Menko Puan: Rastra Itu Bagian Tidak Terpisahkan dalam Stabilisasi Pangan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan beras sejahtera (rastra) adalah bagian tidak terpisahkan dalam stabilisasi pangan. 

 

"Pada tahun 2017 ini Bulog telah berhasil menyalurkan sebesar 98,45 persen dari pagu Rastra 2017," ucap Menko Puan Maharani saat rapat koordinasi membahas usulan beras sejahtera (Rastra) bulan ke-13 di Gedung Ali Wardhana Kemenko Perekonomian, Selasa (19/12) lalu.

Sebelumnya, Puan menjelaskan, pada tahun 2015 distribusi rastra yang ke-13 dilakukan pada bulan September, sedangkan rastra ke-14 dilakukan bulan November. Dalam rakor tersebut, Puan menyebutkan terkait penambahan satu bulan rastra itu harus mencakup penambahan 1 bulan BPNT. Di mana, yang pada saat ini sangat sukar dilaksanakan karena sudah mendekati akhir tahun. 

"Rastra ke-13 dan 14 memang sudah pernah kita lakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun pada saat itu dilakukan untuk mengatasi dampak el nino (cuaca) agar tidak mengganggu keseimbangan pangan," terang Puan.

Bagi Puan pemerintah saat ini harus benar-benar mempertimbangkan ketersediaan anggaran yang dimiliki dan kondisi ketahanan pangan yang cukup kondusif, sepertinya pendistribusian Rastra ke-13 tidak terlalu diperlukan. 

Puan juga menjelaskan bahwa pada 2017 bantuan pangan yang telah disalurkan pemerintah untuk masyarakat miskin itu terdiri dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dan Subsidi Rastra sebanyak 14,2 juta KPM.

Diketahui, Rapat tersebut dipimpin oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution yang dihadiri oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, perwakilan dari Kementerian dan Lembaga terkait seperti Bulog, Kemensos, dan lainnya. (***)

 

primi sui motori con e-max