yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menparekraf: Pergerakan Winus Jadi Andalan Pemulihan Sektor Pariwisata Nasional

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:, 20 Januari 2022 -- Pandemi Covid 19 sejak awal tahun 2020 telah mengakibatkan menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman). Hingga akhir tahun 2021 kunjungan Wisman hanya mencapai 1.58 juta orang atau turun 60,98 % dibanding tahun 2020. Wisatawan nusantara (Wisnus) pun menjadi harapan sekaligus roda penggerak pariwisata Indonesia di masa pandemi.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Ditandai Peletakan Batu Pertama, Revitalisasi Pasar Mardika Ambon Dimulai

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya merevitalisasi Pasar Mardika guna menunjang kegiatan perekonomian masyarakat Ambon. Dimulainya revitalisasi tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Kamis (27/1/2022) di Kota Ambon, Provinsi Maluku. 

Read more...

Hedy Rahadian Wujudkan Sistem Jaringan Jalan yang Efektif dan Efisien

Sistem jaringan jalan berperan penting dalam meningkatkan konektivitas, menekan biaya logistik untuk meningkatkan daya saing suatu negara. Untuk itu efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan jalan menjadi kunci penting agar kinerja sistem jaringan jalan mampu meningkatkan daya saing nasional. JAKARTA,JURNAL IBUKOTA:  Sistem jaringan jalan berperan penting dalam meningkatkan konektivitas, menekan biaya logistik untuk meningkatkan daya saing suatu negara. Untuk itu efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan jalan menjadi kunci penting agar kinerja sistem jaringan jalan mampu meningkatkan daya saing nasional. 

 

Mewujudkan hal tersebut, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian, selama rentang kariernya di Kementerian PUPR terus mengupayakan proses bisnis penyelenggaraan jalan yang efektif dan efisien untuk memastikan negara hadir melalui tujuh area perbaikan. Menurutnya, dengan keterbatasan sumber daya yang ada, investasi dalam jaringan jalan tersebut harus dilakukan secara pruden, tepat sasaran, cepat dan memiliki daya dongkrak ekonomi yang kuat.

 

“Untuk itulah diterapkan inovasi dalam seluruh proses penyelenggaraan jalan mulai dari pertama, perencanaan jaringan jalan yang mampu mendukung tata ruang gerakan intermoda dan menekan waktu tempuh ketingkat yang kompetitif," ujarnya.

 

Dilanjutkan, yang kedua yaitu penerapan _asset management_ untuk mendukung preservasi jalan yang tepat sasaran. Ketiga adalah penerapan _multi opsi delivery system_ disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Keempat, penerapan desain yang menjamin minimum _life cycle cost_, ramah lingkungan dan berkeselamatan.

 

Kemudian yang kelima yaitu menerapkan disiplin mutu, waktu, biaya memenuhi Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan (K4). Keenam adalah pelaksanaan preservasi jalan yang bersifat responsif dan preventif dengan standar kinerja yang terukur. Dan terakhir yang ketujuh yakni penegakan hukum dan aturan pengguna jalan yang konsisten dengan penerapan prinsip-prinsip amdal, dampak lalu lintas, pendataan dan legalisasi aset, serta pembentukan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).

 

Pria kelahiran kota Bandung ini mengatakan bahwa keseluruhan penerapan tujuh kunci perbaikan _business process_ didukung dengan implementasi ICT Industry 4.0. "Kedepan diharapkan mampu berkontribusi dalam penyelenggaraan sistem jaringan jalan yang lebih baik untuk mendukung terwujudnya masyarakat adil dan makmur,” jelasnya.

 

Sebagai dampak atas inovasi tersebut, Hedy Rahadian mampu mewujudkan konektivitas jalan nasional, yaitu 100 persen untuk Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan 92 persen untuk Pusat Kegiatan Wilayah (PKW). Hedy memiliki peran sangat strategis bagi pembangunan jalan di Kawasan Perbatasan dan Pulau Terluar. Jalan yang tembus di Kawasan Perbatasan sudah mencapai 85 persen dari 1.098 km dengan bekerja bersama TNI-AD. Hedy juga memperluas kerja sama tersebut dalam pembangunan jalan pararel perbatasan Kalimantan sepanjang 811 km dan jalan perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste sepanjang 179,99 km. 

 

Aparatur sipil negara (ASN) Kementerian PUPR ini menamatkan pendidikan Strata-3 bidang teknik sipil pada usia 32 tahun. Hedy merupakan sosok pemimpin yang memiliki kemampuan untuk berpikir strategis dan visioner dengan tujuan untuk menata proses bisnis penyelenggaraan jalan secara menyeluruh.

 

Keahliannya dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan mendapat pujian dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Hedy dikenal selalu memberikan solusi dengan pertimbangan yang solid dan mampu meminimalkan risiko pada setiap keputusan yang akan diambil. 

 

“Saya kenal Pak Hedy ini dua puluh tahun yang lalu sejak beliau menjadi eselon tiga. Beliau selalu menyarankan, selalu berpikir strategis dalam mengatasi suatu masalah dengan mengusulkan beberapa alternatif solusi dengan risiko-risikonya dan kemudian mengambil risiko yang terkecil untuk dapat dilaksanakan,” ujar Menteri Basuki.

 

Kepiawaian Hedy tersebut membawanya pada ajang Anugerah ASN 2021 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), dan menjadi Tiga Terbaik Kategori PPT Madya Teladan. Apresiasi juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kepada Hedy.

 

“Sukses terus saya sampaikan kepada Pak Hedy dan selamat melanjutkan pembangunan konektivitas di penjuru Indonesia. Sekali lagi saya bangga melihat Anda yang telah mampu dibawah kepemimpinan Bapak Menteri PUPR,” pungkas Menko Luhut. (*)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Musibah/Bencana

[Update] – Lebih dari 300 Rumah Rusak di Beberapa Wilayah Provinsi Jatim

Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. 

Read more...

Info Jalan Tol

Konstruksi Rampung, Jasa Marga Targetkan Uji Laik Fungsi Jalan Tol Serpong Cinere Ruas Pamulang-Cinere pada Triwulan I 2022

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku pengelola Jalan Tol Serpong-Cinere telah merampungkan konstruksi Seksi II Ruas Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 Km. Selanjutnya, PT CSJ menargetkan untuk memasuki tahap Uji Laik Fungsi (ULF) yang ditargetkan dapat dilaksanakan pada Triwulan I Tahun 2022.PAMULANG, JURNAL IBUKOTA: (27/01) -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku pengelola Jalan Tol Serpong-Cinere telah merampungkan konstruksi Seksi II Ruas Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 Km. Selanjutnya, PT CSJ menargetkan untuk memasuki tahap Uji Laik Fungsi (ULF) yang ditargetkan dapat dilaksanakan pada Triwulan I Tahun 2022.

Read more...