yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menkop UKM Minta UMKM di NTT Berkoperasi

KUPANG, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki meminta semua pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar mendirikan dan bergabung dalam koperasi. Sebab, dengan bergabung dalam koperasi maka kesulitan permodalan, pemasaran dan pengembangan sumber daya mansuai bisa diatasi lewat koperasi.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Beroperasi 648 Km, Jalan Tol Trans Sumatera Siap Layani Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh sepanjang 2.987 Km. Saat ini sepanjang 648 km ruas tol sudah beroperasi dan siap digunakan untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang jatuh pada 23 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terdiri dari koridor utama (back bone) sepanjang 2.069 km dan koridor pendukung (sirip) 919 km. 

Read more...

Bangun Asa Anak Negeri di Perbatasan Borneo, Kementerian PUPR Selesaikan Rehabilitasi 12 Sekolah Dasar dan Menengah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan, dengan prioritas untuk ditangani adalah yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).  JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan, dengan prioritas untuk ditangani adalah yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).  

 

 

Hal tersebut sesuai dengan prinsip pembangunan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan. 

 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, rehabilitasi fasilitas pendidikan merupakan instruksi Presiden Jokowi kepada Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10.000 sekolah, madrasah, dan lanjutan KDP PTN/PTKIN di seluruh Indonesia. 

 

“Kita lanjutkan pembangunan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” kata Menteri Basuki. 

 

Direktur Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menyampaikan bahwa Kementerian PUPR melaksanakan rehabilitasi sarana pendidikan ini sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 

 

Di Kawasan Perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara), Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltara telah menyelesaikan rehabilitasi dan renovasi 12 (Dua Belas) Sekolah Dasar dan Menengah yang di bangun menembus wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia.  Delapan diantaranya merupakan Sekolah Dasar dan empat Sekolah Menengah Pertama yang berada di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Malinau dan Nunukan.

 

Kepala BPPW Kaltara Dony Fitriandy mengatakan, masing-masing sebanyak dua sekolah berada di Kabupaten Malinau, yakni SD Negeri 002 Sungai Tubuh dan SMP Negeri 1 Mentarang Hulu. Sementara enam sekolah berada di Perbatasan Krayan Kabupaten Nunukan, yakni SMP Negeri 2 Krayan Selatan, SMP Negeri 1 Krayan Selatan, SMP Negeri 2 Krayan, SD Negeri 012 Krayan, SD Negeri 014 Krayan, dan SD Negeri 009 Krayan. Sisanya sebanyak empat sekolah berada di Perbatasan Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, yakni SD Negeri 001 Sebatik Barat, SD Negeri 001 Sebatik Tengah, SD Negeri 002 Sebatik Tengah, dan SD Negeri 001 Sebatik Utara. 

 

“Tantangan utama dalam rehabilitasi sekolah di kawasan perbatasan adalah kesulitan dalam  transportasi material dan keterbatasan akses menuju lokasi. Misalnya, lokasi Kecamatan Sungai Tubuh sangat sulit untuk di jangkau karena harus menggunakan longboat  selama 32  jam dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama dua hari dua malam,” ujar Dony. 

 

Tantangan utama lainnya menurut Dony adalah material bahan baku yang harus didatangkan dari luar daerah tersebut. “Untuk mencapai Kecamatan  Krayan, satu-satunya akses menuju kesana hanya dengan menggunakan transportasi udara, itupun harus melapor satu minggu sebelum keberangkatan kepada pihak maskapai. Begitupun untuk Kawasan Pulau Sebatik, yang harus mengirim bahan material dari luar Pulau Sebatik,” tuturnya. 

 

Dengan segala keterbatasan tersebut, Dony menyatakan tetap bekerja keras menyelesaikan proyek yang ada untuk membangun asa anak negeri di Perbatasan Borneo melalui peningkatan kualitas pendidikan yang setara di seluruh Indonesia. “Total alokasi anggaran rehabilitasi dan renovasi 12 sekolah tersebut sebesar Rp 34 miliar. Untuk saat ini, sekolah yang dibangun telah di serah terimakan pengelolaan sementaranya kepada Pemerintah Kabupaten Malinau dan Nunukan untuk dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar,” ucapnya. (*)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan di Ajang 4th BUMN Award 2020

Prestasi kembali diraih oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada ajang 4th BUMN Award 2020 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Pada ajang yang berlangsung secara virtual pada Jumat (27/11) tersebut, Jasa Marga berhasil meraih dua penghargaan, yakni Very Good Financial Performance of Indonesia Best BUMN Award 2020 dan Developing Contactless Transaction Services.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (27/11) -- Prestasi kembali diraih oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada ajang 4th BUMN Award 2020 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Pada ajang yang berlangsung secara virtual pada Jumat (27/11) tersebut, Jasa Marga berhasil meraih dua penghargaan, yakni Very Good Financial Performance of Indonesia Best BUMN Award 2020 dan Developing Contactless Transaction Services.

Read more...