yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menkop UKM Minta UMKM di NTT Berkoperasi

KUPANG, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki meminta semua pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar mendirikan dan bergabung dalam koperasi. Sebab, dengan bergabung dalam koperasi maka kesulitan permodalan, pemasaran dan pengembangan sumber daya mansuai bisa diatasi lewat koperasi.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Beroperasi 648 Km, Jalan Tol Trans Sumatera Siap Layani Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh sepanjang 2.987 Km. Saat ini sepanjang 648 km ruas tol sudah beroperasi dan siap digunakan untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang jatuh pada 23 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terdiri dari koridor utama (back bone) sepanjang 2.069 km dan koridor pendukung (sirip) 919 km. 

Read more...

Dukung Kegiatan Ekonomi Masyarakat di Perbatasan Indonesia - Papua Nugini, Progres Pengembangan Sarana dan Prasarana Penunjang PLBN Terpadu Skouw Capai 91,99%

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Papua untuk mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di kawasan perbatasan. Salah satunya dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Papua untuk mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di kawasan perbatasan. Salah satunya dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

 

 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan lanjutan kawasan perbatasan Skouw merupakan instruksi Presiden Joko Widodo dalam mendukung kegiatan sosial-ekonomi pada kawasan PLBN Skouw sebagai beranda terdepan Indonesia. Pembangunan PLBN ini tidak hanya menjadi kebanggan Bangsa Indonesia sebagai bangsa besar, tetapi yang terpenting sekali adalah fungsi pertahanan keamanan dan sekaligus sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia - Papua Nugini (PNG).

 

"Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan," kata Menteri Basuki.

 

Saat ini progres pengembangan sarana dan prasarana penunjang PLBN Terpadu Skouw telah mencapai 91,99%. Pekerjaan ini dimulai pada 13 Agustus 2019 dan ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2020 dengan anggaran sebesar Rp 129,1 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya dengan manajemen konstruksi PT Yodya Karya.

 

Lingkup pekerjaan pengembangan sarana dan prasarana penunjang PLBN Terpadu Skouw meliputi infrastruktur dan penataan kawasan, pembangunan mess karyawan, bangunan pasar, kantor pengelola, renovasi masjid, renovasi gedung serba guna, jembatan penghubung, patung Soekarno, ornamen gerbang, videotron, signage, sculpture dan sitting group.

 

Pekerjaan infrastruktur kawasan meliputi perkerasan jalan sepanjang 296 meter, pekerjaan saluran drainase sepanjang 1.620 meter, kolam retensi, kolam penampungan air, pagar keliling sepanjang 1.008 meter, penataan parkir, pembuatan TPS, pekerjaan mamah sirih sebanyak 35 unit dan perabot jalan (tempat sampah dan penerangan). Sementara penataan kawasan meliputi pekerjaan penanaman taman dengan pohon tabebuya, trembesi, ketapang dan ketapang kencana, pekerjaan perkerasan dan playground.

 

Mess karyawan dibangun sebanyak 21 unit yang terdiri dari 18 unit tipe 36, 2 unit tipe 54 dan 1 unit tipe 75. Mess karyawan ini dilengkapi dengan air bersih, sanitasi, drainase dan listrik.

 

Untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat sekitar, Kementerian PUPR juga membangun pasar di PLBN Terpadu Skouw seluas 7.269 m2 yang terdiri dari 2 lantai. Pasar ini memiliki total 152 kios, di mana lantai dasar terdapat 40 kios dan lantai satu 112 kios. Kantor pengelola juga dibangun setinggi 2 lantai. Lantai dasar seluas 347,11 m2 terdiri dari ruang rapat, ruang server, ruang loker, gudang, toilet dan lobby. Sementara lantai atas seluas 104,62 m2 diperuntukan sebagai ruang staf umum, ruang kepala pasar, ruang panel, ruang administrasi, pantry dan selasar.

 

Sebelumnya Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah menyelesaikan pembangunan tahap 1 PLBN Terpadu Skouw yang difokuskan pada Zona Inti seluas 10,7 Ha dengan luas total bangunan 4.761 m2. Pembangunannya meliputi bangunan utama PLBN, bangunan pemeriksaan kargo terpadu, Utilitas, keberangkatan dan kedatangan (check point), klinik, car wash, gudang sita, jembatan timbang, koridor pejalan kaki, serta gerbang dan Monumen Lintas Batas Negara (TASBARA). 

 

Untuk memudahkan akses menuju PLBN, menyelesaikan pembangunan Jembatan Youtefa atau dikenal dengan Jembatan Holtekamp yang akan mempercepat waktu tempuh dari Kota Jayapura ke perbatasan. Kini Jayapura-Skouw dapat ditempuh dengan waktu sekitar 60 menit saja. Jarak PLBN Terpadu Skouw dari Bandara Sentani, Jayapura sekitar 82 Km melalui jalur darat.(*)

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan di Ajang 4th BUMN Award 2020

Prestasi kembali diraih oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada ajang 4th BUMN Award 2020 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Pada ajang yang berlangsung secara virtual pada Jumat (27/11) tersebut, Jasa Marga berhasil meraih dua penghargaan, yakni Very Good Financial Performance of Indonesia Best BUMN Award 2020 dan Developing Contactless Transaction Services.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (27/11) -- Prestasi kembali diraih oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada ajang 4th BUMN Award 2020 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Pada ajang yang berlangsung secara virtual pada Jumat (27/11) tersebut, Jasa Marga berhasil meraih dua penghargaan, yakni Very Good Financial Performance of Indonesia Best BUMN Award 2020 dan Developing Contactless Transaction Services.

Read more...