yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Pembatasan 50 Persen Pengunjung Pusat Belanja di Masa PSBB Transisi Wilayah Jakarta

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Pusat belanja atau mal menjadi tempat kunjungan utama masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta. Namun, pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi ini terdapat keraguan yang muncul di sebagian masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat tersebut.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Tambah Pasokan Air Baku Kota Balikpapan, Bendungan Sepaku Semoi Mulai Proses Lelang

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menambah jumlah bendungan di Indonesia untuk mendukung terciptanya ketahanan air dan pangan, salah satunya yang akan dimulai pembangunannya adalah Bendungan Sepaku Semoi yang berada di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten  Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).  

Read more...

Mengais Rezeki dari Banjir Yang Melanda Jakarta

JAKARTA (Jurnal): Siapa mengira bahwa dari banjir besar yang melanda Ibukota Jakarta dan sekitarnya, serta berbagai daerah di Indonesia, ternyata bisa menjadi ladang penghasilan bagi warga yang mau basah kuyup di tengah air banjir yang mencapai tinggi selutut atau bahkan sepinggang.

 

Sejumlah orang menawarkan gerobak untuk melewati daerah banjir

Ketika penulis hendak liputan ke daerah Cikini, Selasa (15/1) Jakarta Pusat dari Cipondoh Tangerang, ketika melintas di terowongan di bawah jalan tol Jakarta-Merak, backpack yang biasanya ditaruh di depan lutut, harus dipindah ke punggung. Sementara itu, sepatu harus dilepas dan diganti dengan sandal yang selalu siap di bagasi. Alhamdulillah banjir semata kaki itu bisa dilewati dengan aman.

Yang nekad menuntun motornya  melintasi genangan banjir
Yang nekad menuntun motornya melintasi genangan banjir

Perjalanan dilanjutkan menuju Ciledug. Dari Ciledug menuju Pasar Lembang, mulai ada genangan seperti tadi. Sampai di lampu merah, jalan macet. Ada kecurigaan di depan sana terjadi banjir. Penulis berbelok ke kiri menuju Jalan H. Mencong. Tidak jauh dari persimpangan dengan Ciledug Raya, kembali terjadi macet.
Lalu ambil haluan menuju Yadika yang ke arah Joglo Raya. Alamak Di jalan ini jalan macet. Agaknya terjadi banjir besar di kali Nyeburin yang ada di depan. Apa boleh buat. Maksud hati hendak menerobos genangan banjir, tapi sayang-sayang motor yang belum lunas cicilannya.
“Pak, naik gerobak saja. Di depan banjirnya dalam. Sampai sepinggang,” kata seseorang menawarkan jasa.
“Berapa bayarnya?”
“Dua puluh ribu pak.”
“Sepuluh ribu ya?”
“Gak bisa pak. Kalau mau dua puluh ribu saja.”
Dua puluh ribu masih makes sense lah. Ketimbang motor rusak.
“OK.”
Setelah lewat titik banjir itu, alhamdulilah sampai Cikini tak ada banjir yang berarti.
Setelah selesai liputan, untuk menghindari daerah Yadika-Joglo yang macet karena banjir, penulis memutar ke arah Karang Mulia, menuju Karang Tengah. Sampai Karang Mulia masih aman-aman saja. Tapi begitu sampai Perumahan Departemen Dalam Negeri dan Dep. Kehutanan banjir itu kembali menghadang.
“Dalam gak airnya di depan?”
“Wah dalam pak. Dalamnya sepinggang. Naik gerobak saja pak!”
“Berapa bayarnya?”
“Seratus ribu saja pak”
“Apa? Seratus ribu?”
“Iya pak.”
“Dua puluh ribu ya?”
“Gak bisa pak. Kalau mau tujuh puluh ribu aja.”
Waduh…
“Pak kalau gak mau. Ke pinggir saja. Supaya tidak menghalangi yang mau lewat,” kata orang itu.
Penulis menepi. Seseorang yang rupanya enggan membayar sebanyak itu, sedang membungkus knalpot motornya dengan plastik.
“Diapain tuh motornya?”
“Dibungkus knalpotnya agar tak kemasukan air pak.”
“Terus diapain?”

Banjir pun menjadi berkah bagi yang mau berusaha
Banjir pun menjadi berkah bagi yang mau berusaha

“Sebelum dibungkus lubang knalpot disumpel pakai kertas pak. Setelah disumpel, dibungkus, lalu motor dituntun menuju seberang, tapi mesin jangan dihidupkan.”
Woww boleh juga akal orang ini ditiru.
Setelah sampai pertengahan banjir, ketika penulis sudah ngos-ngosan seseorang menawarkan jasa.
“Saya dorong ya pak.”
Tanpa menunggu diiyakan, orang itu sudah mendorong motor sampai ke seberang. Ketika sumpel knalpot dibuka, ternyata motor bisa hidup. Tak pelak uang Rp 10.000 keluar dari kocek untuk orang yang menawarkan jasa mendorong motor di tengah banjir.
Kejadian serupa terjadi lagi di depan Ciledug Indah yang airnya setinggi pinggang dan sekolah Harapan Jaya.
Brrrr. Dinginnya. Berendam di tengah banjir di tengah malam… Semoga besok tidak jadi meriang nih  badan.(aGs/man)

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Pembangunan Simpang Susun Sentul Selatan Hampir Selesai, Jasa Marga Targetkan Penyelesaian Konstruksi pada Juli 2020

Hingga akhir Juni 2020, progres pekerjaan pembanguan Simpang Susun Sentul Selatan telah mencapai 97,413%. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan pekerjaan konstruksi Simpang Susun Sentul Selatan dapat selesai 100% pada Minggu kedua Juli 2020. BOGOR, JURNAL IBUKOTA: (01/07) - Hingga akhir Juni 2020, progres pekerjaan pembanguan Simpang Susun Sentul Selatan telah mencapai 97,413%. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan pekerjaan konstruksi Simpang Susun Sentul Selatan dapat selesai 100% pada Minggu kedua Juli 2020. 

Read more...