yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemudahan Pelayanan kepada Peserta BPJS Ketenagakerjaan

TANGSEL, JURNAL IBUKOTA: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Selatan selalu memberikan kemudahan kepada peserta dalam hal proses pencairan Jaminan Hari Tua maupun Jaminan Pensiun,  salah satunya  dengan adanya aplikasi BPJSTKU. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Lengkapi Fasilitas PON XX Papua, Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kawasan Olahraga Kampung Harapan dan Doyo Baru

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipa Karya tengah menyiapkan program penataan kawasan empat arena olahraga dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua tahun 2020. 

Read more...

22.105 KK Terdampak Banjir Sungai Citarum di Bandung

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir sesungguhnya bukan hal yang baru bagi masyarakat sekitar bantaran Sungai Citarum di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.BANDUNG, JURNAL IBUKOTA: Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir sesungguhnya bukan hal yang baru bagi masyarakat sekitar bantaran Sungai Citarum di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.

 

 

"Terlebih lagi di daerah Kecamatan Baleendah dan Majalaya karena dalam setahun masyarakat dapat mengalami banjir sekitar 10 kali," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

 

Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang turun sejak Rabu 6/3/2019 telah menyebabkan banjir di 12 desa/kelurahan 10 kecamatan di Kabupaten Bandung pada 6/3/2019 hingga sekarang.

 

Daerah yang banjir ada di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang, Rancaekek, Cileunyi, Majalaya, Banjaran, Cicalengka, Kutawaringin, dan Ibun.

 

Banjir disebabkan luapan Sungai Citarum dan drainase yang tidak mampu mengalirkan aliran permukaan. Tinggi banjir antara 40 cm hingga 280 cm.

 

Sebanyak 22.105 KK terdampak banjir dengan sebaran:

• Kecamatan Baleendah 5.271 KK 

• Kecamatan.  Dayeuhkolot 3.005 KK.

• Kecamatan Bojongsoang 2.370 KK.

• Kecamatan Rancaekek 3.383 KK.

• Kecamatan Cileunyi 3.373 KK.

• Kecamatan Majalaya 1.929 KK.

• Kecamatan Banjaran 2.414 KK.

• Kecamatan Cicalengka 85 KK 

• Kecamatan Kutawaringin 25 KK.

• Kecamatan Ibun 250 KK.

 

Meskipun banjir melanda cukup luas dan rumah warga terendam banjir, namun hanya ada 90 KK/ 283 jiwa yang mengungsi. Sebaran pengungsi sebagai berikut:

• Kec. Dayeuhkolot 5 KK / 17 jiwa.

• Kec. Baleendah : 68 kk/226 jiwa.

• Kec. Bojongsoang: 17 KK/40 jiwa.

 

*Kronologis :*

Akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak hari Rabu (5/3/2019) menyebabkan sungai Ciatarum kembali meluap.

 

TRC BPBD Kab. Bandung bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, dan relawan melakukan evakuasi korban. Bantuan disalurkan kepada pengungsi.

 

Banjir terus berulang di daerah ini memerlukan penanganan DAS Citarum secara komprehensif. Daerah Baleendah dan sekitarnya merupakan permukiman dan industri yang padat penduduknya.  Kondisi topografi cekung dengan dasar Sungai Citarum dangkal karena sedimentasi. Seringnya banjir melanda permukiman menyebabkan masyarakat sudah beradaptasi dengan kondisi alam yang ada. Masyarakat sudah menyiapkan perahu dan mengetahui kemana mereka harus mengungsi. Jarang ada korban jiwa meskipun mereka sering dilanda banjir. (Agus)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Siap Hadapi Libur Nataru

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: ASTRA Tol Tangerang-Merak mengoptimalkan layanan jalan tol menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (NATARU) yang terdiri atas layanan operasional, infrastruktur, pendukung dan informasi.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Pasca Divestasi Saham KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan LingkunganJAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Kecelakaan Tunggal di Rest Area Km 97 Cipularang: Tidak Hanya Rem Blong, Pengendara Truk Kontainer Ditemukan Tanpa SIM

Berdasarkan informasi dari Kepolisian, kecelakaan tunggal truk kontainer di Rest Area Km 97B Jalan Tol Cipularang yang terjadi kemarin (17/01) disebabkan oleh rem blong. Tidak hanya itu, pengendara truk kontainer dengan plat nomor B 9766 UO milik PT Gemilang Indah Jaya juga ditemukan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).PURWAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (18/01) Berdasarkan informasi dari Kepolisian, kecelakaan tunggal truk kontainer di Rest Area Km 97B Jalan Tol Cipularang yang terjadi kemarin (17/01) disebabkan oleh rem blong. Tidak hanya itu, pengendara truk kontainer dengan plat nomor B 9766 UO milik PT Gemilang Indah Jaya juga ditemukan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Read more...