yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Ajak Pelaku UMKM dan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan, Sekretaris Kemenkop dan UKM Bagikan Masker Gratis

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Sebagai upaya dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta mematuhi protokol kesehatan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) membagikan masker gratis kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun masyarakat. Pembagian masker gratis tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan di kawasan jalan Setia Budi, Jakarta Selatan. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR Salurkan Bansos 200 Kantung Sembako kepada PWI

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 200 kantung sembako. Kali ini Bansos diberikan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Penyaluran Bansos dari KORPRI PUPR secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman kepada Sekretaris Jenderal PWI Mirza Zulhadi di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Read more...

Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir Tukad Mati Denpasar Senilai Rp 315 Miliar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan prasarana pengendali banjir Tukad (sungai) Mati yang berada di Provinsi Bali. Program penataan dan normalisasi sungai tersebut akan memberi manfaat dalam mengurangi risiko bencana banjir di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, termasuk area Kuta, Seminyak, dan Legian yang menjadi pusat kegiatan pariwisata internasional.  JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan prasarana pengendali banjir Tukad (sungai) Mati yang berada di Provinsi Bali. Program penataan dan normalisasi sungai tersebut akan memberi manfaat dalam mengurangi risiko bencana banjir di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, termasuk area Kuta, Seminyak, dan Legian yang menjadi pusat kegiatan pariwisata internasional.  

 

 

Tukad Mati merupakan aliran sungai yang tidak memiliki pusat mata air yang memiliki fungsi utama sebagai drainase wilayah perkotaan. Tukad Mati membelah sebagian Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) 39,43 km2 dan panjang sungai utama 22,49 km.   

 

Selama ini banjir diakibatkan oleh Tukad Mati yang tidak dapat menampung debit air hujan sehingga meluap dan menggenangi wilayah sekitarnya, ditambah terjadinya air rob dari muara. Tukad Mati memiliki area genangan seluas 94 Ha dengan tinggi genangan sampai 2 meter dengan lama genangan air cukup lama yakni sekitar 4-6 jam. 

 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan perubahan iklim menjadi tantangan dalam pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Pergeseran dan perubahan masa musim hujan dan kemarau, serta pola hujan dengan durasi pendek namun intensitasnya tinggi kerap mengakibatkan banjir. “Saya mengajak semua pihak untuk menjaga daerah tangkapan air melalui penghijauan kembali dan menahan laju alih fungsi lahan,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu. 

 

Pembangunan prasarana pengendalian banjir Tukad Mati yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Bali Penida Ditjen Sumber Daya Air (SDA) dibagi dalam dua segmen, yakni Tukad Mati Hilir dan Tengah. Pelaksanaan proyeknya dikerjakan secara bertahap melalui kontrak tahun jamak (multi years) yang ditargetkan selesai tahun 2019. 

 

Penataan dan normalisasi Tukad Mati Hilir berada di wilayah Lingkungan Patasari, Kuta sepanjang 1,9 km dengan lebar 50 meter. Cakupan pekerjaan mulai pembangunan tanggul, kisdam, pengerukan sedimen, pembuatan jalan inspeksi, dan pembangunan bendung gerak. Fungsi bendung gerak adalah meminimalisir air laut masuk ke hulu sungai ketika kondisi pasang di mana pada saat bersamaan terjadi banjir di hulu sungai. Dengan adanya bendung gerak, banjir yang  terjadi di hulu sungai diharapkan dapat tetap mengalir ke hilir tanpa terganggu rob akibat pasang air laut. 

 

Total biaya pengerjaan pengendali banjir Tukad Mati Hilir sebesar Rp 183,8 miliar dengan masa pelaksanaan tahun 2017 – 2019. Saat ini progres pembangunan telah mencapai 92%. Pembangunannya akan berkontribusi mengurangi debit banjir seluas 35 Ha.  

 

Penataan Tukad Mati Tengah dikerjakan sepanjang 4,5 Km dengan lebar 20 meter dari Jalan Gatot Subroto, Gunung Soputan, Sunset Road, termasuk melewati Legian dan Kuta. Selain pengerjaan dinding penahan sungai dan tanggul, segmen ini juga dikerjakan pemasangan dua pompa air berkekuatan 1.500 meter kubik per detik. Saat ini progres pekerjaannya mencapai 77,4% dengan biaya sebesar Rp 132,2 miliar. Terselesaikannya pembangunan segmen Tukad Mati Tengah akan mengurangi risiko banjir seluas 59 Ha. 

 

Selain sebagai pengendali banjir, penataan Tukad Mati juga bertujuan memperbaiki kualitas air sungai yang sebelumnya kotor, dan beraroma tidak sedap bisa menjadi bersih sehingga mendukung fungsi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung sebagai tujuan pariwisata di Pulau Bali. (*)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Infra Siagakan Layanan Lebaran 2020 “Silaturahmi Beri Aman: Bersama Jaga Diri Tingkatkan Iman”

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  ASTRA Infra, kelompok usaha ASTRA yang telah berkontribusi sepanjang 350 km infrastruktur jalan tol, menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol jelang Lebaran 2020 meskipun di tengah Pandemi.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

H2 Lebaran 2020, Jasa Marga Catat 55 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta

Pada hari kedua (H2) Lebaran 2020, Senin (25/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 55.776 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (26/05) Di hari kedua (H2) Lebaran 2020, Senin (25/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 55.776 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. 

Read more...