi Beri Aman: Bersama Jaga Diri Tingkatkan Iman”

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  ASTRA Infra, kelompok usaha ASTRA yang telah berkontribusi sepanjang 350 km infrastruktur jalan tol, menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol jelang Lebaran 2020 meskipun di tengah Pandemi.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

H1 Lebaran 2020, Jasa Marga Catat 37 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Pada H1 Lebaran 2020 (24/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 37.878 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (25/05) Pada H1 Lebaran 2020 (24/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 37.878 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. 

Read more...