yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp2,4 juta Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Program bantuan produktif untuk usaha mikro yang diberikan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro disebut siap disalurkan mulai 17 Agustus 2020.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Komisi V DPR RI Setujui Pagu Anggaran Kementerian PUPR Tahun 2021 Sebesar Rp 149,81 Triliun

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pagu anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2021 disetujui Komisi V DPR RI sebesar Rp 149, 81 triliun. Persetujuan tersebut ditetapkan dalam Rapat Kerja antara Komisi V DPR RI bersama Kementerian PUPR dan Kementerian/Lembaga mitra kerja Komisi V DPR di Gedung DPR, Selasa (15/9/2020). 

Read more...

Menteri Basuki dan Gubernur Jatim Sinergikan Rencana Pembangunan Akses Tol Menuju Pasar Induk Puspo Agro di Sidoarjo

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khoififah Indar Parawansa di Kampus Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (10/8/2020). Pertemuan tersebut dalam rangka mensinergikan program-program pembangunan infrastruktur di Jawa Timur dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi pasca Pandemi COVID-19, salah satunya rencana pembangunan akses tol (interchange) menuju Pasar Induk Puspo Agro di Kabupaten Sidoarjo. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khoififah Indar Parawansa di Kampus Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (10/8/2020). Pertemuan tersebut dalam rangka mensinergikan program-program pembangunan infrastruktur di Jawa Timur dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi pasca Pandemi COVID-19, salah satunya rencana pembangunan akses tol (interchange) menuju Pasar Induk Puspo Agro di Kabupaten Sidoarjo. 

 

 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa manfaat dari terbangunnya Tol Trans Jawa, khususnya yang berada di wilayah Jawa Timur tidak hanya menjadi jalur penghubung transportasi antar kota, tetapi dapat diintegrasikan dengan kawasan-kawasan industri serta mendukung akses ke destinasi pariwisata sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin tahun 2019-2024.

 

“Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Sehingga vendor, misalnya di Sidoarjo tidak perlu mendirikan pabrik di Karawang supaya bisa dekat dengan pasar utama utamanya. Lalu, pengusaha mangga dari Pasuruan dan Probolinggo, kini bisa memastikan mangga dipetik dengan daunnya langsung dibawa dan tiba di Jakarta dalam keadaan segar.  Tol Trans Jawa akan memangkas biaya angkutan logistik dan mengurangi waktu tempuh pengiriman barang (delivery time). Dengan kepastian waktu tempuh, investor dapat membuat perhitungan business plan lebih matang sehingga terbuka lapangan pekerjaan di sekitar pusat perindustrian di setiap daerah,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu. 

 

Rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam rangka mengoptimalkan distribusi barang dan jasa menuju kawasan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah penyangga Kota Surabaya sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Sawunggaling Sidoarjo. Usulan tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jatim No 620/17709/103/2019 tentang Permohonan Jalan Keluar/Masuk Jalan Tol Sidoarjo-Waru Menuju Pasar Modern Puspa Agro tertanggal 24 September 2019.      

 

Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga mendukung terlaksananya pembangunan akses Pasar Induk Puspo Agro dan akan melakukan evaluasi yang menjadi bagian dari perubahan ruang lingkup investasi jalan tol. Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo agar terus mencari berbagai alternatif (inovasi) pembiayaan dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

 

Terdapat empat alternatif rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro yakni pertama dari Jalan Tol Surabaya-Gempol KM 747+280, tepanya di dekat Perumahan Taman Aloha, Sidoarjo. Jarak munuju Pasar Induk Puspo Agro sekitar 5,93 Km. alternatif kedua tidak jauh dari alternatif pertama yakni akses Tol Surabaya-Gempol di KM 747+900 berjarak 5,96 Km. Alternatif ketiga di Tol Surabaya-Gempol KM 750+100, tepanya di dekat Perumahan Masangan Wetan, Sidoarjo dengan jarak sekitar 7,69 Km. Alternatif keempat di Jalan Tol Surabaya-Gempol KM 754+100, tepanya di wilayah Desa Wonokoyo Kabupaten Sidoarjo. Jarak menuju Pasar Induk Puspo Agro sekitar 9,61 Km.

 

Jalan Tol Surabaya – Gempol merupakan jalan bebas hambatan yang pertama kali dibangun di wilayah Jawa Timur dan telah beroperasi penuh pada tahun 1986. Ruas tol ini membentang dari Surabaya hingga Gempol sepanjang 43 Km dan telah terhubung dengan ruas tol lainnya yang dibangun Kementerian PUPR pada periode 2015-2019 di wilayah Jawa Timur, diantaranya Jalan Tol Gempol – Pasuruan (35 Km), Tol Pandaan – Malang (38,4 Km), dan Tol Pasuruan – Probolinggo (31 Km). 

 

Pembangunan Tol Surabaya – Gempol telah memberikan manfaat bagi wilayah di sekitar dan menjadi kunci konektivitas pada ruas Tol Trans Jawa di wilayah Jawa Timur. Adanya bencana lumpur panas Lapindo pada tahun 2006, panjang Tol Surabaya – Gempol dipangkas sekitar 6 Km, tepatnya pada ruas Porong – Gempol karena terendam lumpur. Pemerintah memutuskan untuk menutup ruas tersebut dan bergeser sekitar 3 Km ke arah barat, sehingga panjangnya menjadi 37 Km.

 

Turut mendampingi Menteri Basuki dalam pertemuan tersebut, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol  Danang Parikesit (*)

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Jasa Marga Raih Penghargaan The Most Promising Company in Branding Campaign Dalam BUMN Brand & Marketing Award Tahun 2020

PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih penghargaan The Most Promising Company in Branding Campaign dalam ajang BUMN Brand and Marketing Award 2020, Rabu (16/09).  Dalam ajang yang telah delapan kali diadakan oleh MarkPlus.Inc ini, Jasa Marga meraih penghargaan _Bronze_ untuk kategori Special Mention Branding Campaign Perusahaan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (16/09) -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih penghargaan The Most Promising Company in Branding Campaign dalam ajang BUMN Brand and Marketing Award 2020, Rabu (16/09).  Dalam ajang yang telah delapan kali diadakan oleh MarkPlus.Inc ini, Jasa Marga meraih penghargaan _Bronze_ untuk kategori Special Mention Branding Campaign Perusahaan.

Read more...