yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Berbicara dalam Diskusi Forkopimda, Teten Beberkan 5 Sumber Masalah Utama UMKM. Apa saja ?

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjadi salah satu pembicara dalam acara diskusi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Teten berbicara di sesi panel keenam bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Presiden Jokowi : Ketersediaan Infrastruktur Menjadi Pondasi Indonesia Menuju Negara Maju

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”. 

Read more...

Kementerian PUPR Mendorong Badan Usaha dan Tenaga Ahli Tingkatkan Kemampuan di Bidang Konstruksi Bawah Tanah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penggunaan teknologi dalam pembangunan infrastruktur agar lebih cepat, lebih murah dan lebih baik. Kunci utama untuk meningkatkan profesionalisme kontraktor nasional yakni pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terus mengikuti perkembangan teknologi dalam era industri digital.  JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penggunaan teknologi dalam pembangunan infrastruktur agar lebih cepat, lebih murah dan lebih baik. Kunci utama untuk meningkatkan profesionalisme kontraktor nasional yakni pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terus mengikuti perkembangan teknologi dalam era industri digital.  

 

 

“Dalam beberapa kesempatan Bapak Menteri PUPR menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi harus memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Hal tersebut agar Pembangunan Infrastruktur dapat terselesaikan lebih cepat, lebih murah, dan tentunya lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin

 

Salah satunya adalah teknologi konstruksi bawah tanah atau trenchless yang merupakan teknologi konstruksi terkini yang mampu menggarap pekerjaan di bawah permukaan tanah tanpa galian, sehingga menjadikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi akan lebih efisien, dan memiliki risiko yang lebih rendah terhadap terjadinya kecelakaan kerja konstruksi. Teknologi ini tepat untuk diterapkan di kota-kota besar padat penduduk seperti pada pekerjaan terowongan baik jalan dan bendungan, pipa air bersih dan air limbah

 

Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Kimron Manik mengatakan 

penggunaan teknologi trenchless telah diterapkan di beberapa proyek Kementerian PUPR diantaranya pada Bidang SDA seperti pembangunan Bendungan Jatigede dan pembangunan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, Bidang Jalan seperti pembangunan Terowongan Jalan Tol Cisumdawu, Bidang Cipta Karya seperti proyek DSDP (Denpasar Sewerage Development Project) Denpasar, proyek Metropolitan Sanitation Management and Health Project (MHMHP) Medan, dan proyek Metropolitan Sanitation Management and Health Project (MHMHP) Jogjakarta. 

 

Semakin berkembangnya teknologi trenchless juga perlu diikuti kontraktor Indonesia untuk menjadi spesialis di bidang ini. “Saat ini lebih banyak kontraktor Indonesia sebagai kontraktor umum (general contractor) dan persaingannya sudah ketat. Sementara industri konstruksi Indonesia juga membutuhkan lebih banyak kontraktor spesialis yang saat ini jumlahnya masih minim, salah satunya spesialisasi dalam bidang konstruksi bawah tanah atau trenchless,” kata Kimron. 

 

Jumlah kontraktor spesialis di Indonesia saat ini sebanyak 5.608 badan usaha, atau masih sedikit dibandingkan dengan jumlah kontraktor umum sebanyak 120.183 badan usaha. 

 

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan mengenai teknologi konstruksi bawah tanah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, The International Society for Trenchless Technology (ISTT), Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN), dan Westrade Group United Kingdom LTd akan menggelar event Trenchless Asia 2019 pada 17 – 18 Juli 2019, bertempat di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran Jakarta, dengan rangkaian acara Pameran dan Workshop Internasional dan Nasional. 

 

Ketua LPJK Ruslan Rivai berharap kontraktor Indonesia dapat memanfaatkan acara tersebut untuk mengenal peralatan konstruksi dengan teknologi trenchless terbaru. Disamping pameran teknologi, juga diselenggarakan sebanyak 22 workshop dengan berbagai tema terkait konstruksi bawah tanah yang merupakan bagian dari program pengembangan profesi berkelanjutan LPJK. 

 

“Tentu kita tidak ingin mengurangi ketergantuan pada tenaga ahli asing. Oleh karenanya LPJK dan Kementerian PUPR akan mewujudkan badan usaha dan tenaga ahli yang memiliki spesialisasi pekerjaan bawah tanah,” ungkap Ruslan.

 

LPJK mencatat hingga 30 Juni 2019, jumlah tenaga kerja bidang konstruksi di Indonesia sebanyak 509.035 orang dengan rincian sebanyak  157.545 orang tenaga ahli dan 382.162 orang tenaga terampil. 

 

Pameran Trenchless berlangsung di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, pada 17 – 18 Juli 2019 tanpa dikenakan biaya masuk. Acara akan diikuti sekitar 3.000 exhibitor dengan menghadirkan peralatan alat berat dengan teknologi terkini untuk pekerjaan konstruksi bawah tanah. 

 

Managing Director Trenchless Asia Paul Harwood mengatakan Pameran Trenchless Asia 2019 akan diikuti 30 negara dari Eropa, Amerika, dan Asia. “Kami harapkan kegiatan ini akan memberi manfaat kepada publik terutama terkait perkembangan teknologi yang berkaitan dengan sektor konstruksi. Jangan sampai terlewatkan, event ini juga akan membahas tentang isu-isu penting lainnya seperti bidang sipil, tata lingkungan, dan K3”, ungkap Paul. (*)

 

primi sui motori con e-max

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Libatkan Lebih dari 8.500 Mahasiswa Kelola Sampah Plastik, Sinergi Jasa Marga – UI Catat Rekor MURI

Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Read more...

Info Jalan Tol

Tingkatkan Pelayanan Kepada Pengguna Jalan, ATI Teken MoU dengan Para Regulator

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.

Read more...