yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menkop dan UKM: Keberlanjutan Usaha KUMKM Harus Diselamatkan di Tengah Pandemi COVID-19

JAKARTA,  JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan keberlanjutan usaha koperasi dan UMKM (KUMKM) harus menjadi prioritas penting yang diselamatkan di tengah pandemi COVID-19.

Read more...

Keturunan Para Raja Bentuk Poesaka Nusantara untuk Kembalikan Budaya Nusantara

Kita semua tahu bahwa Nusantara tempo dulu dipimpin para raja-raja. Namun, ketika dalam perkembangannya para raja-raja nusantara bersepakat untuk mendirikan sebuah negara dalam bentuk kerajaan yang berpusat di pulau Jawa. Pada masa itu nusantara dikenal sebagai negara yang kuat. Hal itu bisa terlihat dari kepemimpinan raja, patih dan temunggung serta memiliki ribuan prajurit tangguh.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA : Kita semua tahu bahwa Nusantara tempo dulu dipimpin para raja-raja. Namun, ketika dalam perkembangannya para raja-raja nusantara bersepakat untuk mendirikan sebuah negara dalam bentuk kerajaan yang berpusat di pulau Jawa. Pada masa itu nusantara dikenal sebagai negara yang kuat. Hal itu bisa terlihat dari kepemimpinan raja, patih dan temunggung serta memiliki ribuan prajurit tangguh.

 

Sejalan dengan hal ini, Cakrawala Institut yang merupakan bagian dari Poesaka Noesantara Kembali menggelar Gebyar Nusantara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Kegiatan yang dihelat di Area Musium Satria Mandala, Jalan Gatot Subroto, Senin 20 Mei 2019 sontak menjadi perhatian insan media dan masyarakat, utamanya para mahasiswa yang menjadi peserta kegiatan. Acara dimulai pukul 16.00 WIB dan dirangkaikan dengan berbagai seni budaya dari berbagai daerah itu telah menunjukkan kepada kita bahwa Nusantara memiliki kekayaan seni budaya yang tiada tara. 

Setelah buka puasa bersama, panitia menyediakan waktu untuk jumpa pers. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Poesaka Noesantara Kembali, Imam Sugiato mengatakan bahwa hari ini adalah momen yang paling tepat untuk mengembalikan kejayaan nusantara. Karena dari kerajaan nusaantaralah yang menjadi tonggak awal berdirinya Negara Republik Indonesia.

“Untuk mengembalikan kejayaan nusantara, maka kami keturunan para raja membentuk sebuah wadah moral yaitu Poesaka Nusantara Kembali. Elemen masyarakat ini menjadi lokomotif hadirnya nusantara atas kegiatan-kegiatan yang bernuansa kebudayaan nasional,” kata Imam dalam Jumpa Pers di Area Musium Satria Mandala, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

Terkait Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 1908, Imam Sugiarto menegaskan, ini baru dimulai dengan kesadaran pribadi bahwa betapa pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. “Bangsa ini merdeka karena atas perjuangan rakyat nusantara, meski dengan alat perang yang sederhana yakni bambu runcing. Karena atas izin Allah, Tuhan Yang Maha Esa itulah lahirnya sebuah negara bernama Indonesia,” ulasnya.

Poesaka Noesantara Kembali tidak ada kaitannya dengan geo politik. Menurut Imam, organisasi ini dibentuk sebagai wadah menghimpun inspirasi anak bangsa utamanya para para keturunan raja. 

“Kami tidak berafeliasi dalam dunia politik, namun kami memiliki independensi yang tinggi dalam menjaga kearifan baik lokal maun nasional. Namun sayangnya adat dan budaya warisan nusantara dalam kehidupan modern ini sudah hampir terkikis habis,” pungkasnya. (**)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Siap Hadapi Libur Nataru

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: ASTRA Tol Tangerang-Merak mengoptimalkan layanan jalan tol menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (NATARU) yang terdiri atas layanan operasional, infrastruktur, pendukung dan informasi.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Pasca Divestasi Saham KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan LingkunganJAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Jasa Marga Lanjutkan Rekonstruksi _Rigid_ SS Cikunir Siklus ke-4 Selama Enam Hari ke Depan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Cabang Jakarta-Cikampek kembali akan melakukan pekerjaan pemeliharaan rekonstruksi _rigid_ Simpang Susun (SS) Cikunir yang telah memasuki siklus ke-4. BEKASI, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Cabang Jakarta-Cikampek kembali akan melakukan pekerjaan pemeliharaan rekonstruksi _rigid_ Simpang Susun (SS) Cikunir yang telah memasuki siklus ke-4. 

Read more...