yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Koperasi Perempuan Potensial Jadi Basis Pengembangan Kewirausahaan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Koperasi yang dikelola dan beranggotakan kaum perempuan dinilai sangat potensial menjadi basis pengembangan kewirausahaan di Indonesia.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Venue Jetski dan Venue Layar Ditargetkan Rampung Juni 2018

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Sebanyak 78 Venues dan 14 Non Venue disiapkan sebagai sarana dan prasarana Asian Games XVIII Tahun 2018 di Jakarta, Sumatera Selatan dan Jawa Barat. Dari jumlah tersebut 33 Venue baik yang akan digunakan untuk pertandingan maupun latihan serta 10 bangunan/penataan kawasan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Read more...

Berkat Upsus Siwab, Populasi Sapi Kabupaten Dompu Meningkat

Pemerintah Kabupaten Dompu berhasil meningkatkan populasi ternak sapi di daerah tersebut melalui program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Dompu tercatat telah memenuhi target Inseminasi Buatan (IB) pada 10.050 ekor sapi. Berdasarkan data yang dihimpun Pemkab Dompu menunjukkan, hingga 23 September 2017 tingkat kebuntingan sapi di Dompu mencapai 115,01% (5.938 ekor) dari target yang ditetapkan pemerintah pusat untuk kabupaten tersebut yaitu 5.161 ekor.DOMPU, JURNAL IBUKOTA: Pemerintah Kabupaten Dompu berhasil meningkatkan populasi ternak sapi di daerah tersebut melalui program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Dompu tercatat telah memenuhi target Inseminasi Buatan (IB) pada 10.050 ekor sapi. Berdasarkan data yang dihimpun Pemkab Dompu menunjukkan, hingga 23 September 2017 tingkat kebuntingan sapi di Dompu mencapai 115,01% (5.938 ekor) dari target yang ditetapkan pemerintah pusat untuk kabupaten tersebut yaitu 5.161 ekor.

 

Berdasarkan data ISIKHNAS disebutkan, kontribusi Kabupaten Dompu terhadap target IB dan kebuntingan Upsus Siwab Provinsi NTB yaitu sebesar 5% dengan target IB sebanyak 7.070 ekor dan target kebuntingan sebanyak 5.161 ekor. Raihan IB per 23 September 2017 adalah mencapai 10.050 ekor atau 142,1% dan raihan kebuntingan sebanyak 5.938 ekor atau 115,01%.

Terkait dengan capaian kinerja Kabupaten Dompu tersebut, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita menyampaikan penghargaan dan apresiasi. "Pemerintah pusat terkesan dan memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Dompu dalam mengembangkan sub sektor peternakan, yang mana daerah ini memiliki potensi untuk terus dikembangkan," kata Dirjen PKH pada Sambutannya dalam acara Panen Pedet di KTT Mada Lembada Desa Simpasai Kabupaten Dompu, Kamis 28 September 2017.

Selama ini Dompu dikenal sebagai salah satu kabupaten penghasil ternak sapi di provinsi NTB khususnya pulau Sumbawa. Dengan adanya dukungan lahan dan sumber daya manusia, Kabupaten Dompu memiliki potensi yang cukup menjanjikan untuk pengembangan sub sektor peternakan.

“Pengembangan peternakan di Kabupaten Dompu diharapkan lebih maju ke depannya, sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para peternak”, kata I Ketut Diarmita. “Untuk itu, Pemerintah Pusat dan Daerah harus berusaha terus mendorong pertumbuhan populasi ternak salah satunya melalui optimalisasi reproduksi”, himbau I Ketut Diarmita.

"Kepala Dinas dan Bupati harus selaras dalam berkoordinasi untuk memajukan sektor peternakan di Dompu. Pemerintah pusat akan selalu mendukung upaya Dompu untuk terus meningkatkan populasi ternaknya," ucap Dirjen PKH.

Sementara itu, Bupati Dompu Bambang M Yasin menyampaikan, Provinsi NTB merupakan daerah sumber bibit sapi Bali yang banyak dibutuhkan oleh provinsi lain. Setiap tahun Provinsi NTB mengeluarkan ternak hingga sekitar 15 ribu ekor untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri. “Untuk itu Provinsi NTB diharapkan menjadi gudang bibit sapi, dengan jargon yang dimiliki "Bumi Sejuta Sapi" dan telah siap untuk mensukseskan program Upsus SIWAB”, kata Bambang M Yasin.

