yt-banner1
yt-banner2

Revitalisasi Pasar Prawirotaman Yogyakarta Ditargetkan Selesai Juni 2020

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pekerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman di Jalan Parangtritis, Brontokusuman, Kota Yogyakarta. Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).   JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pekerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman di Jalan Parangtritis, Brontokusuman, Kota Yogyakarta. Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).   

 

 

Revitalisasi Pasar Prawirotaman telah dimulai sejak 15 Oktober 2019 dengan masa pelaksanaan selama 240 hari atau target selesai 11 Juni 2020. Lingkup pekerjaannya meliputi renovasi secara menyeluruh dengan anggaran sebesar Rp 67,7 miliar. Selama satu bulan (22 November 2019), konstruksi fisik pembangunan kini mencapai 2,8 %. 

 

“Konsep revitalisasi pasar disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu. 

 

Revitalisasi yang dilakukan Kementerian PUPR tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya. Pasar Prawirotaman diharapkan juga dapat menjadi objek wisata di Kota Yogyakarta, terlebih lokasinya berada di antara kawasan Malioboro dan Keraton Yogyakarta dengan kawasan wisata Pantai Parangtritis.

 

Lokasi Pasar Prawirotaman dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat hanya sekitar 2,5 Km atau 8 menit ditempuh dengan kendaraan. Sementara dari Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta berjarak 15,6 Km atau butuh waktu sekitar 27 menit. 

 

Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah mengamanatkan kepada Kementerian PUPR untuk mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik, serta meningkatkan fungsi pasar dalam mendukung kegiatan perekonomian masyarakat. Kriteria pasar yang akan dikerjakan yakni diutamakan 9 pasar yang mengalami bencana kebakaran, lahan milik Pemda dan tidak dalam sengketa, dan bukan kategori pasar rakyat tipe A B C dan D. 

 

Selain Pasar Prawirotaman, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya pada tahun 2019 juga telah memulai rehabilitasi dan revitalisasi bangunan pasar yang rusak seperti Pasar Atas, Bukittinggi, Pasar Aksara Medan, dan Pasar Johar, Kota Semarang. Terbangunnya fasilitas pasar rakyat yang sehat dan higienis akan meningkatkan sarana perdagangan barang/jasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga dapat menyokong pertumbuhan perekonomian Kota Yogyakarta pada umumnya dan kawasan Prawirotaman pada khususnya. (*)

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Siap Hadapi Libur Nataru

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: ASTRA Tol Tangerang-Merak mengoptimalkan layanan jalan tol menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (NATARU) yang terdiri atas layanan operasional, infrastruktur, pendukung dan informasi.

Read more...

Info Jalan Tol

STNK Dicek oleh CSS, PT JSM Memohon Maaf Kepada Pengguna Jalan Atas Ketidaksesuaian Prosedur

Menanggapi pemberitaan mengenai penahanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) oleh Customer Service Supervisor (CSS), PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi di Gerbang Tol (GT) Warugunung arah Surabaya Jalan Tol Surabaya-Mojokerto pada Sabtu (18/01) pukul 20.44 WIB.SURABAYA, JURNAL IBUKOTA: (22/01) Menanggapi pemberitaan mengenai penahanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) oleh Customer Service Supervisor (CSS), PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi di Gerbang Tol (GT) Warugunung arah Surabaya Jalan Tol Surabaya-Mojokerto pada Sabtu (18/01) pukul 20.44 WIB.

Read more...