yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menkop UKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

YOGYAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta. "Omzet penjualan saya drop hingga 80%. Sekarang sudah ada peningkatan, tapi baru 20% saja, belum menutupi biaya produksi," ucap pedagang bernama Istinah yang sudah berdagang di sana selama 11 tahun.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Rencana Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Akan Dukung Pengembangan Wilayah di Bali

MENGWI, JURNAL IBUKOTA: Sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata di Bali, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan konektivitas antar wilayah di Bali, baik melalui pembangunan jalan nasional dan jalan tol, salah satunya adalah rencana pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dengan total panjang sekitar 95 km. 

Read more...

Budi Mustopo: Jurnalis Ingin Berwirausaha untuk Tambah Pendapatan Keluarga

Asdep SDM Kemenkop UKM Bidang Pengembangan Kewirausahaan, Budi Mustopo mengatakan menjadi entrepreneur atau wirausaha pemula adalah keinginan lain bagi para jurnalis dalam hal menc:iptakan bentuk kewirausahaan untuk menambah pendapatan keluarga.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Asdep SDM Kemenkop UKM Bidang Pengembangan Kewirausahaan, Budi Mustopo mengatakan menjadi entrepreneur atau wirausaha pemula adalah keinginan lain bagi para jurnalis dalam hal menc:iptakan bentuk kewirausahaan untuk menambah pendapatan keluarga.

 

 

Menurut dia, kewirausahaan itu konteksnya adalah jiwa, semangat dan kreativitas. "Artinya teman-teman merasa ingin ada sesuatu usaha daripada pekerjaan sehari-hari. Bidang usaha itu jelas unlimited (tidak terbatas) , saya yakin teman-teman media punya kreativitas lain di samping punya tuntutan membuat berita dan waktu yang terbatas,” kata Asdep SDM Kemenkop UKM Bidang Pengembangan Kewirausahaan, Budi Mustopo dalam diskusi bertema “ Kewirausahaan Baru bagi Kalangan Media Massa” di Jakarta, Kamis (25/04/2019).

 

Menurut Budi, wartawan yang sudah membentuk suatu badan koperasi hendaknya menjadikan Koperasi sebagai laboratorium untuk berwirausaha, sehingga akan menambah kesejahteraan bagi wartawan itu sendiri.

 

“Terkait dari perkembangan koperasi, bahwa kepengurusan koperasi sesungguhnya disitulah kesempatan menjadikan koperasi sebagai laboratorium untuk berwirausaha. Selain itu koperasi diharapkan menambah nilai bagi kesejahteraan anggotanya melalui bisnis yang dijalankan,” kata Budi.

 

Budi menambahkan, bila suatu usaha ditekuni akan menjadi cikal bakal bisnis koperasi sehingga dapat menghasilkan dampak ekonomi bagi anggotanya.

 

“Ekosistim kewirausahaan telah tersedia, sudah lengkap seperti deregulasi, SDM, aspek modal dan penunjang lain, tinggal kembali pada diri kita mau atau berani tidak berwirausaha , “ tuturnya.

 

Menurut dia, tujuan pemerintah adalah ingin menumbuhkembangkan kewirausahaan di Indonesia.

 

Karena dengan pertumbuhan kewirausahaan akan banyak menciptakan lapangan pekerjaan dan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

 

"Kita tahu sektor UMKM adalah menjadi tulang punggung bagi ketahanan ekonomi nasional di saat krisis moneter, menyumbang 60 persen lebih PDB dan menyerap tenaga kerja 90 persen, “ tandasnya.

 

 

 CEO Rubelon.com yang juga pakar IT, Syarif Hidayat mengatakan berkembangnya teknologi digital yang demikian cepatnya menjadi sebuah peluang bisnis bagi banyak pihak untuk menciptakan tren bisnis-bisnis baru.

 

“Perubahan dan perkembangan teknologi yang sangat cepat ini, selain bagi para pebisnis, para penggunapun harus bisa menyikapi perubahan tersebut dengan sangat cepat,” kata Syarif.

 

Menurut Syarif, respons industri ke arah dunia digital banyak yang harus dilalui, mulai dengan munculnya para pemanfaat internet, penyampaian informasi, usaha berbasis online, startup digital berbasis aplikasi, hingga munculnya para raksasa unicorn.

 

“Seperti Bukalapak.com, per bulan dapat menghasilkan Rp 1 Triliun dengan transaksi per hari mencapai 150 ribu dan 1,7 juta pengunjung,” katanya. (Agus)

 

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Arus Balik, Posko Penyekatan Kendaraan di Km 30 Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta Mulai Dioperasionalkan

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA (27/5): Memasuki arus balik pasca Idul Fitri 1441 H, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengendalian transportasi melalui titik penyekatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta di Km 30 Gerbang Tol Cikupa. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

Pembebasan Lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 Capai 18,76%

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.PROBOLINGGO, JURNAL IBUKOTA (08/08)- Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.

Read more...