yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Berbicara dalam Diskusi Forkopimda, Teten Beberkan 5 Sumber Masalah Utama UMKM. Apa saja ?

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjadi salah satu pembicara dalam acara diskusi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Teten berbicara di sesi panel keenam bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Diresmikan Presiden, Ruas Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang-Kayu Agung Tingkatkan Arus Logistik di Pulau Sumatera Bagian Selatan

LAMPUNG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera sepanjang 2.974 Km dari Lampung hingga Aceh yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2024. Demikian disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 Km di Gerbang Tol (GT) Simpang Pematang KM 240, Jumat (15/11/2019). 

Read more...

Muhadjir: Film Indonesia agar di Samping sebagai Tontonan Juga Menjadi Tuntunan

Mendikbud Muhadjir Effendy mengharapkan agar Film Indonesia di samping sebagai tontonan juga dapat menjadi tuntunan yang dapat mendukung peningkatan karakter bangsa. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Mendikbud Muhadjir Effendy mengharapkan agar Film Indonesia di samping sebagai tontonan juga dapat menjadi tuntunan yang dapat mendukung peningkatan karakter bangsa. 

 

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung  dan mengapresiasi karya film anak bangsa dengan menonton film Indonesia di bioskop�bioskop yang ada di sekitar kita,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy dalam taklimat media berkaitan dengan Hari Film Nasional di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Muhadjir Effendy mengatakan “Tanggal 30 Maret merupakan hari bersejarah bagi perkembangan 

perfilman Indonesia, di mana tepatnya 69 tahun lalu sutradara Indonesia, yaitu Usmar 

Ismail memproduksi film pertamanya yang berjudul Darah dan Doa. Sehingga layak jika 

tanggal 30 Maret disebut sebagai hari bersejarah bagi para insan perfilman Indonesia.”

 

Mendikbud juga menambahkan bahwa almarhum Usmar Ismail telah mendapatkan 

gelar sebagai Bapak Film, dan saat ini sedang diusulkan sebagai Pahlawan Nasional 

bidang perfilman. Darah dan Doa menjadi film pertama Indonesia karena sutradara dan 

para kru semuanya adalah putra dan putri Indonesia”.

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Pusat 

Pengembangan Perfilman akan memperingati Hari Film Nasional (HFN) ke 69 yang 

jatuh pada 30 Maret 2019. Rangkaian acara yang digelar pada HFN tahun ini adalah 

Kampanye Film, Pameran Sejarah Perfilman, Pemutaran Film Indonesia, Bincang Film

dan Apresiasi Kesetiaan yang puncaknya akan dilaksanakan pada Kamis s.d Sabtu, 28 

s.d 30 Maret 2019 bertempat di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A, Kemendikbud.

Tema HFN tahun ini adalah “Film Indonesia Keren”.

Pameran Perfilman akan menampilkan Film Indonesia dari Masa ke Masa, diisi oleh 

beberapa pemangku kepentingan perfilman antara lain Sinematek Indonesia yang akan 

menampilkan arsip, peralatan perfilman dan data perfilman. Pejuang stunt

menampilkan atraksi pemeran pengganti (stunt), Slowmobooth menampilkan demo 

kamera slowmo, asosiasi casting Indonesia, demo make up dan visual effect, AINAKI

menampilkan animasi Indonesia, pertunjukan Unyil legendaris dari Direktorat Jenderal 

Kebudayaan, animasi virtual, dan sebagainya.

 

Puncak Perayaan HFN yang berupa seremonial dilaksanakan pada Jumat, 29 Maret

2019 pukul 13.00 – 15.00 yang ditandai dengan rangkaian acara sambutan Menteri 

Pendidikan dan Kebudayaan serta akan dihadiri Presiden RI Jokowi yang akan 

memberikan Apresiasi Kesetiaan kepada 10 (sepuluh) orang sineas Indonesia yang 

telah bekerja lebih dari 30 (tiga puluh) tahun di bidangnya masing-masing, dan 

menyerahkan sertifikat kompetensi secara simbolis kepada insan film yang telah 

bersertifikat. Selain itu juga ada penandatanganan Prasasti lokasi pertama pembuatan 

film Darah dan Doa karya Sutradara Usmar Ismail.

 

Perayaan HFN ini dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari para sineas senior dan 

yunior, komunitas film, organisasi usaha dan kegiatan Perfilman, pejabat di lingkungan 

Kemdikbud dan kementerian lembaga lainnya, para guru dan pelajar Indonesia, serta 

penerima beasiswa Perfilman yang di fasilitasi oleh Kemdikbud. Jumlah undangan

sebanyak lebih dari 1.500 (seribu lima ratus) orang. 

 

Perayaan HFN ini juga diperingati di berbagai daerah antara lain di Bandung Jawa 

Barat, Sulawesi Barat, Sumatera Barat dan sebagainya dengan menggunakan berbagai 

fasilitas milik Kemdikbud di daerah, antara lain mobil bioskop keliling sebanyak 127 

(seratus dua puluh tujuh) unit, peralatan pemutaran film sebanyak 40 (empat puluh) 

unit, Laboratorium Seni Budaya dan Film (LSBF) sebanyak 73 (tujuh puluh tiga) unit di 

73 sekolah di Indonesia, serta di 24 (dua puluh empat) SMK yang telah membuka 

program studi film di sekolahnya masing-masing.

 

Peringatan HFN menjadi momentum berharga dan bermakna bagi masyarakat 

Indonesia, karena film Indonesia bukan hanya sebagai cermin budaya bagi bangsa 

tetapi lebih juga sebagai refleksi bagi insan perfilman dan perwujudan kecintaan 

masyarakat terhadap perfilman Indonesia yang semakin berkembang. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Libatkan Lebih dari 8.500 Mahasiswa Kelola Sampah Plastik, Sinergi Jasa Marga – UI Catat Rekor MURI

Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Read more...

Info Jalan Tol

Tingkatkan Pelayanan Kepada Pengguna Jalan, ATI Teken MoU dengan Para Regulator

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.

Read more...