yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Pelaku Koperasi Sambut Baik Dukungan Pemerintah dalam Digitalisasi Koperasi

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Pengurus Koperasi menyambut baik komitmen pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) yang terus mendorong agar koperasi-koperasi di Indonesia bisa go digital. Sebab digitalisasi koperasi saat ini merupakan sebuah tuntutan karena sudah memasuki revolusi industri 4.0. Koperasi yang tidak mau mendigitalisasikan layanan dan produknya diyakini tidak akan bersaing.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR dan Pemerintah Jepang Pererat Kerja Sama Bidang Investasi Pembangunan Infrastruktur

JAKARTA,  JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Jepang periode 2007 – 2008 Yusuo Fakuda yang juga Ketua Asosiasi Jepang – Indonesia, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/11/2019). Fukuda datang setelah bertemu dengan  Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta.

Read more...

Bintang Puspayoga: Tenis Meja Jadi Ajang Pemersatu Banjar

Bagi masyarakat Bali, tenis meja bukan hanya sebagai ajang olahraga untuk kesehatan jasmani dan meraih prestasi. Lebih dari itu, tenis meja sudah menjadi sarana sebagai pemersatu antar Banjar (dusun) yang ada di wilayah Provinsi Bali.DENPASAR, JURNAL IBUKOTA: Bagi masyarakat Bali, tenis meja bukan hanya sebagai ajang olahraga untuk kesehatan jasmani dan meraih prestasi. Lebih dari itu, tenis meja sudah menjadi sarana sebagai pemersatu antar Banjar (dusun) yang ada di wilayah Provinsi Bali. 
 
"Di Bali, tenis meja merupakan olahraga yang sangat spesifik yang banyak digeluti masyarakat hampir di seluruh Banjar yang ada di Bali. Oleh karena itu, tenis meja di Bali sudah menjadi ajang pemersatu bagi seluruh Banjar yang ada. Selain tentunya bisa menjadi prestasi, juga menjadi ajang tali silaturahmi yang kian mempererat hubungan antar masyarakat Bali", kata Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Bali Bintang Puspayoga, usai acara pembukaan Kejuaraan Nasional Tenis Meja Bali Open 2018 di Kota Denpasar, Bali (30/6).
 
Di acara yang dibuka secara resmi oleh Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose dan dihadiri pula Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Bintang menambahkan, kejuaraan yang merupakan agenda rutin tahunan PTMSI Bali ini juga merupakan rangkaian kegiatan dari Hari Bhayangkara dan Hari Koperasi Nasional. "Maka, gelaran tahun ini sangat kental semangat seluruh stakeholder dalam menyambut Hari Bhayangkara dan Harkopnas", tandas Bintang.
 
Untuk itu, lanjut Bintang, Bali Open 2018 menggelar sembilan kategori peserta lomba dari seluruh kelompok usia. Seperti kategori pemula (anak-anak), antar Kadet, antar instansi, antar koperasi dan UKM, hingga antar media. Dengan jumlah peserta sebanyak 349 orang, penyelenggara Bali Open 2018 menyiapkan total hadiah sebesar Rp165 juta. "Ajang Bali Open 2018 menjadi ajang silaturahmi antar media dan wartawan seluruh Indonesia yang biasa meliput dan menulis koperasi dan UKM, sehingga bisa tercipta hubungan yang harmonis antar keduanya. Sehingga, ke depan akan terbentuk satu hubungan publikasi yang komprehensif mengenai perkembangan koperasi dan UKM di seluruh Indonesia, khususnya Bali", papar Bintang lagi.
 
Yang tak kalah menarik, kata Bintang, ajang Bali Open 2018 kali ini juga menampilkan kategori Ganda 100+ yang menampilkan para atlet veteran tenis meja yang sudah memiliki prestasi di zamannya. "Para pemain veteran yang hadir tidak hanya yang berasal dari Bali saja. Tapi, ada juga yang datang khusus ke kejuaraan ini dari luar Bali", ungkap Bintang.
 
Sementara itu, khusus menyangkut prestasi bagi atlet tenis meja Bali, Bintang berharap event-event seperti ini lebih banyak lagi digelar di waktu mendatang. "Dengan semakin banyak kejuaraan tenis meja baik tingkat lokal maupun nasional yang digelar di Bali, saya yakin nantinya kita mampu melahirkan atlet tenis meja level nasional bahkan internasional", tegas Bintang.
 
Hanya saja, Bintang mengakui, untuk mampu melahirkan atlet tenis meja berkaliber nasional dan internasional di Bali, masih memiliki beberapa kendala. "Kita di Bali kekurangan Bapak Angkat bagi pembinaan atlet tenis meja sejak usia dini. Pasalnya, untuk melakukan pembinaan atlet muda secara komprehensif membutuhkan biaya yang tidak sedikit, alias butuh biaya besar", imbuh Bintang.
 
Kendala atau kelemahan lain, aku Bintang, budaya masyarakat Bali yang tidak biasa merantau. Biasanya, ketika akan mengirim atlet asal Bali untuk berguru ke luar negeri, hambatannya adalah dari para orangtua sendiri dan juga sekolahnya. "Masih banyak orangtua yang sulit melepas anaknya untuk berguru ke luar Bali. Begitu juga dengan sekolah di mana si atlet bersekolah formal. Itu menjadi tantangan bagi kami sebagai pengurus besar untuk mencari solusi yang tepat", tukas Bintang.
 
Tumbuh Bibit
 
Sedangkan dalam sambutannya, Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Tenis Meja 2018 ini. Ia berharap, selain mencari dan menumbuhkan bibit-bibit olahragawan, perhelatan ini juga baik untuk orang tua. "Olahraga ini bagus untuk manula dengan usia di atas 50 tahun. Dapat mencegah penyakit alzheimer (penurunan daya ingat), pengapuran sendi lutut, meningkatkan refleks, dan masih banyak manfaat bagi kesehatan lainnya,” ucap Kapolda Bali.
 
Petrus berharap penyelenggaraan kejuaraan nasional ini bisa menyaring bibit-bibit baru dalam kejuaraan PON dan Kejurnas lainnya. (Agus)
primi sui motori con e-max

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Libatkan Lebih dari 8.500 Mahasiswa Kelola Sampah Plastik, Sinergi Jasa Marga – UI Catat Rekor MURI

Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Read more...

Info Jalan Tol

Jasa Marga Raih Penghargaan Emas di Ajang SNI Award 2019

PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih penghargaan emas pada ajang bergengsi Standar Nasional Indonesia (SNI) Award 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu malam (20/11). Hadir sebagai penerima penghargaan adalah Risk & Quality Management Group Head Jasa Marga Bayu Nurbaya.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:   PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih penghargaan emas pada ajang bergengsi Standar Nasional Indonesia (SNI) Award 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu malam (20/11). Hadir sebagai penerima penghargaan adalah Risk & Quality Management Group Head Jasa Marga Bayu Nurbaya.

Read more...