yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp2,4 juta Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Program bantuan produktif untuk usaha mikro yang diberikan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro disebut siap disalurkan mulai 17 Agustus 2020.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Penuhi Kebutuhan Hunian, Kementerian PUPR Dorong Generasi Milenial Tinggal di Hunian Vertikal

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk menyediakan rumah sebagai kebutuhan pokok, di samping sandang dan pangan, bagi masyarakat Indonesia melalui Program Satu Juta Rumah (PSR). 

Read more...

Menkop dan UKM Resmi Melantik Sesmen dan Deputi Kelembagaan Baru

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga secara resmi melantik Prof Rully Indrawan sebagai Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, menggantikan posisi Meliadi Sembiring yang sudah memasuki masa pensiun. Acara pelantikan dilaksanakan di Gedung Auditorium Kemenkop dan UKM, Jakarta, Selasa (30/4). JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga secara resmi melantik Prof Rully Indrawan sebagai Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, menggantikan posisi Meliadi Sembiring yang sudah memasuki masa pensiun. Acara pelantikan dilaksanakan di Gedung Auditorium Kemenkop dan UKM, Jakarta, Selasa (30/4). 

 

 

Selain melantik Prof Rully Indrawan sebagai Sekretaris Kemenkop dan UKM, Puspayoga melantik Luhur Pradjarto sebagai Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM, menggantikan posisi Prof Rully Indrawan yang naik menjadi Sekretaris Kemenkop dan UKM.

 

Usai pelantikan, Prof Rully menyebutkan bahwa posisi barunya tersebut merupakan tantangan dan kepercayaan besar yang harus dijawab. "Saya pikir, langkah Kemenkop dan UKM sudah on the track, terutama dalam pelaksanaan program Reformasi Total Koperasi", tegas Prof Rully.

 

Oleh karena itu, Prof Rully menekankan pentingnya penyajian informasi program kementerian agar bisa diterima publik secara lebih masif lagi. "Program Reformasi Total Koperasi merupakan momentum untuk mengembalikan koperasi dan UKM di seluruh Indonesia pada jalur sebenarnya", tukas Prof Rully lagi.

 

Menurut Prof Rully, pihaknya bersama unsur Gerakan Koperasi di Indonesia sudah memiliki modal dasar yang kuat berupa database koperasi untuk pengembangan koperasi. "Tujuannya, agar daya saing koperasi dan UKM yang menjadi anggota koperasi, terus meningkat", kata Prof Rully.

 

Tak hanya itu, Prof Rully pun akan meningkatkan sinergitas dengan pemerintah daerah dalam pengembangan KUMKM di Indonesia. "Dalam Rakornas KUMKM 2019 ini kita akan memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, lebih efektif lagi. Pasalnya, mereka juga butuh dukungan kebijakan, terutama menyangkut pembiayaan, perijinan, hingga jaringan pemasaran", jelas Prof Rully.

 

Oleh karena itu, Prof Rully optimis, ke depan pelaku koperasi dan UMKM di Indonesia menjadi bagian penting dalam perekonomian nasional dan koperasi menjadi sokoguru ekonomi bangsa.

 

Sementara Deputi Kelembagaan Kemenkop dan UKM Luhur Pradjarto menambahkan, dirinya akan konsisten menggulirkan program Reformasi Total Koperasi yang akan ditambah dengan target-target yang jelas dalam hal rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi, dan pengembangan koperasi. "Dalam Rakornas 2019 ini kita akan mencari titik temu antara pusat dan dari. Bisa bottom up atau top down", kata Luhur.

 

Yang pasti, Luhur akan mendorong koperasi untuk konsisten melakukan pendidikan bagi pelaku usaha koperasi. Sehingga, koperasi akan memiliki SDM yang handal, profesional, dan mumpuni. "Pendidikan anggota koperasi juga harus menjadi prioritas. Usaha koperasinya akan kita genjot, hingga memperkuat komunitas yang ada di masyarakat sehingga berdampak pada jaringan pemasaran koperasi", pungkas Luhur.(Agus)

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Maksimalkan Pelayanan, PT JMRB Tambah Sejumlah Fasilitas di Rest Area KM 88B Purbaleunyi

Guna memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jalan tol, PT Jasamarga Related Business (JMRB) melakukan pembangunan tambahan infrastruktur dan perbaikan sejumlah fasilitas di Rest Area KM 88B Ruas Purbaleunyi (arah Jakarta).JAKARTA, JURNAL IBUKOTA (14/8) - Guna memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jalan tol, PT Jasamarga Related Business (JMRB) melakukan pembangunan tambahan infrastruktur dan perbaikan sejumlah fasilitas di Rest Area KM 88B Ruas Purbaleunyi (arah Jakarta).

Read more...