yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemudahan Pelayanan kepada Peserta BPJS Ketenagakerjaan

TANGSEL, JURNAL IBUKOTA: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Selatan selalu memberikan kemudahan kepada peserta dalam hal proses pencairan Jaminan Hari Tua maupun Jaminan Pensiun,  salah satunya  dengan adanya aplikasi BPJSTKU. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Bentang Tengah Tersambung, Jembatan Tumbang Samba Kalteng Segera Rampung

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok dan Desa Samba Danum, di Kecamatan Katingan Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Read more...

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Menkop UKM Siapkan 5 Program Strategis

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki (tengah) saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop UKM Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki telah menyiapkan lima program strategis yang sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo. Teten bertekad menjadikan koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai andalan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan penyerapan lapangan kerja.

 

 

“Dalam situasi seperti ini, ada kebutuhan untuk devisa. Masalah kebutuhan devisa juga kita ikut selesaikan lewat dua hal yakni bagaimana produk-produk UMKM bisa masuk dalam global value chain, termasuk juga bagaimana mensubstitusi barang-barang impor,” terang Teten Masduki kepada awak media di Kantor Kemenkop UKM Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

 

Untuk itu pihaknya menyusun dan menetapkan lima program strategis. Pertama memperbesar akses pasar produk dan jasa UMKM, sehingga tercipta peluang dan permintaan terhadap produk-produk koperasi dan UMKM.

 

Salah satu cara adalah mendukung dan membantu penjualan secara online, dengan membuat regulasi agar perusahaan aplikasi dari luar negeri turut mempromosikan dan menjual produk koperasi dan UMKM.

 

Kedua peningkatan daya saing dan kapasitas produk UMKM. Teten menegaskan jika pasar produk-produk UMKM diperbesar maka suplai atau kapasitasnya juga harus dipastikan terpenuhi.

 

“Ketiga, dukungan pembiayaan dan investasi. Kita tahu UMKM punya masalah dengan pembiayaan,” kata Menkop UKM yang baru ini.

 

Pihaknya telah merumuskan satu strategi agar agregasi pembiayaan itu bisa dilakukan sehingga pertumbuhan UMKM-nya bisa lebih cepat. Pembicaraan dengan instansi dan lembaga terkait juga telah dilakukan guna mencari skema pembiayaan yang tepat dengan membangun kemitraan dengan perusahaan-perusahaan besar untuk menjadi off taker produk UMKM dan avalis untuk pembiayaan.

 

Program yang keempat adalah pengembangan kapasitas manajemen dan usaha koperasi dan UMKM. Hal ini sangat penting karena Teten sendiri menyadari UMKM tidak mempunyai pengalaman-pengalaman di semua lini, sehingga perlu disiapkan dan diberikan layanan konsultasi, pendampingan dan training.

 

Terakhir adalah memberikan kemudahan dan kesempatan mengembangkan usaha bagi koperasi dan UMKM. Selain itu perlu menyediakan playing field atau ladang usaha yang sama bagi koperasi dan UMKM dengan importir.

 

“Kita akan fokus untuk melakukan akselerasi dan agregasi pertumbuhan UMKM ini agar bisa masuk dalam global value chain, itu adalah lima program utamanya,” kata Teten. (Agus)

 

Caption:

 

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki (tengah) saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop UKM Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter
 Bentang Tengah Tersambung, Jembatan Tumbang Samba Kalteng Segera Rampung
Bentang Tengah Tersambung, Jembatan Tumbang Samba Kalteng... JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan...

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Siap Hadapi Libur Nataru

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: ASTRA Tol Tangerang-Merak mengoptimalkan layanan jalan tol menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (NATARU) yang terdiri atas layanan operasional, infrastruktur, pendukung dan informasi.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Pasca Divestasi Saham KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan LingkunganJAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Crash Program Pilot Project, Langkah Inovatif Jasa Marga Transformasi Skill Karyawan di Era Revolusi Industri 4.0

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menggelar kelulusan bagi 100 peserta Crash Program Pilot Project Jasa Marga, Selasa, (21/1). Acara ini diselenggarakan di Auditorium Dr. Indro Suwandi gedung baru Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Universitas Indonesia, Depok.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (21/01) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menggelar kelulusan bagi 100 peserta Crash Program Pilot Project Jasa Marga, Selasa, (21/1). Acara ini diselenggarakan di Auditorium Dr. Indro Suwandi gedung baru Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Universitas Indonesia, Depok.

Read more...