yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menparekraf: Pergerakan Winus Jadi Andalan Pemulihan Sektor Pariwisata Nasional

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:, 20 Januari 2022 -- Pandemi Covid 19 sejak awal tahun 2020 telah mengakibatkan menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman). Hingga akhir tahun 2021 kunjungan Wisman hanya mencapai 1.58 juta orang atau turun 60,98 % dibanding tahun 2020. Wisatawan nusantara (Wisnus) pun menjadi harapan sekaligus roda penggerak pariwisata Indonesia di masa pandemi.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Ditandai Peletakan Batu Pertama, Revitalisasi Pasar Mardika Ambon Dimulai

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya merevitalisasi Pasar Mardika guna menunjang kegiatan perekonomian masyarakat Ambon. Dimulainya revitalisasi tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Kamis (27/1/2022) di Kota Ambon, Provinsi Maluku. 

Read more...

Kemenkop UKM Dorong Koperasi Nelayan di Batubara dan Asahan Dikelola Layaknya Korporasi

Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Perkoperasian dan berkolaborasi dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mengadakan Pelatihan Koperasi Modern sebagai salah satuupayaBbB terciptanya 500 koperasi modern pada tahun 2024 mendatang. BATUBARA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Perkoperasian dan berkolaborasi dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mengadakan Pelatihan Koperasi Modern sebagai salah satuupayaBbB terciptanya 500 koperasi modern pada tahun 2024 mendatang. 

 

 

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik menyampaikan sudah saatnya Koperasi di sektor kelautan dan perikanan harus tumbuh dan berkembang, karena nelayan dan pembudidaya menjadi andalan dalam menopang kedaulatan pangan nasional.

 

“Kontribusi para nelayan dalam penciptaan lapangan pekerjaan juga sangat penting. Pelaku usaha perikanan, langsung maupun tidak langsung, jumlahnya sangat besar. Sehingga apabila koperasi nelayan dapat bertransformasi menjadi Koperasi Modern, maka dapat meningkatkan taraf hidup dan kualitas ekonomi nelayan meningkat” ungkap Riza dalam acara Pelatihan Koperasi Modern di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

 

Riza menjelaskan bahwa koperasi sebagai milik bersama dari, oleh dan untuk anggota. Oleh karena itu akan menjadi kekuatan ekonomi komonal yakni para nelayan, untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. 

 

“Koperasi nelayan harus dikelola sebagaimana dengan mengelola perusahaan, dan terhubung dengan lembaga pembiayaan dan akses pasar (offtaker)”, tegas Riza.

 

Pelatihan tersebut juga dihadiri Asisten Deputi Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional KemenKopUKM Nasrun, Asisten III Bidang Perekonomian Sahala Nainggolan yang mewakili Bupati Batubara dan beberapa praktisi.

 

Asisten Deputi Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional KemenKopUKM Nasrun menambahkan pihaknya bersama kementerian lain dan lembaga terkait membangun sinergi dan kolaborasi dalam rangka korporatisasi nelayan melalui koperasi.

 

Sinergi tersebut telah diimplementasikan dibeberapa tempat seperti di Gersik, OKU Timur, Batam, Cilacap, Subang dan lain-lain. Dengan pemodelan bisnis koperasi nelayan dibeberapa lokasi tersebut dapat menjadi rujukan dan direflikasi pengembangan koperasi nelayan di Batubara dan di Tanjung Balai.

 

“Harapannya melalui pelatihan ini, kedepan para nelayan tidak sebatas hanya menangkap ikan namun juga mampu mengolah hasil tangkapan dalam bentuk lain yang memiliki nilai tambah ekonomis. Misalnya, menciptakan produk olahan ikan yang bernilai rendah dalam kemasan (packaging) yang lebih menarik serta lebih awet (higienis) sehingga memiliki nilai jual yang tinggi dan dapat bersaing ketika dijual kemasyarakat, toko, swalayan bahkan eksport serta dikonsolidasikan oleh koperasi sebagai offtaker pertama (agregator),” ucap Nasrun.

 

Sementara itu, Asisten III Bidang Perekonomian Sahala Nainggolan, mewakili Bupati Batubara mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KemenKopUKM yang sudah memberikan pelatihan bagi para pengurus, pengelola maupun anggota koperasi di Kabupaten Batubara.

 

Dalam kesempatan itu, KemenKopUKM menyempatkan waktu untuk melakukan kunjungan kerja ke gudang ikan yang berada di sepanjang jalan Yos Sudarso, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai bersama Plt Walikota Tanjung Balai  H. Waris Thalib dan Kadis Perikanan dan Kelautan Nefri Siregar.

 

Kunjungan tersebut dalam rangka mendengar langsung aspirasi para nelayan yang ada di Teluk Nibung. 

 

Riza menyampaikan bahwa perlu dibangun sebuah koperasi untuk para nelayan di Teluk Nibung. Pemkot Tanjung Balai juga mendukung berdirinya koperasi nelayan di Kota Tanjung Balai.

 

Di tempat yang sama Plt. Walikota Tanjung Balai H. Waris Thalib mengatakan sangat berharap dibangunnya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pelabuhan Teluk Nibung, karena hasil tangkapan nelayan di daerah ini cukup besar. (Agus)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Musibah/Bencana

[Update] – Lebih dari 300 Rumah Rusak di Beberapa Wilayah Provinsi Jatim

Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Gempa dengan magnitudo (M)6,1 berdampak pada kerusakan bangunan rumah di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Data BNPB hari ini, Sabtu (10/4), pukul 20.00 WIB,  lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat. 

Read more...

Info Jalan Tol

Konstruksi Rampung, Jasa Marga Targetkan Uji Laik Fungsi Jalan Tol Serpong Cinere Ruas Pamulang-Cinere pada Triwulan I 2022

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku pengelola Jalan Tol Serpong-Cinere telah merampungkan konstruksi Seksi II Ruas Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 Km. Selanjutnya, PT CSJ menargetkan untuk memasuki tahap Uji Laik Fungsi (ULF) yang ditargetkan dapat dilaksanakan pada Triwulan I Tahun 2022.PAMULANG, JURNAL IBUKOTA: (27/01) -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku pengelola Jalan Tol Serpong-Cinere telah merampungkan konstruksi Seksi II Ruas Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 Km. Selanjutnya, PT CSJ menargetkan untuk memasuki tahap Uji Laik Fungsi (ULF) yang ditargetkan dapat dilaksanakan pada Triwulan I Tahun 2022.

Read more...