yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp2,4 juta Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Program bantuan produktif untuk usaha mikro yang diberikan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro disebut siap disalurkan mulai 17 Agustus 2020.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Penuhi Kebutuhan Hunian, Kementerian PUPR Dorong Generasi Milenial Tinggal di Hunian Vertikal

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk menyediakan rumah sebagai kebutuhan pokok, di samping sandang dan pangan, bagi masyarakat Indonesia melalui Program Satu Juta Rumah (PSR). 

Read more...

Gunung Agung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Vulkanik 3.000 Meter

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 WITA. Pos Pengamatan Gunung Agung melaporkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak kawah atau 6.142 meter di atas permukaan laut. Kolom abu vulkanik kelabu tebal, tertiup  angin condong ke arah Barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan durasi ± 1 menit 22 detik.KARANGASEM, JURNAL IBUKOTA: Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 WITA. Pos Pengamatan Gunung Agung melaporkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak kawah atau 6.142 meter di atas permukaan laut. Kolom abu vulkanik kelabu tebal, tertiup  angin condong ke arah Barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan durasi ± 1 menit 22 detik.

 

 

"Erupsi ini lebih besar dibandingkan dengan erupsi tadi pagi pukul 03.21 WITA yang tinggi kolom abu vulkanik mencapai 2.000 meter," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

 

Diperkirakan hujan abu akan jatuh di sekitar Gunung Agung, khususnya di wilayah selatan hingga baratdaya sesuai citra satelit Himawari.

 

Erupsi disertai lontaran batu pijar di sekitar puncak Gunung Agung. Lontaran material letusan berupa abu vulkanik dan pasir mencapai 2.500 - 3.000 meter dari puncak ke segala arah. Suara letusan terdengar hingga Bangli dan Klungkung. 

 

Tidak ada korban jiwa. Masyarakat juga tidak perlu mengungsi. Status masih tetap Siaga (level III). Dengan rekomendasi PVMBG:

(1) Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.

(2) Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

 

BPBD di sekitar Gunung Agung seperti BPBD Kabuapaten Karangasem, BPBD Klungkung, BPBD Bali dan aparat lain telah menyiapkan masker yang akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak.

 

Hingga saat ini Bandara Internasional IGK Ngurah Rai masih normal. Tidak ada dampak dari erupsi terhadap aktivitas penerbangan. Aktivitas masyarakat juga tetap normal. Bali aman. (Agus)

 

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Maksimalkan Pelayanan, PT JMRB Tambah Sejumlah Fasilitas di Rest Area KM 88B Purbaleunyi

Guna memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jalan tol, PT Jasamarga Related Business (JMRB) melakukan pembangunan tambahan infrastruktur dan perbaikan sejumlah fasilitas di Rest Area KM 88B Ruas Purbaleunyi (arah Jakarta).JAKARTA, JURNAL IBUKOTA (14/8) - Guna memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jalan tol, PT Jasamarga Related Business (JMRB) melakukan pembangunan tambahan infrastruktur dan perbaikan sejumlah fasilitas di Rest Area KM 88B Ruas Purbaleunyi (arah Jakarta).

Read more...