yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menkop UKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

YOGYAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta. "Omzet penjualan saya drop hingga 80%. Sekarang sudah ada peningkatan, tapi baru 20% saja, belum menutupi biaya produksi," ucap pedagang bernama Istinah yang sudah berdagang di sana selama 11 tahun.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Rencana Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Akan Dukung Pengembangan Wilayah di Bali

MENGWI, JURNAL IBUKOTA: Sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata di Bali, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan konektivitas antar wilayah di Bali, baik melalui pembangunan jalan nasional dan jalan tol, salah satunya adalah rencana pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dengan total panjang sekitar 95 km. 

Read more...

Dukung Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi COVID-19, Kementerian PUPR Selesaikan Revitalisasi 8 Pasar Rakyat

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya tengah merevitalisasi empat buah pasar rakyat yakni Pasar Kaliwungu di Kabupaten Kendal dan Pasar Klewer Timur di Surakarta Jawa Tengah, Pasar Pariaman di Kota Pariaman di Sumatera Barat,  serta Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar, Bali. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya tengah merevitalisasi empat buah pasar rakyat yakni Pasar Kaliwungu di Kabupaten Kendal dan Pasar Klewer Timur di Surakarta Jawa Tengah, Pasar Pariaman di Kota Pariaman di Sumatera Barat,  serta Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar, Bali. 

 

 

Pekerjaan tersebut dimulai pada bulan Desember 2019 dan ditargetkan selesai pada tahun 2020. Kegiatan ini menindaklanjuti penugasan Presiden RI yang disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna tanggal 18 Juli 2018.

 

“Konsep revitalisasi pasar disesuaikan dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Seluruh kegiatan mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan melibatkan Pemerintah Daerah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. 

 

Pasar Kaliwungu, Kendal yang terbakar pada tahun 2017 silam di Jawa Tengah saat ini telah selesai 100 % dibangun kembali dengan desain dan kualitas yang lebih baik. Pasar Kaliwungu dirancang dan dibangun kembali oleh Kementerian PUPR dengan mengikuti standard Bangunan Gedung Hijau (BGH). Pasar Kaliwungu memiliki lahan seluas 16.035 m2 dengan luas bangunan 9.900 m2 dan dapat menampung pedagang sebanyak 997 pedagang yang terdiri dari 184 Kios dan 813 Los. 

 

Fasilitas Pasar Kaliwungu yang dibangun yakni kios pasar di lantai 1 dan 2 sebanyak 184 unit, pembangunan 720 los kering dan 84 unit los basah, 9 unit rumah potong ayam, 16 unit toilet di lantai 1 dan 2 unit toilet di lantai 2, pembangunan pagar, dan 2 unit pos jaga. Pasar Kaliwungu dilengkapi dengan fasilitas umum seperti Mushola, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), 2 unit Hydrant Box Indoor serta 6 unit Hydrant Box Outdoor, Alat Pemadam Kebakaran, Area Hijau (taman) seluas 565,28 m2 dan Area Parkir Kendaraan seluas 1859,62 m2. 

 

Revitalisasi Pasar Kaliwungu dikerjakan oleh kontraktor PT. Kokoh Prima Perkasa – PT.Artadinata Azzahra Sejahtera, KSO dan konsultan perencana CV.Ardi Permana Putra dengan biaya sebesar Rp 32 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019 – 2020. Direktur Prasarana Strategis Iwan Suprijanto telah berkoordinasi dengan Bupati Kendal, sehingga dalam waktu dekat sudah akan diserahkelolakan kepada Pemda. "Besar harapan kami, pasar ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan dan pemulihan situasi krisis ekonomi pada situasi pandemi COVID-19" tandas Iwan.

 

Selanjutnya Revitalisasi Pasar Pariaman juga menggunakan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH), sehingga memiliki fungsi selain sebagai tempat aktifitas transaksi antara pedagang dan konsumen, juga sebagai tsunami shelter. Bangunan pasar ini terdiri empat lantai dengan konstruksi yang tahan gempa yang menelan biaya sebesar Rp 85,8 miliar dari APBN 2019 – 2020 dengan progres saat ini telah mencapai 72,05 %.

 

Sementara Pasar Klewer Timur Kota Surakarta dibangun kembali dengan konsep pasar ramah lingkungan. Bangunan pasar terdiri dari 2 lantai di bawah tanah dan 1 lantai di permukaan. Lingkup pekerjaan meliputi scant pile, pekerjaan struktur lantai basement 3.769 m2, pekerjaan struktur lantai semi basement 3.522 m2, pekerjaan struktur lantai 1 seluas 3.696 m2, pekerjaan pasangan dan plesteran, pekerjaan pintu dan jendela, lantai, plafond, pengecatan, dan mekanikal serta elektrikal. Adapun anggaran dari pembangunan tersebut sebesar Rp 51 miliar dari APBN 2019 – 2020 dan progres fisiknya mencapai 71,29 persen.

 

Di Provinsi Bali, Kementerian PUPR juga tengah merevitalisasi Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar yang populer di kalangan para wisatawan mancanegara dan domestik. Di Pasar Sukawati dijual hasil kerajinan karya seni masyarakat Bali dengan harga terjangkau sehingga menjadi salah satu destinasi belanja para wisatawan. 

 

Adapun lingkup pekerjaan berupa pembangunan blok A dan B dengan total luas lantai 9.493,74 m2. Blok A terdiri dari 1 basement dan 4 lantai dengan jumlah los sebanyak 785 unit dan kapasitas parkir 24 mobil, Blok B terdiri dari 1 basement dan 3 lantai dengan jumlah kios 24 unit dengan kapasitas parkir 51 mobil, selain itu juga dilengkapi pekerjaan fasilitas penunjang berupa area bermain anak, ruang Laktasi, bank, dan ramah bagi penyandang disabilitas. Anggaran untuk pembangunan pasar tersebut sebesar Rp 74 miliar dari APBN 2019 - 2020 dan progresnya mencapai 44,38%.   

                                                                        Masih terdapat 4 pasar lainnya yang saat ini juga ditangani Kementerian PUPR di sejumlah daerah, yaitu Pasar Legi Ponorogo, Pasar Renteng Lombok Tengah, Pasar Benteng Pancasila Mojokerto, Pasar Pon Trenggalek (*)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Pembebasan Lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 Capai 18,76%

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.PROBOLINGGO, JURNAL IBUKOTA (08/08)- Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.

Read more...