yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Minta Pemerintah Lebih Bijaksana Buat Peraturan Pajak bagi KUMKM

SUKABUMI, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM meminta pemerintah lebih bijaksana dalam membuat peraturan perpajakan bagi pelaku Koperasi dan UMKM. Sebab peraturan yang ada, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013 dinilai belum sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan bagi KUMKM di Tanah Air.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Elek Yo Band : Kompak Bekerja Kompak Berkesenian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Sebagai pembantu Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri selalu kompak dalam bekerja terutama menyangkut kebijakan lintas Kementerian/Lembaga.

Read more...

Mendikbud dan Panglima TNI Tanda Tangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan

Untuk memberikan pelayanan prima di bidang pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakat, khususnya di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (Daerah 3T), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalin kerja sama dalam perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan dan kebudayaan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Untuk memberikan pelayanan prima di bidang pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakat, khususnya di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (Daerah 3T), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalin kerja sama dalam perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan dan kebudayaan.

 

Kerja sama tersebut ditunjukkan dengan penandatanganan nota kesepahaman yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, dan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin 4 Desember 2017.

“Kerja sama dengan TNI sebenarnya sudah berjalan lama. Negara harus hadir dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam memberikan pelayanan prima melalui perluasan akses dan peningkatan mutu. Hari ini kami bersama TNI bekerjasama untuk memberikan layanan pendidikan, khususnya di Daerah 3T, dan memberikan layanan dalam menjalankan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)", demikian disampaikan Mendikbud seusai acara penandatanganan nota kesepahaman.

Dijelaskan Mendikbud, kerja sama Kemendikbud dengan TNI sudah berjalan lama. Nota kesepahaman ini hanya bersifat menguatkan saja. Mendikbud memberikan contoh keberhasilan peran TNI seperti kerja sama masyarakat dan dinas pendidikan bersama-sama Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang berhasil mengembalikan ribuan anak putus sekolah untuk ke sekolah.

Ruang lingkup kerja sama yang tertuang dalam Nota Kesepahaman Nomor 36/XXI/NK/2017 dan Nomor KERMA/45/XII/2017, terdiri dari 1) program layanan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat, 2) program layanan pendidikan dasar dan menengah, 3) program layanan kebahasaan, 4) program layanan pembinaan guru dan tenaga kependidikan, 5) program layanan penelitian dan pengembangan, 6) program layanan kebudayaan, 7) program penguatan pendidikan karakter, 8) program penguatan bela negara, dan 9) program peningkatan kompetensi keguruan personel TNI di Daerah 3T.

“Dalam melakukan perluasan akses dan meningkatkan mutu layanan pendidikan dan kebudayaan penting dilakukannya kerja sama dan koordinasi sesuai dengan tupoksi masing-masing. Tentara bisa membantu berbagai kegiatan di sekolah, termasuk kegiatan ekstrakurikuler. Tetapi jangan disalahartikan dengan masuknya tentara ke sekolah, ini bukan militerisasi di sekolah,” jelas Mendikbud.

Mendikbud menambahkan, kerja sama Kemendikbud dan TNI merupakan wujud kerja sama yang baik  lintas kementerian dan lembaga pemerintahan untuk menghadirkan negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Tentara dapat membantu pendidikan dan kebudayaan di daerah yang sulit dijangkau. Selain itu juga TNI dapat membantu dalam penguatan pendidikan karakter, dan penanaman semangat bela negara kepada siswa. Tetapi sekali lagi ini bukan militerisasi di sekolah,” tutur Mendikbud.

Mendikbud berharap dengan terjalinnya kerjasama ini dapat memberikan semangat kepada para pelaku pendidikan dalam bekerjasama memperluas akses dan peningkatan mutu pendidikan dan kebudayaan.

“Kita dapat bergandeng tangan dalam memberikan pelayanan pendidikan dan kebudayaan yang terbaik untuk anak-anak kita. Ini ikhtiar yang harus kita lakukan untuk memberikan masa depan yang cerah untuk anak bangsa,” pungkas Mendikbud. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...