yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Pembatasan 50 Persen Pengunjung Pusat Belanja di Masa PSBB Transisi Wilayah Jakarta

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Pusat belanja atau mal menjadi tempat kunjungan utama masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta. Namun, pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi ini terdapat keraguan yang muncul di sebagian masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat tersebut.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Tambah Pasokan Air Baku Kota Balikpapan, Bendungan Sepaku Semoi Mulai Proses Lelang

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menambah jumlah bendungan di Indonesia untuk mendukung terciptanya ketahanan air dan pangan, salah satunya yang akan dimulai pembangunannya adalah Bendungan Sepaku Semoi yang berada di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten  Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).  

Read more...

Menteri Basuki Targetkan Seluruh Pompa Baru di Kali Sringin Beroperasi Akhir Januari 2020

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan agar penggantian lima pompa yang berfungsi menyedot air di Kali Sringin, Semarang, Jawa Tengah,  bisa beroperasi semuanya paling lambat akhir Januari 2020. Dengan lima pompa yang beroperasi penuh, maka dapat mengoptimalkan Sistem Polder Kali Sringin untuk pengendalian banjir di Semarang bagian Timur.SEMARANG, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan agar penggantian lima pompa yang berfungsi menyedot air di Kali Sringin, Semarang, Jawa Tengah,  bisa beroperasi semuanya paling lambat akhir Januari 2020. Dengan lima pompa yang beroperasi penuh, maka dapat mengoptimalkan Sistem Polder Kali Sringin untuk pengendalian banjir di Semarang bagian Timur.

 

 

"Saya menilai keberadaan lima pompa air ini sangat penting dan harus beroperasi penuh selama 24 jam. Kalau pompanya tidak sempurna beroperasi maka penyedotan air terganggu. Apalagi Februari diprediksi BMKG masih berpotensi turun hujan lebat," kata Menteri Basuki saat meninjau pintu muara dan Polder Kali Sringin, Semarang, Minggu (12/1/2020).

 

Dikatakan Menteri Basuki, Sistem Polder Kali Sringin dirancang untuk dapat menyedot air hingga 10 m3/detik atau 10 ribu liter/detik dengan lima pompa berkapasitas masing-masing 2 ribu liter/detik berfungsi memompa air ke laut. "Dari lima pompa yang ada hanya satu yang beroperasi optimal. Untuk itu saya minta ganti semua dengan yang baru kelima pompanya," ujarnya. 

 

Dari hasil pengecekan lapangan yang dilakukan Menteri Basuki, menurutnya saat ini ketinggian air di Kali Sringin masih dalam batas aman untuk menghadapi terjadinya hujan deras dalam waktu yang lama. "Tadi saya cek langsung kedalaman air hingga ke dasar Kali, masih 1,5 meter dan itu harus diturunkan hingga 0,5 meter sebagai elevasi aman untuk menampung debit air saat hujan. Untuk itu lima pompa tersebut harus berfungsi optimal," tuturnya. 

 

Menurut Menteri Basuki, penggantian pompa tersebut akan dilakukan secara bertahap, dimana pada hari Selasa (14/1) nanti akan dipasang dua pompa baru. Ia mengatakan, dirinya akan terus mengawasi perbaikan dan pemasangan pompa air di Kali Sringin ini, karena sangat vital dalam menangani dan mengendalikan air rob dan banjir di Semarang bagian Timur. "Tadi disampaikan ada tiga yang masih dirakit, saya juga sudah lihat langsung ke tempat perakitannya," ujarnya. 

 

Menteri Basuki mengatakan dengan beroperasinya pompa di Kali Sringin dan Kali Tenggang telah dapat mengatasi banjir rob yang sering menggenangi wilayah Genuk, Kaligawe dan sekitarnya. Untuk menahan limpasan rob, dibangun tanggul rob yang membentang sepanjang 2,17 km dari 

Kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), melingkari kawasan industri Terboyo hingga Kali Sringin. 

 

Professor Teknik Sipil Unissula Slamet Imam Wahyudi yang ikut dalam tinjauan mengatakan, pembangunan Polder Sringin tersebut berdampak sangat besar dalam mengurangi banjir dan rob. "Sebelum ada sistem polder ini, kampus Unissula sering terdampak banjir, saat ini sudah tidak," ujar Imam. 

 

Dalam tinjauan tersebut, Menteri Basuki juga sempat berbincang dengan beberapa warga yang tinggal di kawasan Kali Sringin untuk mendengar kondisi terkini saat terjadi hujan deras baru-baru ini. Yuri (40) salah seorang warga mengaku saat ini banjir akibat luapan sungai dan rob yang kerap masuk hingga rumahnya sudah tidak pernah terjadi lagi. "Kemarin waktu hujan deras juga tidak sampai masuk rumah lagi," tuturnya.

 

Kementerian PUPR melalui BBWS Pemali Juana bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, sejak Desember 2016 memulai pekerjaan pembangunan pengendali banjir rob Semarang yang dibagi dalam 2 paket pekerjaan yakni Sistem Polder Sringin dan Tenggang. Pekerjaan Paket I mencakup pembuatan kolam retensi Banjardowo berkapasitas 30.000 m3, normalisasi serta perbaikan parapet Kali Sringin, pembangunan pintu muara dan Polder Kali Sringin dengan tanggul dari Kali Tenggang ke Sringin. Pekerjaan paket I dilakukan kontraktor PT. Adhi Karya - PT. Basuki, KSO dengan pendanaan APBN 2016-2019 senilai Rp 202,12 miliar.

 

Sementara itu, untuk pekerjaan  Paket II berupa pembuatan kolam retensi Rusunawa Kaligawe berkapasitas 66.000 m3, pembangunan pintu muara dan Polder Tenggang di muara Kali Tenggang, dengan tanggul penahan di kawasan terminal dan industri Terboyo dan normalisasi serta perbaikan parapet Kali Tenggang. Polder Tenggang dilengkapi pompa berkapasitas 6 x 2 m3/detik. Pekerjaan paket II dilakukan kontraktor PT. Wijaya Karya - PT. AMB, KSO dengan pendanaan APBN 2016-2019 senilai Rp 259,26 miliar.

 

Turut hadir dalam tinjauan tersebut Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana Ditjen Sumber Daya Air Ruhban Ruzziyatno, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (*)

 

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Pembangunan Simpang Susun Sentul Selatan Hampir Selesai, Jasa Marga Targetkan Penyelesaian Konstruksi pada Juli 2020

Hingga akhir Juni 2020, progres pekerjaan pembanguan Simpang Susun Sentul Selatan telah mencapai 97,413%. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan pekerjaan konstruksi Simpang Susun Sentul Selatan dapat selesai 100% pada Minggu kedua Juli 2020. BOGOR, JURNAL IBUKOTA: (01/07) - Hingga akhir Juni 2020, progres pekerjaan pembanguan Simpang Susun Sentul Selatan telah mencapai 97,413%. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan pekerjaan konstruksi Simpang Susun Sentul Selatan dapat selesai 100% pada Minggu kedua Juli 2020. 

Read more...