yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Wirausaha Indonesia Harus Mampu Adaptasi dengan Revolusi Industri 4.0

BEKASI, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan peran perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0, tidak hanya sebagai penghasil lulusan sarjana, tetapi juga sebagai Entrepreneurial University yaitu universitas yang bisa melahirkan para wirausahawan yang kreatif dan inovatif, serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Pertama Kali, Upacara HUT RI Ke-73 di PLBN Entikong Berlangsung Khidmat

ENTIKONG, JURNAL IBUKOTA: Masyarakat yang tinggal di perbatasan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat melaksanakan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 di lapangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Jumat (17/8/2018). Sejak diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada Desember 2016 lalu, PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat telah menjadi ikon dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan.

Read more...

Kiprah Ciputra di Ranah Properti

Oleh Agus S. Soerono

Wartawan Harian Ekonomi Neraca

JAKARTA: Ketika krisis ekonomi melanda Indonesia pada 1997-1998, banyak pengusaha nasional yang hengkang ke luar negeri. Namun Ciputra sebagai seorang anak bangsa,

tidak ikut-ikutan hengkang. Dia memutuskan untuk tetap berjuang di negeri sendiri. Ia pun tidak mau ngemplang, meskipun perusahaan miliknya, Ciputra Grup, ikut terkena badai krisis.

Ciputra terlahir sebagai anak ketiga dari pasangan Tjie Sim Poe dan Lie Eng Nio di kota kecil bernama Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931. Keluarga sederhana ini menjalankan sebuah usaha kecil berupa toko kelontong di rumah mereka di Bumbulan, sebuah tempat yang berjarak 150 kilometer dari Gorontalo.

Dia menjadi anak yatim sejak usia 12 tahun karena sang ayah ditangkap tentara pendudukan Jepang dengan tuduhan palsu menjadi mata-mata Belanda dan akhirnya meninggal. Keluarga itu semakin terpuruk setelah Jepang menutup satu-satunya usaha tumpuan hidup mereka berupa toko kelontong. Akhirnya keluarga Ciputra muda harus menderita dalam kemiskinan.
Kegetiran masa kanak-kanak yang diakibatkan meninggalnya sang ayah dan kemiskinan yang mendera menjadikan Ciputra muda bercita-cita untuk bekerja keras dan belajar demi membebaskan diri dan keluarga dari kemiskinan.

Tekad baja Ciputra muda dibuktikan dengan memasuki bangku sekolah dasar meski usianya sudah mencapai 12 tahun saat itu. Sebelum belajar di sekolah, ia harus bangun jam 5 pagi, memberi makan hewan-hewan ternaknya dan bersiap ke sekolah. Karena tidak memiliki kendaraan dan sekolahnya cukup jauh, ia harus terbiasa berjalan kaki setiap pagi sejauh 7 kilometer untuk sampai ke sekolah. Ia kembali pulang ke rumah dari sekolah dengan perut yang kosong. Belum lagi jika hari hujan saat hendak berangkat sekolah, ia harus kerepotan membungkus bajunya dalam daun woku (sejenis tanaman palem) agar tetap kering dan bisa dipakai di sekolah.

Meskipun dia terlambat menempuh pendidikan, Ciputra tidak merasa rendah diri apalagi patah semangat. Saat mencapai usia 16 tahun, Ciputra lulus dari bangku sekolah dasar untuk kemudian meneruskan pendidikan ke jenjang menengah di sebuah SMP di Gorontalo dan SMA di kota Manado. Diapun berprestasi di bidang olahraga yang diraih Ciputra muda dengan terpilih sebagai atlet lari 800 m dan 1500 meter di PON (Pekan Olahraga Nasional) II sebagai wakil dari Sulawesi Utara. Walaupun harus bekerja keras, Ciputra muda tetap dapat menunjukkan prestasi belajar yang memuaskan.

Itu cerita sekitar 80 tahun lalu. Namun kini nama Ciputra mempunyai makna tersendiri. Ketika menyebut nama Ciputra yang terbayang dalam pikiran kita adalah mengenai seorang pengusaha properti tangguh yang kini tengah berkibar. Ciputra yang memulai kariernya di bidang properti di PT Pembangunan Jaya, kini menjadi Raja Properti di Indonesia dengan Ciputra Grup-nya yang target total penjualannya pada 2012 Rp 10 triliun atau naik 80% dibandingkan dengan penjualan 2011 yang mencapai Rp 5,5 triliun. Bahkan kini bisnis propertinya sudah merambah ke mancanegara yaitu Vietnam, Kamboja, Myanmar dan China. Ciputra, Sang Pelopor adalah juga Sang Pejuang properti. Dia pantas menjadi contoh dan panutan bagi para entrepreneur muda dalam mengembangkan bisnisnya.

primi sui motori con e-max

Gempa 7,0 SR Guncang Lombok Utara, NTB

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dampak gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Sumbawa dan Bali pada 5/8/2018 pukul 18.46 WIB telah menyebabkan berbagai wilayah mengalami kerusakan. Jumlah korban terus bertambah. Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB mencatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan pengungsi mencapai ribuan jiwa yang tersebar di berbagai lokasi.Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dampak gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Sumbawa dan Bali pada 5/8/2018 pukul 18.46 WIB telah menyebabkan berbagai wilayah mengalami kerusakan. Jumlah korban terus bertambah. Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB mencatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan pengungsi mencapai ribuan jiwa yang tersebar di berbagai lokasi.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Transportasi

Kris Ade: Volume Lalu Lintas pada Periode Mudik 2018 Naik 5,6% di Ruas Tol Tangerang - Merak

CIUJUNG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Kris Ade Sudiyono mengatakan peningkatan volume lalu lintas pada periode mudik Tahun 2018 diperkirakan 5,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Kejar Target Penyelesaian Pembangunan Konstruksi

BALIKPAPAN, JURNAL IBUKOTA: Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan total panjang 99,35 Km akan menghubungkan 2 kota besar di Kalimantan yaitu Kota Balikpapan dan Kota Samarinda. Jalan tol yang ditargetkan untuk bisa diselesaikan pada penghujung tahun 2018, sehingga dapat beroperasi penuh pada awal tahun 2019 ini, menunjukkan progres positif, hingga awal Agustus 2018, progres Seksi 2, Seksi 3 dan Seksi 4 adalah 63,31% sementara progres konstruksi Seksi 1 sampai dengan Seksi 5 adalah 65,25%. Hingga awal bulan Agustus 2018, progres pembebasan lahan telah mencapai 95,47% dari total keseluruhan lahan. 

Read more...