yt-banner1
yt-banner2

Jangan Terjebak Angka Kredit, SDM Kementerian PUPR Harus Inovatif dan Kreatif

Visi Presiden Joko Widodo pada lima tahun ke depan salah satunya adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyederhanaan birokrasi. Dalam mendukung visi Presiden dibutuhkan penguatan Jabatan Fungsional yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan melalui layanan fungsional yang nyata dan hasil kerja yang terukur.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Visi Presiden Joko Widodo pada lima tahun ke depan salah satunya adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyederhanaan birokrasi. Dalam mendukung visi Presiden dibutuhkan penguatan Jabatan Fungsional yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan melalui layanan fungsional yang nyata dan hasil kerja yang terukur.

 

 

“Setiap pejabat fungsional adalah seperti otaknya komputer (prosesor). Kalau yang struktural itu manajerial, mengelola organisasi itu dilakukan oleh pejabat struktural, tapi otaknya ada di pejabat fungsional. Hal ini yang disampaikan oleh Pak Presiden agar menghargai keahlian," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono Temu Ilmiah Tahunan II Jabatan Fungsional (Jafung) di lingkungan Kementerian PUPR awal Desember ini di Jakarta.

 

Menurut Menteri Basuki, jabatan fungsional sangat penting dalam mendukung peran Kementerian PUPR dalam pembangunan di Indonesia. Untuk itu, jabatan fungsional diharapkan selalu berinovasi dan memiliki jiwa-jiwa kreatif. “Misalnya dalam pembangunan jalan, identifikasi terlebih dahulu masalahnya apa. Hal yang diidentifikasi itu masalah, kemudian lihat aturan-aturan fungsi apa yang bisa dijawab untuk mengatasi masalah ini. Setelah itu diimplementasikan dengan inovasi yang kreatif,” tutur Menteri Basuki. 

 

Menteri Basuki juga berpesan kepada para pejabat fungsional untuk tidak selalu memikirkan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (Dupak). Namun lebih mengedepankan kompetensi dan profesionalisme dalam bekerja yang diselaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Kalau Bapak Ibu aktif berinovasi dan kreatif, saya yakin dengan sendirinya Dupak akan terpenuhi. Tapi kalau pikirannya Dupak, pasti mengalami mental block,” kata Menteri Basuki.         

 

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki  juga mengajak kepada seluruh  ASN di lingkungan Kementerian PUPR untuk mengubah mindset. "Kita harus punya nyali untuk mendobrak. Penyederhanaan organisasi bukan untuk memangkas jabatan, atau memangkas kotak-kotak jabatan, bukan itu tujuannya. Tujuannya menyederhanakan birokrasi untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat," tegas Menteri Basuki.  

 

Tercatat total pegawai Kementerian PUPR saat ini sekitar 22.383 orang dengan jumlah Pejabat Fungsional bidang PUPR sebanyak 2.867 orang terdiri dari Jafung Teknik Pengairan, Teknik Jalan dan Jembatan, Teknik Tata Bangunan dan Perumahan, Teknik Penyehatan Lingkungan, dan Pembina Jasa Konstruksi. Kemudian sebanyak 856 orang Pejabat Fungsional Non-PUPR seperti peneliti, perekayasa, dan perencana yang pembinanya Kementerian/Lembaga lain. (*)

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Siap Hadapi Libur Nataru

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: ASTRA Tol Tangerang-Merak mengoptimalkan layanan jalan tol menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (NATARU) yang terdiri atas layanan operasional, infrastruktur, pendukung dan informasi.

Read more...

Info Jalan Tol

STNK Dicek oleh CSS, PT JSM Memohon Maaf Kepada Pengguna Jalan Atas Ketidaksesuaian Prosedur

Menanggapi pemberitaan mengenai penahanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) oleh Customer Service Supervisor (CSS), PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi di Gerbang Tol (GT) Warugunung arah Surabaya Jalan Tol Surabaya-Mojokerto pada Sabtu (18/01) pukul 20.44 WIB.SURABAYA, JURNAL IBUKOTA: (22/01) Menanggapi pemberitaan mengenai penahanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) oleh Customer Service Supervisor (CSS), PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi di Gerbang Tol (GT) Warugunung arah Surabaya Jalan Tol Surabaya-Mojokerto pada Sabtu (18/01) pukul 20.44 WIB.

Read more...