yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Masa Depan Industri Pariwisata Ubud Bali, Butuh Entrepreneurship Berbalut Kearifan Lokal

UBUD, BALI, JURNAL IBUKOTA: Meski masih menjadi destinasi utama dunia,  namun industri pariwisata (tourism) Bali dituntut melakukan inovasi dan jangan hanya mengandalkan anugerah keindahan dan budaya yang selama ini melekat di pulau Dewata.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kementerian PUPR Menerima Penghargaan Pengelola Surat Berharga Syariah Negara

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menerima penghargaan sebagai Pengelola Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Terbaik Tahun Anggaran (TA) 2017 dari Kementerian Keuangan. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Pengelolaan Kas Negara Rudy Widodo dan diterima oleh Sekretaris Ditjen Bina Marga, Soebagiono di Jakarta, pada Kamis (19/7).

Read more...

Upaya Kementan Antisipasi Kerugian Peternak Akibat Bencana Erupsi Gunung Agung

Dalam rangka mengantisipasi bencana erupsi Gunung Agung Bali, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah mengambil langkah-langkah penanganan evakuasi ternak sapi dari lokasi risiko bencana, sehingga dapat meminimalisir kemungkinan kerugian peternak akibat bencana tersebut.DENPASAR, JURNAL IBUKOTA: Dalam rangka mengantisipasi bencana erupsi Gunung Agung Bali, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah mengambil langkah-langkah penanganan evakuasi ternak sapi dari lokasi risiko bencana, sehingga dapat meminimalisir kemungkinan kerugian peternak akibat bencana tersebut.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen PKH I Ketut Diarmita pada saat penyerahan bantuan dari PT, Charoen Phokphan Indonesia (PT. CPI) ke Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan di kantor PT. CPI di Denpasar hari Kamis, 28 September 2017.

I Ketut Diarmita menyampaikan, tindakan yang sudah dilaksanakan oleh Kementan, yaitu:

(1). Melakukan Evakuasi ternak, dengan target 20.000 ekor sapi dari wilayah terdampak. Sampai tanggal 28 September 2017 yang sudah dievakuasi sebanyak 2.443 ekor.

(2). Menyediakan tempat penampungan ternak. Sampai tanggal 28 September 2017 sudah tersedia sebanyak 30 titik yang tersebar di 5 Kabupaten.

(3). Membentuk Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terdiri dari Tim Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, dan Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem.

(4). Membentuk Posko Siaga Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam rangka Antisipasi Erupsi Gunung Agung Bali

(5). Memberikan bantuan berupa: 5 ton pakan konsentrat, 10.000 dosis obat-obatan, 1 mobil truk untuk evakuasi ternak, pembangunan kandang, atap dan kelengkapannya, serta kelengkapan untuk identifikasi ternak.

(6). Memfasilitasi bantuan dari berbagai pihak dan bantuan yang telah diterima dan disalurkan yaitu: pakan konsentrat sebanyak 55 ton dan 9 unit kendaraan truk untuk evakuasi ternak, pakan hijauan (rumput) 3 ton, dan perlengkapan pembuatan kandang seperti bambu, terpal tali dll.

(7). Membuat surat edaran ke seluruh kabupaten/kota untuk membuat stok pakan sebanyak mungkin sebagai antisipasi saat terjadi letusan dan abu vulkanik yang membuat rumput tidak dapat dimanfaatkan.

(8). Terus mengaktifkan Hotline no: 081238632084 untuk layanan informasi penanganan evakuasi ternak dan kesehatan hewan yang bisa diakses 24 jam.

I Ketut Diarmita menjelaskan, pemerintah telah mempunyai regulasi untuk penanganan ternak dalam keadaan bencana dengan mengacu pada PP Nomor 95 Tahun 2012 tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan. Sehingga semua tindakan mengacu pada regulasi tersebut.

Mengingat besarnya kebutuhan untuk memenuhi penanganan evakuasi dan pengamanan ternak di tempat penampungan sementara, Ditjen PKH melalui Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga menfasilitasi pelaku industri di bidang Peternakan yang akan berperan serta memberikan bantuan berupa pakan ternak dan truk untuk mengevakuasi ternak.

Dalam evakuasi ternak ini, I Ketut Diarmita mengatakan masih ditemui beberapa masalah, yaitu: (1). Kurangnya armada untuk mengevakuasi ternak sebanyak 20 truk; (2). Kurangnya persediaan pakan (kebutuhan konsentrat sapi untuk 1 bulan sebanyak 1.200 ton dan sudah tersedia 60 ton, sedangkan kebutuhan pakan hijaun sebanyak 15.000 ton dan saat ini masih disediakan secara mandiri oleh para peternak); (3).Kekurangan tenaga untuk evakuasi, pengawasan, dan perawatan ternak; (4). Kurangnya bahan (terpal dan bambu) untuk pembangunan kandang sementara).