Bupati Dompu Bambang M Yasin juga menyampaikan, pemerintah daerah berupaya menarik lebih banyak generasi muda untuk terlibat dan memajukan sektor peternakan. “Saya sengaja menggunakan celana levis dan baju levis karena Peternak itu harus tampil gagah dan ganteng. Tidak boleh tampil miskin dan susah. Karena jika penampilan seperti itu terus tidak ada yg berminat. Contoh penampilan saya, harus gagah. Agar saudara2 kita yang mau bertani beternak menjadi tertarik dan berminat untuk bertani beternak”, ujar Bupati Dompu.

Bambang menjelaskan Pemkab Dompu sangat berkomitmen mengembangkan sektor agribisnis, ditunjukkan dengan hadirnya sejumlah investor di sektor peternakan sapi, jagung, dan perkebunan tebu untuk memproduksi gula.

"Saat ini kapal telah antre untuk komoditas jagung dan gula. Saya targetkan dalam dua tahun ke depan kita akan buat kapal mengantre untuk mengangkut sapi," tutup Bambang. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau TPS R3 Citarik Pel. Ratu

Setelah meninjau kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pasir Suren, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi PKT kedua yakni Desa Citarik Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 8 April 2018. Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDDT Eko Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Di Desa Citarik, Presiden Jokowi juga berkesempatan meninjau Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce, reuse, recycle atau dikenal TPS-3R. Pembangunan TPS-3R dilakukan tahun 2016, oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan anggaran Rp 550 juta.SETELAH meninjau kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pasir Suren, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi PKT kedua yakni Desa Citarik Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 8 April 2018. Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDDT Eko Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Di Desa Citarik, Presiden Jokowi juga berkesempatan meninjau Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce, reuse, recycle atau dikenal TPS-3R. Pembangunan TPS-3R dilakukan tahun 2016, oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan anggaran Rp 550 juta.

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Refokusing Pembangunan Peternakan untuk Wujudkan Swasembada Protein Hewani dan Pengentasan Kemiskinan

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah pembangunan peternakan dan kesehatan hewan  saat ini fokus untuk mewujudkan swasembada protein hewani dan pengentasan kemiskinan untuk masyarakat di pedesaan. Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan hari ini Senin tanggal 16 April 2018 di IPB Internasional Convention Center Bogor.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

KLHK Tegas Tangani Kasus Pencemaran Lingkungan

Direktur Jenderal Gakkum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan sejak tahun 2015, KLHK melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK telah melakukan penanganan 2.052 pengaduan, dan pengawasan terhadap 462 perusahaan, yang meliputi 1.544 perizinan lingkungan. Sedangkan, khusus kasus terkait limbah bahan beracun dan berbahaya (B3), telah diterbitkan sanksi administratif pada 61 perusahaan, proses penegakan hukum pidana sebanyak 65 kasus, dan 9 kasus di antaranya telah siap untuk disidangkan di pengadilan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Direktur Jenderal Gakkum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan sejak tahun 2015, KLHK melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK telah melakukan penanganan 2.052 pengaduan, dan pengawasan terhadap 462 perusahaan, yang meliputi 1.544 perizinan lingkungan. Sedangkan, khusus kasus terkait limbah bahan beracun dan berbahaya (B3), telah diterbitkan sanksi administratif pada 61 perusahaan, proses penegakan hukum pidana sebanyak 65 kasus, dan 9 kasus di antaranya telah siap untuk disidangkan di pengadilan.

Read more...

Transportasi

Kecepatan Kendaraan Meningkat 35,04% Pada Pekan Pertama Pemberlakuan Paket Kebijakan di Jalan Tol Janger

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru  mengatakan paket kebijakan yang diterapkan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Janger) pada pekan pertama, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat adanya peningkatan kecepatan kendaraan yang signifikan di segmen Kunciran-Kembangan arah Jakarta pada periode tanggal 16-20 April 2018 pukul 06.00-09.00 WIB, dari sebelumnya 22,09 Km/jam naik sebesar 35,04%, menjadi 29,83 Km/jam.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru  mengatakan paket kebijakan yang diterapkan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Janger) pada pekan pertama, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat adanya peningkatan kecepatan kendaraan yang signifikan di segmen Kunciran-Kembangan arah Jakarta pada periode tanggal 16-20 April 2018 pukul 06.00-09.00 WIB, dari sebelumnya 22,09 Km/jam naik sebesar 35,04%, menjadi 29,83 Km/jam.

Read more...