yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

MenKop UKM Ajak YDBA Kembangkan UMKM di Semua Sektor

BANYUMAS, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) untuk mengembangkan dan membangun UMKM di semua sektor usaha. Tujuannya, agar mereka mampu mengadaptasi teknologi dan masuk rantai pasok industri. Sejak 10 Maret 2020, YDBA telah melakukan sosialisasi program pembinaan kepada UMKM di Banyumas. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Konstruksi Rampung, Venue Dayung Digunakan Tes Even Jelang Pembukaan PON XX Papua

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan arena olahraga Dayung untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua tahun 2021. Pembangunan Venue Dayung telah selesai 100% dan sudah dimanfaatkan untuk latihan atlet. 

Read more...

Menteri Basuki: Jadikan Masa Pandemi COVID-19 Sebagai Momentum Modernisasi Layanan Jalan Tol

Menteri Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk terus meningkatkan tata kelola sistem layanan jalan tol dengan menjadikan masa Pandemi-COVID19  sebagai momentum untuk memperbaiki sistem operasi, termasuk dengan memanfaatkan teknologi menuju modernisasi Sistem Operasi Jalan Tol (Intelligent Tollroad  System). JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk terus meningkatkan tata kelola sistem layanan jalan tol dengan menjadikan masa Pandemi-COVID19  sebagai momentum untuk memperbaiki sistem operasi, termasuk dengan memanfaatkan teknologi menuju modernisasi Sistem Operasi Jalan Tol (Intelligent Tollroad  System). 

 

 

“Saya berkeyakinan bahwa masa pandemi ini merupakan momentum untuk memperbaiki tata kelola pelayanan publik dan menyehatkan perusahaan operator jalan tol, seperti yang sudah terjadi pada sistem pelayanan kesehatan yang terus ditingkatkan dengan adanya pandemi,” kata Menteri Basuki pada acara Webinar bertajuk “Promoting the Intelligent Toll Road System in Indonesia”, Kamis (29/7/2021).

 

Ditambahkan Menteri Basuki, dengan semakin banyaknya ruas tol yang beroperasi, tantangan yang muncul adalah manajemen lalu lintas jalan tol yang semakin kompleks sehingga pemanfaatan  teknologi  untuk meningkatkan kinerja operasi jalan tol menjadi kebutuhan. Tercatat hingga akhir  tahun  2020, telah dioperasikan 2.346 km jalan tol oleh 40 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yang meliputi 60 ruas di seluruh Indonesia.

 

"Tantangan manajemen lalu lintas jalan tol tidak hanya untuk kebutuhan mengelola 1,3 miliar  transaksi di tahun 2020 dengan  nilai Rp 22 Triliun, tetapi juga termasuk tata kelola pengoperasian lalu lintasnya untuk menekan/ mengurangi fatalitas kecelakaan yang ada. Inilah yang menjadi bagian penting darithe Intelligent Tollroad  System yang merupakan bagian dari Intelligent Transportation System," ujarnya. 

 

Menurut Menteri Basuki, Intelligent Toll Road System atau Tollroad 4.0 akan menjadi fitur pengoperasian jalan tol di masa depan, dan akan diawali dengan implementasi sistem transaksi nirsentuh dan teknologi pemantauan kendaraan berat ke depan. Inovasi-inovasi diharapkan bisa terus dilahirkan, tentu saja dengan dukungan dari Intelligent Transport System (ITS) Indonesia.

 

Menteri Basuki mengatakan, dalam mendorong modernisasi layanan jalan tol, Kementerian PUPR tidak  akan berhenti pada implementasi sistem transaksi nirsentuh/Multi Lane Free Flow (MLFF) yang akan mulai diterapkan pada tahun 2023. Upaya modernisasi sistem operasi jalan tol juga akan dilakukan dengan pemanfaatan teknologi pengawasan (surveillance) untuk   kendaraan-kendaran berdimensi lebih (overdimension), maupun yang bermuatan lebih (overload) untuk meningkatkan kelancaran jalan dan keselamatan serta kenyamanan terutama dalam pemeliharaan jalan. 

 

"Saya ingin menegaskan kembali hasil kesepakatan bersama antara Menteri Perhubungan, Menteri Perindustrian dan Menteri PUPR pada rapat 24 Februari 2020 silam, bahwa kendaraan yang overdimension – overload atau kendaraan ODOL tidak diperbolehkan beroperasi di jalan tol mulai 1 Januari 2023," tegas Menteri Basuki. 

 

Untuk itu Menteri Basuki menginstruksikan seluruh BUJT harus memasang instalasi teknologi Weight in Motion (WIM)dan   overdimension  detection   yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022. "Sehingga 1 Januari 2023 sudah mulai ada penindakan pelanggar ODOL. Teknologi ini akan terkoneksi dengan sistem penegakan hukum elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dioperasikan oleh Korlantas Polri," ungkapnya. 

 

Terakhir Menteri Basuki menyampaikan apresiasi kepada ITS Indonesia yang telah menyelenggarakan acara webinar tersebut. "Kami  berharap ITS Indonesia dapat terus mendorong modernisasi jalan tol sehingga memiliki daya tarik dan memperoleh nilai tambah dari segi investasi sehingga pada akhirnya dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi kepentingan masyarakat," ucapnya. 

 

Hadir pula sebagai pembicara dalam acara tersebut, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Danang Parikesit, Presiden ITS Indonesia William P. Sabandar, Direktur Operasional PT. Jasa Marga Fitri Wiyanti, Direktur PT. Roatex Indonesia Toll System Peter Ong, dan CEO NTS International Alexander Bondarenko. (*)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Jaga Kepercayaan Masyarakat, BPTJ Gencarkan Manfaat Besar Transportasi Publik

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA (01/04/2021): Meskipun masa pandemi ini melahirkan berbagai kebijakan pembatasan kapasitas dan penegakkan protokol kesehatan yang ketat di semua jenis angkutan umum massal, tidak menghalangi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan pemahaman publik tentang manfaat besar dari angkutan umum massal. Upaya ini juga diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat

Read more...

Musibah/Bencana

[Update] – Lebih dari 300 Rumah Rusak di Beberapa Wilayah Provinsi Jatim

Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. 

Read more...

Info Jalan Tol

Pastikan Kenyamanan Berkendara, Jasa Marga Kembali Lanjutkan Pemeliharaan Periodik dan Rekonstruksi Jalan di Ruas Jalan Tol Cipularang dan Ruas Jalan Tol Padaleunyi

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) sebagai pengelola Ruas Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), _service_ _provider_ pemeliharaan jalan, kembali melanjutkan Pekerjaan Pemeliharaan Periodik  dengan metode _Scrapping_ _Filling_ _Overlay_ (SFO) serta Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Jalan Tol Cipularang Padaleuyi. BANDUNG, JURNAL IBUKOTA: (26/09), Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) sebagai pengelola Ruas Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), _service_ _provider_ pemeliharaan jalan, kembali melanjutkan Pekerjaan Pemeliharaan Periodik  dengan metode _Scrapping_ _Filling_ _Overlay_ (SFO) serta Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Jalan Tol Cipularang Padaleuyi. 

Read more...