I Ketut Diarmita juga menyampaikan, Rencana Tindaklanjut yang akan dilakukan oleh Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan, yaitu (1). Melanjutkan evakuasi ternak; (2). Melanjutkan identifikasi ternak dan pemilik ternak; (3). Pengawasan dan penanganan terhadap kesehatan dan kesejahteraan ternak ditempat penampungan; dan (4). Terus memfasilitasi para pihak dalam memberikan kontribusi (non tunai) terutama untuk pakan dan kendaraan angkut untuk evakuasi ternak, 5) identifikasi pengungsi yang membawa anjing peliharaan dan melakukan vaksinasi rabies untuk anjing-anjing yang belum divaksin, mengingat bali endemis rabies (penyakit anjing gila). Karena keterbatasan SDM, kami memerlukan bantuan untuk identifikasi dan pendataan ini.

Menanggapi hal tersebut, Peraphon Prayooravong (Presiden East Area PT. CPI) menyampaikan, PT. CPI sebagai salah satu pelaku dalam industri peternakan di Bali merasa ikut terpanggil untuk meringankan beban yang dirasakan oleh peternak di saat terjadinya bencana seperti ini. PT. CPI beranggapan, salah satu hal krusial yang menjadi beban untuk para peternak adalah masalah Pakan untuk ternak mereka.

“Untuk itu, PT. CPI berinisiatif untuk memberikan 50 ton pakan konsentrat sapi, dan pakan tersebut akan langsung didistribusikan pada hari ini ke titik-titik penampungan ternak di 5 Kabupaten, sehingga diharapkan dapat segera meringankan beban peternak yang ternaknya berada di tempat penampungan”, kata Peraphon Prayooravong. “Selain itu, PT. CPI juga memberikan pinjaman berupa 3 buah truk yang dapat dipergunakan dalam proses evakuasi ternak di wilayah yang terkena bencana”, tambahnya.

Selain itu, dari hasil kunjungannya ke beberapa tempat penampungan ternak, I Ketut Diarmita menyampaikan pesannya agar para peternak tidak panik dan tidak segera menjual sapinya dengan harga murah. “Peternak dapat memanfaatkan lokasi-lokasi penampungan ternak sementara secara mandiri atau terkoordinir oleh Tim Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan”, kata I Ketut Diarmita. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Gunung Agung Meletus Strombolian

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pada Senin (2/7/2018) dari pagi hingga sore hari, Gunung Agung mengalami beberapa kali erupsi kecil dengan tinggi abu vulkanik sekitar 1.000 meter hingga 2.000 meter.  Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pada Senin (2/7/2018) dari pagi hingga sore hari, Gunung Agung mengalami beberapa kali erupsi kecil dengan tinggi abu vulkanik sekitar 1.000 meter hingga 2.000 meter.

"Pada Senin malam tiba- tiba masyarakat sekitar Gunung Agung dikejutkan letusan disertai dengan suara ledakan keras disertai dengan lontaran batu pijar. PVMBG melaporkan bahwa telah terjadi erupsi Gunung Agung, Bali pada tanggal 2/72018 pukul 21:04 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Transportasi

Kris Ade: Volume Lalu Lintas pada Periode Mudik 2018 Naik 5,6% di Ruas Tol Tangerang - Merak

CIUJUNG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Kris Ade Sudiyono mengatakan peningkatan volume lalu lintas pada periode mudik Tahun 2018 diperkirakan 5,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Rombongan Komisaris dan Direksi Pantau Penyelenggaraan Jalan Tol Jasa Marga di Sumatera

Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Refly Harun beserta Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Jasa Marga mengadakan kunjungan kerja ke Cabang Belmera, Sumatera Utara, Jumat (20/7) hingga Minggu (22/7). Selain memantau perkembangan terkini Jalan Tol Belawan-Medan-Tj. Morawa, rombongan juga memantau progres pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Refly Harun beserta Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Jasa Marga mengadakan kunjungan kerja ke Cabang Belmera, Sumatera Utara, Jumat (20/7) hingga Minggu (22/7). Selain memantau perkembangan terkini Jalan Tol Belawan-Medan-Tj. Morawa, rombongan juga memantau progres pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). 

Read more...