yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Ajak Pelaku UMKM dan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan, Sekretaris Kemenkop dan UKM Bagikan Masker Gratis

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Sebagai upaya dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta mematuhi protokol kesehatan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) membagikan masker gratis kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun masyarakat. Pembagian masker gratis tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan di kawasan jalan Setia Budi, Jakarta Selatan. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR Salurkan Bansos 200 Kantung Sembako kepada PWI

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 200 kantung sembako. Kali ini Bansos diberikan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Penyaluran Bansos dari KORPRI PUPR secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman kepada Sekretaris Jenderal PWI Mirza Zulhadi di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Read more...

Muslimpreneur Dinilai Cocok bagi Wirausaha Baru Generasi Millenial

Muslimpreneur yang merupakan konsep berwirausaha yang Halalan Thayyiban, karena nilai yang dianut adalah perilaku jujur dan amanah sebagaimana perilaku Nabi Muhammad SAW, dinilai  cocok bagi generasi muda khususnya kalangan santri dan mahasiswa.SURABAYA, JURNAL IBUKOTA: Muslimpreneur yang merupakan konsep berwirausaha yang Halalan Thayyiban, karena nilai yang dianut adalah perilaku jujur dan amanah sebagaimana perilaku Nabi Muhammad SAW, dinilai  cocok bagi generasi muda khususnya kalangan santri dan mahasiswa.

 

 

“Dalam konsep muslimpreneur hubungan yang dibangun itu Hablum minallah, Hablum minan-nas. Hubungannya vertikal (kepada Tuhan) dan horizontal (kepada sesama dan lingkungan). Muslimpreneur adalah soal bagaimana kita bisa berperilaku jujur dalam berbisnis, didukung dengan pemanfaatan teknologi, namun berujung pada humanity,” ujar chairman International Council for Small Business (ICSB) Indonesia, Hermawan Kartajaya, dalam kuliah umum di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Kamis (18/4). 

 

Hadir dalam acara itu Wagub Jatim Emil Dardak,  Sekretaris Kemenkop dan UKM Rully Indrawan dan Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS-yayasan yang menaungi Unusa) M. Nuh. 

 

Hermawan yang juga staf khusus Menkop dan UKM menegaskan,  konsep Muslimpreneur bukanlah konsep yang eksklusif, namun  justru bersifat inklusif. Hal ini tercermin dari perilaku Nabi Muhammad yang tidak mempekerjakan karyawan berdasarkan latar belakang agama atau ras. 

 

"Beliau menempatkan pekerja sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, apapun latar belakang mereka. Ada nilai-nilai toleransi di sana, dan ini sifat yang inklusif,” tegasnya.

 

Ia juga mengatakan, International Council for Small Business (ICSB) Indonesia bekerja sama dengan sejumlah  universitas, akan  membawa kajian Muslimpreneur ke forum ICSB Internasional.

 

“ICSB Indonesia bersama akan meriset lebih jauh mengenai konsep Muslimpreneur ini dan akan kami presentasikan konsep kewirausahaan dalam perspektif Islam ini di Kairo pada gelaran The 64th Annual ICSB World Congress  and ICSB Academy (16-21 Juni 2019),” kata Hermawan Kartajaya.

 

Hermawan menilai, ada banyak hal menarik soal bagaimana Islam memandang kewirausahaan. “Nabi Muhammad merupakan role model di bidang entrepreneur dan perilaku yang beliau terapkan sejalan dengan konsep Marketing 3.0, ” ujar Hermawan. 

 

Marketing 3.0  merupakan konsep berbisnis yang berbasis pada human spirit dan mempedulikan People, Planet, dan tanpa mengabaikan Profit.

 

Siapkan Ekosistem

 

Sementara itu M. Nuh mengatakan entrepreneur merupakan salah satu bagian dari ekosistem  yang disiapkan NU untuk generasi mendatang khususnya kalangan santri dan mahasiswa di lingkungan NU.

 

"Enam atau tujuh tahun lalu,  kami berpikir apa yang bisa disiapkan  bagi  mereka yang akan menyandang alumni Unusa, kalau kami siapkan kerudung maka akan cepat habis, maka kami siapkan ekosistem entrepreneur sejak awal," kata mantan Mendikbud ini.

 

"Dengan entrepreneur itu artinya kan dagang, dan kita harus pandai membaca peluang, dan merealisasikannya. Kalau ndak ada peluang, ya kita ciptakan peluang itu. Makanya kita siapkan ekosistemnya," kata M Nuh. 

 

Sedangkan Rektor Unusa Ahmad Jazidie mengatakan sebagai perguruan tinggi yang memiliki visi menciptakan generasi wirausaha (entrepreneur) muda, Unusa selalu memberi pembekalan para mahasiswa dari mengenal, menjiwai, hingga mengimplementasikan kewirausahaan. 

 

Menurut Achmad Jazidie, kekuatan wirausaha di Ponpes sangatlah luar biasa. Maka wajar jika program unggulan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa adalah ‘Satu Pesantren Satu Produk’. Program yang diharapkan dapat menghasilkan produk pesantren modern yang dikelola para santri. 

 

Guna membantu menciptakan produk wirausaha pesantren yang modern, Ponpes perlu pendampingan institusi. Para santri pelaku entrepreneur perlu pembinaan konsep dan akses pemasaran, teknik pengemasan, strategi harga, hingga penyusunan laporan keuangan. 

 

Apalagi pemerintah pusat telah menetapkan Program Santripreneur yang menjadikan Ponpes sebagai sumber bibit wirausaha baru dan sentra pertumbuhan sektor industri  mikro, kecil dan menengah. Selama tahun 2014-2015, terdapat 28.961 Ponpes yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah santri lebih dari 4 juta orang.

 

Perkembangan era digital saat ini juga diyakini bakal mendorong para santri menjadi agen perubahan yang strategis dalam membangun bangsa dan perekonomian Indonesia di masa mendatang. Terlebih sampai 10 tahun ke depan, Indonesia akan menikmati bonus demografi atau momentum ketika penduduk didominasi usia produktif (15-64 tahun) yang mencapai 70%. 

 

Menurut Jazidie, kuliah umum kali ini merupakan kelanjutan sukses 'Festival Entrepreneur Plus' yang digelar Unusa di DBL, pada Maret 2019. Tingginya animo kalangan anak muda menarik perhatian tim ICSB Indonesia. 

 

“Dari hasil diskusi kuliah umum ini, nanti akan kami sampaikan pada Kongres ICSB di Kairo sekitar bulan Juni-Juli 2019,” katanya. 

 

Pada kesempatan tersebut juga akan dilakukan penandatanganan kerja sama antara ICSB dengan Unusa sebagai kampus yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan entrepreneur muda di Indonesia. (Agus)

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Twitter

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Infra Siagakan Layanan Lebaran 2020 “Silaturahmi Beri Aman: Bersama Jaga Diri Tingkatkan Iman”

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  ASTRA Infra, kelompok usaha ASTRA yang telah berkontribusi sepanjang 350 km infrastruktur jalan tol, menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol jelang Lebaran 2020 meskipun di tengah Pandemi.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Info Jalan Tol

H2 Lebaran 2020, Jasa Marga Catat 55 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta

Pada hari kedua (H2) Lebaran 2020, Senin (25/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 55.776 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (26/05) Di hari kedua (H2) Lebaran 2020, Senin (25/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 55.776 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. 

Read more...