yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menteri Puspayoga Inisiasi Koperasi Jadi Pengelola Pasar Rakyat

BANGLI, JURNAL IBUKOTA :  Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga meresmikan beroperasinya Pasar Rakat Desa Bayunggede, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (16/1/2018). Penandatanganan prasasti menandai peresmian pasar tersebut. Pasar Rakyat Bayunggede termasuk dalam program revitalisasi Kementerian Koperasi dan UKM yang sumber anggarannya berasal dari dana tenaga pembantuan tahun 2017 sebesar Rp 684 juta. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Akhir Tahun 2018, Jalan Paralel Perbatasan di Kalbar Ditargetkan Sudah Tembus 805 Km

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin dan Zeni TNI Angkatan Darat menandatangani kontrak pekerjaan pembangunan jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Barat yakni ruas Nanga Era-Batas Kalimantan Timur sepanjang 60 km dengan nilai Rp 178,47 miliar dengan jangka waktu pelaksanaan 335 hari. Penandatanganan dilakukan Senin (15/1/2018) di Gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Kementerian PUPR, Jakarta.

Read more...

Europalia Arts Festival, 104 Hari Indonesia Memukau Eropa

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan Europalia Arts Festival Indonesia, perhelatan seni dan budaya multidisiplin bergengsi terbesar ini telah berlangsung selama 80 hari di Belgia. JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan Europalia Arts Festival Indonesia, perhelatan seni dan budaya multidisiplin bergengsi terbesar ini telah berlangsung selama 80 hari di Belgia. 

 

"Indonesia sebagai tamu kehormatan tahun ini sukses memukau Eropa dengan  beragam seni pertunjukan, tari, musik, pameran, instalasi, komik dan sastra di beberapa kota di Belgia, dan di enam negara lain yakni di Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Polandia dan Austria," ujar Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid dalam Taklimat Media di Jakarta, Kamis, (28/12/2017).

Menurut dia, Europalia Arts Festival Indonesia telah menyajikan berbagai kegiatan seperti pameran, musik, seni pertunjukan, sastra, hingga film. 

"Ajang ini melibatkan sebanyak 316 pekerja seni dalam pelaksanaan di 262 karya dan program kegiatan, 109 pertunjukan tari dan teater, 68 musik, 33 sastra, 35 film dan 14 pameran," katanya.

Hilmar mengatakan, Ancestors & Rituals, Power and Other Things serta Kingdom of the Sea adalah 3 pameran yang telah memukau warga Eropa dengan sajian budaya leluhur, artefak, dan keindahan seni nya. Pameran telah dibuka sejak Oktober 2017 dan masih akan berlangsung hingga 14 Januari untuk Ancestors & Rituals dan 21 Januari 2018 untuk yang lain. 

Pameran ini mengundang minat besar warga Eropa yang berdatangan tidak hanya dari Belgia saja hingga berjumlah ratusan orang hampir tiap harinya bersama komunitas mereka, secara individual hingga kelompok anak-anak sekolah.

Power and other Things, pameran yang menyuguhkan Indonesia dan kesenian sejak 1835 hingga kini telah membawa 

pengunjung BOZAR di Brussels dalam perjalanan melalui sejarah Indonesia yang bergolak, mulai dari kolonialisasi Belanda dan 

masa kependudukan Jepang hingga saat ini. Melalui mata empat seniman abad ke-19 dan ke-20 kita melihat bagaimana seni berangsur-angsur berevolusi. 

 

Dalam karya seniman kontemporer seperti Agung Kurniawan, Wendelien van Oldenborgh, Ana Torfs dan banyak lainnya, mengunggah bagaimana perdagangan, budaya, agama dan perang saling terkait erat di Indonesia.

