yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

MenKop UKM Minta Pendekatan Rantai Pasok Menjadi Skema Pembiayaan Bank bagi UMKM

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Dukungan akses pembiayaan perbankan terhadap UMKM semakin didorong dengan penerbitan ketentuan Bank Indonesia (BI). Dimana pendekatan kredit atau pembiayaan secara rantai pasok, dapat menjadi salah satu skema pembiayaan kepada UMKM. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Tiga Balai Pengembangan Kompetensi Kementerian PUPR Terima Sertifikat Akreditasi Lembaga Pelatihan Pemerintah Tahun 2021

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Setelah melalui serangkaian tahapan proses penilaian akreditasi lembaga pelatihan pemerintah yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN), 3 Balai Pengembangan Kompetensi Kementerian PUPR bersama dengan lembaga pelatihan pemerintah lainnya menerima Sertifikat Akreditasi Lembaga Pelatihan Pemerintah Tahun 2021 di Jakarta pada Senin, (6/12/2021). 

Read more...

Kemendikbud Upayakan Proses Belajar Pasca Gempa di Sulteng Segera Dimulai

Kemendikbud Upayakan Proses Belajar Pasca Gempa di Sulteng Segera DimulaiPALU, JURNAL IBUKOTA: Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan kegiatan belajar mengajar pasca gempa di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) akan segera dimulai.

 

Untuk mempercepatnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menegaskan akan segera mendata baik siswa, guru, sarana prasarana maupun fasilitas pendidikan yang terdampak gempa bermagnitudo 7,4 skala Richter tersebut.

 

Di samping itu, Kemendikbud juga akan membangun sekolah darurat dalam rangka mempercepat normalisasi proses belajar agar segera berjalan. “Bersamaan dengan pendataan, kita upayakan segera ada kelas darurat, bisa berupa tenda yang sudah dimiliki Kemendikbud dengan standar UNICEF. Kalau terbatas kita akan buat sekolah darurat yang bisa menampung siswa dan modelnya sudah ada,” ungkap Muhadjir kepada awak media di lokasi pasca gempa, di Palu, Sabtu (06/10/2018).

 

Mendikbud berharap masyarakat bersama sekolah bergotong royong membangun kelas darurat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang berasal dari lingkungan sekitar. “Sudah kita siapkan anggaran dari Kemendikbud dan modelnya sudah ada seperti yang kita lakukan di Lombok, dengan Rp30 juta, sudah bisa 6 kelas. Bahannya tidak beli, hanya atapnya terpal dari Jakarta. Itu bisa bertahan sampai satu tahun, termasuk bantuan pelaksanaannya,” jelasnya.

 

Sedangkan untuk kebijakan jangka panjangnya, Kemendikbud akan mengadakan relokasi sekolah-sekolah yang sudah tidak dapat digunakan dan sekaligus menerapkan kebijakan zonasi yang saat ini sudah dilakukan.

 

Imbau Pemda 

 

Untuk menangani pelajar yang mengungsi ke luar Sulteng, Mendikbud mengimbau pemerintah daerah lainnya mengedepankan fleksibilitas dalam menerima siswa baru terdampak gempa di Palu dan Donggala. “Semua sekolah, di mana saja sekolah itu berada saya minta untuk bersedia menerima anak-anak yang dalam status pengungsi. Urusan administrasi tolong dibuat lebih fleksibel, kedepankan pemenuhan hak anak-anak untuk bisa terus belajar,” imbau Muhadjir.

 

Termasuk siswa-siswa yang telah memutuskan untuk pindah permanen, Muhadjir berharap sekolah di luar Palu dan Donggala, dapat melayani siswa dengan tidak mengedepankan proses birokrasi. “Intinya semua anak harus belajar tidak boleh tertunda karena bencana ini,” katanya.

 

Mendikbud mengakui untuk menangani masalah pendidikan pasca gempa, diperlukan kerja sama semua pihak termasuk kementerian dan lembaga lainnya, terutama masyarakat dan pemda terdampak gempa di Sulteng. 

Bersama relawan dari berbagai lembaga dan komunitas, Kemendikbud juga akan memberikan pelayanan psikososial dan psikoedukasi, serta _trauma healing_ kepada para siswa dan guru. 

 

Dalam kunjungan ini, Kemendikbud membawa tiga truk logistik bantuan bagi warga belajar di wilayah Palu dan Donggala. Bantuan ini berisi paket peralatan sekolah, peralatan permainan dan kesenian, alat tulis, dan kertas untuk keperluan sementara kegiatan sekolah, serta logistik untuk keperluan tenaga kependidikan. 

 

Mendikbud mengimbau agar pemberian bantuan harus relevan dengan kebutuhan. Ia mengimbau agar unit-unit pelaksana teknis dapat fokus memberikan bantuan yang paling dibutuhkan berbasis data dan meningkatkan koordinasi antar lembaga baik pusat maupun daerah, serta lembaga nonpemerintah. " Ini memang berat, tetapi kerja keras kita untuk membangun kembali Sulteng supaya bisa bangkit kembali, lebih baik lagi," pesannya kepada peserta Rapat Koordinasi Penanganan Gempa yang diselenggarakan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Tengah. (Agus)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Musibah/Bencana

[Update] – Lebih dari 300 Rumah Rusak di Beberapa Wilayah Provinsi Jatim

Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. 

Read more...

Info Jalan Tol

Jasa Marga Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Erupsi Gunung Semeru

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru di wilayah Lumajang dan sekitarnya. Jenis bantuan yang diberikan yaitu ratusan paket berisi kebutuhan pokok, pakaian dan obat-obatan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (08/12), PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru di wilayah Lumajang dan sekitarnya. Jenis bantuan yang diberikan yaitu ratusan paket berisi kebutuhan pokok, pakaian dan obat-obatan.

Read more...