yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Berbicara dalam Diskusi Forkopimda, Teten Beberkan 5 Sumber Masalah Utama UMKM. Apa saja ?

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjadi salah satu pembicara dalam acara diskusi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Teten berbicara di sesi panel keenam bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Presiden Jokowi : Ketersediaan Infrastruktur Menjadi Pondasi Indonesia Menuju Negara Maju

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”. 

Read more...

21 UKM Berprestasi Raih Anugerah Smesco Award 2018

Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) bekerja sama dengan Majalah Peluang menggelar Smesco Award 2018. Sebanyak 21 UKM berprestasi dengan sejumlah kriteria raih penghargaan dalam ajang Smesco Award tersebut sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) bekerja sama dengan Majalah Peluang menggelar Smesco Award 2018. Sebanyak 21 UKM berprestasi dengan sejumlah kriteria raih penghargaan dalam ajang Smesco Award tersebut sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM. 

 

 

Smesco Award 2018 digelar di Creative Stage gedung Smesco Indonesia pada Jumat (26/10/2018). Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, didampingi Direktur Utama LLP Emilia Suhaimi, dan CEO Majalah Peluang Irsyad Muchtar memberikan langsung penghargaan tersebut kepada UKM. 

 

“Pemberian penghargaan Smesco Award ini motivasi. Makanya kita berikan kepada entrepreneur kita supaya bisa naik kelas yang ujungnya meningkatkan ratio wirausaha,” kata Menkop dan UKM Puspayoga usai acara. 

 

Pemerintah tengah berupaya mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga untuk menumbuhkan jumlah wirausaha. Meski jumlah wirausaha di Indonesia sudah meningkat sejak tahun 2014 hanya 1,65 persen menjadi 3,01 persen tahun 2016. Namun capaian itu masih kalah  dibandingkan dengan Malaysia, Singapura, maupun Thailand.

 

"Saya yakin 2017 dan 2018 akan naik lagi, kan belum dihitung lagi. Pasti ada kenaikan. Target kita ya minimal bersaing dengan tetangga kita karena kan kita baru pecah telor," kata Puspayoga.

 

Dalam laporannya, Emilia mengatakan tujuan dari diselenggarakannya Smesco Award ini adalah untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada para wirausaha agar lebih kreatif dan produktif dalam mengembangkan usahanya sehingga pada gilirannya usahanya akan terus meningkat ke level yang semakin baik, dan oleh karena itu  kegiatan ini  boleh disebut sebagai ajang wisuda UKM Naik Kelas.  

 

“Dalam ajang Wisuda UKM Naik Kelas ini, kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pelaku UKM yang telah mendedikasikan segenap kemampuannya untuk mengembangkan usaha,” papar Emilia.

 

“Boleh jadi mereka bukan yang terbaik, tetapi apa yang telah mereka lakukan dapat menggugah semangat dan menginspirasi para pelaku UKM lainnya untuk bangkit dan berprestasi. Mereka yang menginspirasi itulah yang hari ini di anugerahkan sebuah Award, sebagai wujud kepedulian bahwa pemerintah senantiasa memberikan akses yang semakin baik bagi mereka yang berprestasi,” tambah Emilia.

 

Ajang penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan status UKM di mata masyarakat karena adanya pengakuan atas karya mereka, mengedukasi masyarakat betapa kreativitas dan inovasi bukan saja merupakan sebuah peluang bisnis, akan tetapi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan akan tersedianya produk dan jasa yang mengikuti trend perkembangan zaman.

 

“Memberikan motivasi kepada UKM dan karyawannya untuk terus dan tidak berhenti berinovasi. Meningkatkan loyalitas masyarakat terhadap produk-produk unggulan UKM, serta sebagai bagian dari upaya untuk terus memacu daya saing UKM,” ucap Emilia. 

 

CEO Majalah Peluang, Irsyad Muchtar mengatakan 21 wirausaha yang mendapat anugerah Smesco Award 2018 terdiri dari 7 kategori yaitu UKM  innovative, UKM social preuneur, UKM job creation, UKM export oriented, UKM culture heritage, UKM business sustainability dan UKM handmade creation.

 

“Dari sebanyak 150 wirausaha yang dinilai inspiratif, tim juri yang terdiri dari tujuh orang telah melakukan seleksi dan penilaian yang ketat sehingga terpilih sebanyak  21 wirausaha yang dinilai layak menerima Smesco Award 2018,” papar Irsyad.

 

Dalam kesempatan yang sama, Smesco juga menggelar Rembug Kopi Nusantara yang diadakan untuk memberi ruang gerak kepada para pelaku KUKM di bidang perkopian mengekpresikan potensi yang dimilikinya,  dan mempromosikan hasil kreativitas mereka kepada masyarakat luas.

 

Berbagai kegiatan menarik digelar pada RKN, mulai dari pengenalan perjalanan biji kopi menuju secangkir kopi yang siap diminum. Pengetahuan cara membuat dan menyantap minuman kopi tiam atau kopi tarik, kopi arang atau kopi joss, yang khas di masing-masing daerah seluruh pelosok negeri juga mengenalkan seni barista dan teknik-teknik menyeduh kopi mutakhir sebagai bisnis kopi lokal yang modern. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Infrastruktur Pondasi Indonesia Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok Tanah Air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat menjadi negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

"Infrastruktur merupakan pondasi bagi Indonesia untuk mampu berkompetisi dengan negara lain. Indeks daya saing Indonesia masih berada pada posisi di tengah terhadap negara-negara lain. Kita ingin berada pada posisi yang lebih tinggi. Kemudian kita akan masuk ke agenda besar yang kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan selanjutnya baru masuk ke agenda besar inovasi dan teknologi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur" yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

 

 

 

 

 

 

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

ASTRA Tol Tangerang-Merak Tingkatkan Pelayanan Infrastruktur dan Transaksi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Memasuki semester 2/2019, peningkatan pelayanan infrastruktur dan transaksi semakin digencarkan. 

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Libatkan Lebih dari 8.500 Mahasiswa Kelola Sampah Plastik, Sinergi Jasa Marga – UI Catat Rekor MURI

Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Untuk mengimbangi proses bisnis jalan tol yang memiliki citra yang bertolak belakang dengan pelestarian alam, Jasa Marga berkomitmen untuk mengangkat program-program kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Read more...

Info Jalan Tol

Tingkatkan Pelayanan Kepada Pengguna Jalan, ATI Teken MoU dengan Para Regulator

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan. Asosiasi yang terdiri dari 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini turut menandatangani nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan para regulator terkait.

Read more...