Salah satu karya kebudayaan maritim bertajuk Kingdom of the Sea yang menjadi pusat perhatian dunia di Pameran Archipel di museum La Boverie di kota Liège adalah perahu Padewakang yang dibuat di Tana Beru Bulukumba. Proses pembuatan dan penyelesaiannya yang cukup unik membuat terkesima banyak pengunjung. Untuk bagian-bagian lain seperti layar karoroq dan tali-tali tradisional telah dibuat di Mandar, Sulawesi Barat. Sedangkan layarnya ditenun oleh wanita di Kampung Lanu Campalagian lalu dibuat oleh nelayan Pambusuang. Ada pula tali yang terbuat dari ijuk dan sabut kelapa dipintal di Lambe, Karama. Proses awal pambuatan perahu ini dimulai sejak April 2017. 

Perakitan perahu  sengaja tidak diselesaikan dikarenakan dibongkar ulang untuk memudahkan pengirimannya. Pada 20 September lalu perahu ini tiba di Museum Nasional dan kemudian, dikirimkan ke Belgia menggunakan pesawat udara. Setidaknya ada kurang lebih 300 bagian perahu dengan total beratnya 3,8 ton. Perahu Padewakang memiliki ukuran 12 meter, lebarnya  tiga meter, dan tingginya lebih dua meter. Menariknya para pandai perahu ikut serta dalam menyelesaikan perahunya  langsung di Liège, Belgia. Tukang yang membuat perahu tersebut terdiri dari Muhammad Ali Jafar, Muhammad Usman Jafar, Bahri, dan Harli.

 

Di Performance Klub dengan kurator Alia Swastika, Philippe Van Cauteren dan Ann Hoste yang sudah berlangsung sejak 20 Oktober 2017 lalu, sukses memukau Eropa dengan pertunjukan-pertunjukannya. Salah satu artis yang menggunakan mural dalam performance nya adalah Setu Legi. Selain itu dalam Performance Klub beberapa seniman yang telah tampil adalah Arahmaiani, Duto Hardono, Iwan Wijono, Melati Suryodarmo, Moelyono dan emerging artists atau seniman yang tengah dibicarakan seperti: 69 Performance Club, Padjak dan Elisabeth Ida yang akan tampil pada 11 Januari 2018 mendatang. Performance Klub di kota Gent di Belgia diperpanjang hingga 18 Februari 2016

Tak kalah menarik perhatian warga Eropa, Seni pertunjukan dan Musik memiliki daya tarik tersendiri yang mampu membuat warga Eropa terpukau dan memberikan standing ovation. Adalah Peni Candra Rini vokalis sinden berkolaborasi dengan koreografer Ade Suharto yang membawakan ONTOSOROH dengan lantunan vokalnya yang kuat, alunan musik dari instrumen gamelan dan gitar yang dibuat khusus serta gerakan tarian khas Indonesia dibawakan dengan 

apik hingga pandangan penonton terpaku satu jam lebih ke panggung.

 

Kesusasteraan

Dari beberapa seniman sastra puisi dan prosa yang berangkat ke Belgia dan Belanda, nama-nama penulis yang berpartisipasi dalam memeriahkan ajang festival seni Europalia ini di antaranya adalah Margareta Asmatan, Iksaka Banu, Norman Erikson Pasaribu, Ben Sohib, Zubaidah Djohar, Godi Sawarna, Tan Lioe IE, Intan Paramadhita, dan Ayu Utami. 

Terlihat minat masyarakat Belgia terhadap karya sastra Indonesia saat dilaksanakan dialog sastra di beberapa venues.

Komik Indonesia mendapatkan tempat di hati peminat seni komik Belgia. Antusiasme masyarakat Belgia sebagai negara 

dimana boleh dikata komik-komik terkenal berasal seperti Tintin, Smurfs, Cubitus dan masih banyak lagi, sangatlah 

tinggi. 

