yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menkop UKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

YOGYAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta. "Omzet penjualan saya drop hingga 80%. Sekarang sudah ada peningkatan, tapi baru 20% saja, belum menutupi biaya produksi," ucap pedagang bernama Istinah yang sudah berdagang di sana selama 11 tahun.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Rencana Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Akan Dukung Pengembangan Wilayah di Bali

MENGWI, JURNAL IBUKOTA: Sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata di Bali, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan konektivitas antar wilayah di Bali, baik melalui pembangunan jalan nasional dan jalan tol, salah satunya adalah rencana pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dengan total panjang sekitar 95 km. 

Read more...

Rakornas Kemenkop dan UKM: Teknologi bagi Layanan Birokrasi Jadi Agenda Utama

Kementerian Koperasi dan UKM akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 2- 4 Mei 2019 di Bangka Belitung. Tiga isu utama akan menjadi pembahasan pada Rakornas tersebut, yakni penyusunan rencana strategis RPJMN 2020–2024, peningkatan teknologi informasi untuk layanan birokrasi dan pembangunan kompetensi sumber daya manusia. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 2- 4 Mei 2019 di Bangka Belitung. Tiga isu utama akan menjadi pembahasan pada Rakornas tersebut, yakni penyusunan rencana strategis RPJMN 2020–2024, peningkatan teknologi informasi untuk layanan birokrasi dan pembangunan kompetensi sumber daya manusia. 

 

 

“Tiga topik tersebut menjadi agenda utama dalam Rakornas juga melakukan koordinasi dan sinergi terhadap kegiatan atau program yang telah dilakukan selama ini,” kata Plt Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan, Kamis (25/4/2019). 

 

Rakornas dengan tema Sinergitas Program dan Kegiatan Pusat dengan Daerah dalam Pemberdayaan Koperasi dan UMKM  akan dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga. 

 

Para kepala dinas koperasi dan UKM tingkat provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia dan para tamu undangan akan hadir  dengan jumlah peserta yang hadir diperkirakan 1.500 orang.  

 

Rully menjelaskan tema revolusi industri 4.0 yang sedang berkembang saat ini dimana teknologi informsi menjadi titik penting, harus dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan birokrasi kepada masyarakat. Melalui teknologi, layanan kepada masyarakat lebih cepat, efisien, murah dan sederhana. 

 

Ia menegaskan jika layanan birokrasi makin mudah, cepat dan efisien akan menciptakan kemudahan berusaha, kegiatan usaha makin besar dan dampaknya penghasilan masyarakat meningkat yang ujungnya juga penerimaan pajak akan naik. 

 

“Kalau bisa dilakukan online mulai dari pelayanan, perijinan dan lain sebagainya dengan demikian ke depan tidak perlu lagi pusat diklat, kalau bisa distance learning.  Kita harap dinamika revolusi industri 4.0 terakomodasi bersama di pusat dan daerah,” kata Rully. 

 

Menyadari infrastruktur di semua daerah belum merata, Rully menegaskan hal ini yang harus dipecahkan bersama. Ada daerah yang jaringan infrastruktur teknologinya  sudah bagus tapi masih ada yang tertinggal. Namun, momentum perkembangan teknologi harus digunakan untuk kepentingan bersama. 

 

Pada Rakornas tersebut, Menteri Puspayoga akan memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah dan tokoh  yang  memberikan dukungan sehingga aktivitas koperasi dan UKM berjalan cepat. 

 

Rully mengemukakan, Gubernur Bangka Belitung sangat antusias dengan pelaksanaan Rakornas koperasi dan UKM di daerahnya. Pertemuan itu diharapkan akan mengenalkan potensi wisata dan UKM di daerahnya. Lebih jauh lagi, apresiasi potensi UKM dan wisata antar daerah akan terjadi pada rakornas itu nanti. (Agus)

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Pembebasan Lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 Capai 18,76%

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.PROBOLINGGO, JURNAL IBUKOTA (08/08)- Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.

Read more...