yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Berbicara dalam Diskusi Forkopimda, Teten Beberkan 5 Sumber Masalah Utama UMKM. Apa saja ?

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjadi salah satu pembicara dalam acara diskusi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Teten berbicara di sesi panel keenam bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Diresmikan Presiden, Ruas Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang-Kayu Agung Tingkatkan Arus Logistik di Pulau Sumatera Bagian Selatan

LAMPUNG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera sepanjang 2.974 Km dari Lampung hingga Aceh yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2024. Demikian disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 Km di Gerbang Tol (GT) Simpang Pematang KM 240, Jumat (15/11/2019). 

Read more...

Kemenkop dan UKM bersama TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia

CEO dan Co-Founder PT Top Karir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo meyakini bahwa untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus dilakukan pula seluruh stakeholder.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: CEO dan Co-Founder PT Top Karir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo meyakini bahwa untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus dilakukan pula seluruh stakeholder.

 

 

 Oleh sebab itu, TopKarir.com yang didirikan Bayu bersama Andi F Noya (Host Kick Andy), Billy Boen (Founder Young On Top), dan Diana Tanu (Chief Operating Officer PT Top Karir Indonesia), akan turut berperan karena sudah memiliki pengalaman di bidang rekrutmen online total selama lebih dari 15 tahun. Hal itu dikatakan Bayu pada acara jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/11).

 

Bayu menambahkan, TopKarir telah bekerja sama secara resmi dengan pemerintah, dalam hal ini bermitra secara strategis melalui kemitraan pemerintah dengan swasta, dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Bappenas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Mayoritas yang telah menggunakan layanan TopKarir adalah UKM sekitar 8.000-an jumlahnya. Beberapa grup besar juga menyambut baik dan mendukung penuh kehadiran TopKarir, di antaranya Sinarmas Grup, Triputra Grup, Garuda Food, Salim, Grup Djarum, Grup Agung Sedayu, dan Grup Rajawali", kata Bayu.

 

Salah satu inisiatif yang dibuat TopKarir dengan delapan grup besar tadi adalah untuk membantu mengatasi isu ketenagakerjaan di Indonesia. Yaitu, melalui program Berdaya (Berdaya.topkarir.com) yang ditujukan untuk siswa dan alumni SMK. "Berdaya memiliki dua program yaitu praktik kerja industri tersertifikasi serta rekrutmen", tandas Bayu.

 

Bayu mengungkapkan, sejak awal berdiri TopKarir bersinergi dengan Young On Top, sebuah organisasi komunitas anak muda yang konsisten dalam melengkapi anak muda Indonesia dengan ilmu pengembangan diri. Saat ini, anggota Young On Top sudah mencapai 600 ribu orang dan telah tersebar di 25 kota besar di Indonesia.

 

Pada 2017, lanjut Bayu, TopKarir sudah menandatangani kerja sama dengan Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud untuk membantu lulusan SMK seluruh Indonesia dalam meningkatkan pekerjaan mereka. "Dalam melakukan misinya ini, TopKarir telah berkeliling ke puluhan kota di Indonesia untuk memastikan seluruh siswa SMK terdaftar di situs topkarir.com sehingga memperbesar kesempatan mereka untuk diserap oleh industri, baik oleh UKM yang berada di daerah tempat siswa tersebut berada atau perusahaan kelas menengah dan besar yang ada di Indonesia maupun di luar negeri", papar Bayu lagi.

 

Untuk itu, Bayu mengatakan bahwa TopKarir akan melakukan langkah konkret membantu anak muda Indonesia dengan menggelar Job Fair-TopKarir Expo pada 16-17 November 2018. "TopKarir Expo akan melibatkan 60 perusahaan dan ribuan lowongan pekerjaan", imbuh Bayu.

 

Lebih dari itu, Bayu mengakui, pihaknya baru saja mendapatkan pendanaan dari beberapa grup konglomerasi di Indonesia. Investasi yang dipimpin PT Gan Konsulindo (Gan Kapital) ini akan digunakan untuk pengembangan operasional dan percepatan bisnis. "Sehingga, dapat menjangkau seluruh generasi muda Indonesia, baik yang merupakan tenaga kerja aktif maupun yang segera memasuki dunia kerja di Indonesia", tukas Bayu.

 

Sementara itu, dalam sambutannya, Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat Kemenkop dan UKM Haryanto menyambut baik gelaran TopKarir Expo yang ditujukan untuk kalangan generasi muda dan akan selalu memberikan dukungan penuh. "Karena, salah satu tugas Kemenkop dan UKM adalah menciptakan para generasi milenial agar menjadi wirausaha-wirausaha muda yang tangguh dan handal", kata Haryanto.

 

Haryanto menjelaskan, pihaknya memiliki program strategis Gerakan Mahasiswa Pengusaha di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. "Kita memberikan pelatihan, pembekalan, keterampilan, dan bantuan permodalan hingga Rp13 juta per orang. Intinya, kita ingin selalu membangun dan menciptakan para wirausaha muda yang handal dan tangguh", tegas Haryanto.

 

Haryanto pun berharap agar para wirausaha muda mampu memanfaatkan era digital untuk meningkatkan produksi dan pemasaran dari produk yang dihasilkannya. "Karena, bila jumlah wirausaha muda meningkat, maka akan menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan di Indonesia, sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia sudah berada di level 3,1%", pungkas Haryanto. (Agus)

 

 

primi sui motori con e-max

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Libatkan Lebih dari 8.500 Mahasiswa Kelola Sampah Plastik, Sinergi Jasa Marga – UI Catat Rekor MURI

Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Read more...

Info Jalan Tol

Tingkatkan Pelayanan Kepada Pengguna Jalan, ATI Teken MoU dengan Para Regulator

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.

Read more...