 

Selain diskusi komik Indonesia oleh Seno Gumira Ajidarma dan Beng Rahadian, beberapa seniman komik mudaIndonesia seperti Prihatmoko Moki didapuk untuk membuat fresco di permukaan fasad kaca di Muntpunt dan Yudha 

Sandy telah mendapatkan kesempatan untuk membuat mural seperti di Strombeek CC, bahkan Yudha Sandy melakukan 

dialog dan workshop teknik komik paper-cutting nya dengan anak-anak sekolah di Brussels. Sejarah komik bertajuk Comics in Indonesia (1929 – 2017) di Bibliotheca Wittockiana menampilkan komik popular yang pernah terbit di 

Indonesia karya dari beberapa seniman komik dari tahun 1930-an hingga kini termasuk seniman komik perempuan satu�satunya yang hadir yakni Sheila Roswita.

 

Adapun untuk seni instalasi yang juga telah mendapatkan perhatian besar adalah seni instalasi bambu Eko Prawoto

berjudul Bale Kambang di MAS Antwerpen, karya instalasi bambu ini walaupun telah mengalami penyesuaian dari 

desain aslinya namun telah menuai sukses …. Seni instalasi lainnya yang dipamerkan di tempat yang terbilang di kota 

kecil Hornu di Belgia, karya Jompet Kuswidananto berjudul On Paradise juga telah menuai decak kagum dan minat 

pecinta seni untuk menghadirinya. Indonesia dengan seni kontemporer nya telah menawan public Eropa.

Film. Adapun untuk tema-tema film yang akan ditampilkan di ajang Europalia di Januari 2018 di Belgia adalah sosial, 

urban youth, aanak-anak, arthouse, keagamaan, perempuan, sexuality, politik, action dan art cinema. Film yang 

mengangkat tema sosial ada enam meliputi Puisi Tak Terkuburkan, Its’ Not Outside, Negeri Di Bawah Kabut (The Land 

Beneath The Fog), Nokas, Sang Penari (The Dancer), dan Serpong. Ada dua film bertemakan urban youth diantaranya 

Kuldesak dan A Copy of My Mind. Sedangkan yang bertemakan children ada 5, yaitu Laskar Pelangi (The Rainbow 

Troops), Sang Pemimpi (The Dreamer), Jermal, Salawaku, dan Atambua. Untuk tema arthouse berjumlah dua film seperti 

Opera Jawa (Requiem From Java) dan Postcards From The Zoo. Sementara tema religion berjumlah tujuh ialah 3 Doa 3 

Cinta (Pesantren: 3 Wishes 3 Loves), Tanda Tanya (?), Lewat Sepertiga Malam (After A Third Of Night), Mencari Hilal

(Crescent Moon), Maryam, Generasi Baru, Bangkit dari Bayangan (Rising from the Shadows) . (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Presiden Jokowi Resmikan Embung di NTT

“Kuncinya di NTT termasuk di Kabupaten Rote Ndao, hanya satu, air. Jika ada air, maka pertanian, perkebunan, peternakan bisa meningkat,” kata Presiden Joko Widodo seusai peresmian proyek-proyek strategis Kementerian PUPR di Kabupaten Ndao, yang dipusatkan di Embung Saina, Selasa (9/1).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun berbagai infrastruktur di seluruh Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Pulau Miangas hingga Pulau Rote. Infrastruktur menjadi kunci peningkatan daya saing bangsa dan pemerataan hasil pembangunan.

Pulau Rote sebagai pulau paling selatan Indonesia dikenal sebagai daerah rawan air. Kementerian PUPR telah melakukan program penyediaan dan pengelolaan air tanah dan air baku melalui pembuatan sumur bor dan embung.

“Kuncinya di NTT termasuk di Kabupaten Rote Ndao, hanya satu, air. Jika ada air, maka pertanian, perkebunan, peternakan bisa meningkat,” kata Presiden Joko Widodo seusai peresmian proyek-proyek strategis Kementerian PUPR di Kabupaten Ndao, yang dipusatkan di Embung Saina, Selasa (9/1). 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...