yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Minta Pemerintah Lebih Bijaksana Buat Peraturan Pajak bagi KUMKM

SUKABUMI, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM meminta pemerintah lebih bijaksana dalam membuat peraturan perpajakan bagi pelaku Koperasi dan UMKM. Sebab peraturan yang ada, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013 dinilai belum sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan bagi KUMKM di Tanah Air.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Elek Yo Band : Kompak Bekerja Kompak Berkesenian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Sebagai pembantu Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri selalu kompak dalam bekerja terutama menyangkut kebijakan lintas Kementerian/Lembaga.

Read more...

Dirjen Dikdasmen Lepas Tim Olimpiade Sains Internasional SMA Indonesia

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemdikbud Hamid Muhammad mengharapkan Tim Olimpiade Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi Indonesia masing-masing bisa meraih satu medali emas.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemdikbud Hamid Muhammad mengharapkan Tim Olimpiade Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi Indonesia masing-masing bisa meraih satu medali emas.

 

"Kami berharap para siswa yang dikirim Kemdikbud bisa meneruskan tradisi meraih medali emas dalam acara Olimpiade sains tersebut," kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad dalam acara pelepasan siswa yang akan mengikuti Olimpiade tersebut di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Indonesia akan mengirim 19 siswa ke Olimpiade Matematika di Brazil, Olimpiade Fisika di Yogyakarta, Olimpiade Kimia di Bangkok dan Olimpiade Biologi di Inggris.

Siswa yang akan mewakili tim Olimpiade Matematika Indonesia pada kompetisi tahun ini adalah Timothy Jacob Wahyudi (SMA Santa Laurensia, Tangerang Selatan), Farras Mohammad Hibban Faddila (SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan), Bimo Aditya Rahman Wiraputra (SMA N 3 Bandung), Gian Cordana Sanjaya (SMAK Petra 1 Surabaya), Otto Alexander Sutianto (SMAK Penabur Gading Serpong, Tangerang), dan Kinantan Arya Bagaspati (SMA Taruna Nusantara, Magelang).

Sedangkan untuk tim Olimpiade Fisika terdiri dari Bonfilio Nainggolan (SMAN 48 Jakarta Timur), Faisal Husni (SMA Kharisma Bangsa, Tangsel), Fikri Makarim Sosrianto (SMA IT Al Binaa IBS, Kab Bekasi, dan Gerry Windiarto M. Dunda (SMAN MH Thamrin, Jakarta Timur).

Sementara itu, tim Olimpiade Kimia Indonesia terdiri dari Fahmi Naufal Rizki (SMA Kharisma Bangsa Tangsel), M. Ridho Setiawan (SMAN 1Tahunan, Jawa Tengah), Dean Fanggohans (SMAN 8 Pekanbaru, Riau) dan Mario Lorenzo, (SMAK Penabur, Gading Serpong, Tangsel).

Untuk tim Olimpiade Biologi terdiri dari Muhammad Ikhsan (SMA Kharisma Bangsa, Banten), Agnes Natasya (SMAK Penabur Kelapa Gading Jakarta), Salsabila Roihanah (SMA Semesta BBS, Semarang), dan Syailendra Karuna Sugito (SMA Semesta BBS Semarang).

 

Menurut dia, dalam mengikuti kompetisi Olimpiade sains tersebut perlu persiapan yang bersifat substantif, di mana peserta sudah melalui beberapa tahap seleksi, di tingkat sekolah, kota/kab, provinsi dan di Kemdikbud.

"Yang ingin saya tekankan persiapan mental. Biasanya sukses tidaknya seseorang itu ditentukan oleh kesiapan mentalnya," katanya.

Menurut dia, mental yang kuat akan mendorong motivasi orang itu. "Kalau mau berangkat ke pertandingan jangan memasang target rendah. Oleh karena itu saya minta para peserta memasang target emas," tuturnya.

"Jadi apa pun juga harus dapat emas. Pokoknya nggak ada yang lain kecuali emas," tambahnya.

Menurut Dirjen, peserta jangan menargetkan yang rendah. "Karena kalau kalian menargetkan yang rendah, ya dapatnya yang (rendah) itu," ujarnya.

"Berarti berangkat empat siswa, ya harus dapat empat emas. Itu harus kalian upayakan," tandasnya.

Menurut Dirjen, sikap mental positif akan mendorong pencapaian prestasi.

"Sebaliknya, kalau mental kalian sudah jatuh, ya sudah selesai. Karena biasanya prestasi itu didorong oleh sikap mental para peserta," ujarnya.

Yang kedua persiapan fisik, dan jaga kesehatan fisik.

"Begitu sakit dalam lomba olimpiade ini, maka akan bisa diukur hasilnya. Walaupun bisa mengerjakan soal, tentu hasilnya kurang maksimal. Karena itu optimalkan kondisi fisik jangan sampai sakit," tuturnya.

Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Suharlan mengatakan olimpiade sains tahun ini diharapkan dapat memperbaiki perolehan medali pada tahun- tahun sebelumnya.(Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...