yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Hari Koperasi Nasional Akan Dirayakan di Istana Kepresidenan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Hari Koperasi Nasional yang puncaknya jatuh pada 2 Juli 2018 akan dirayakan di Istana Kepresidenan dan mendatangkan para pelaku koperasi terbaik di Indonesia.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kurangi Kepadatan Tempat Istirahat di Tol Cipali, Tempat Istirahat di Tol Fungsional Batang - Pejagan Ditambah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan pelayanan dan kelancaran mudik Lebaran 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku operator, berupaya untuk  mengurangi kepadatan pada sejumlah tempat istirahat/rest area pada ruas tol fungsional. 

Read more...

Kawah Sileri di Gunungapi Dieng Meletus Freatik, Kondisi Aman

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Kawah Sileri yang berada di Komplek Gunungapi Dieng di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah untuk kesekian kalinya meletus freatik secara tiba-tiba pada Minggu (1/4/2018) pukul 13.42 Wib.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Kawah Sileri yang berada di Komplek Gunungapi Dieng di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah untuk kesekian kalinya meletus freatik secara tiba-tiba pada Minggu (1/4/2018) pukul 13.42 Wib. 

 

 

"Letusan disertai dengan semburan lumpur dengan tinggi 150 meter yang tersebar sejauh 100 meter ke arah timur, 50 meter ke arah utara, 200 meter ke arah selatan, 100 meter ke arah barat laut dan 50 meter ke barat. Tidak terdeteksi adanya gas beracun dari letusan tersebut. Gas beracun berupa CO2, H2S dan SO2 tidak terdeteksi," kata 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

 

Menurut dia, sebelum meletus diawali adanya keluar asap hitam setinggi 90 meter, kemudian meletus diikuti asap putih tebal dengan tekanan kuat setinggi 150 meter. Saat kejadian kondisi hujan sehingga wisatawan tidak banyak yang berkunjung. Tidak ada korban jiwa dari letusan freatik tersebut.

 

Letusan freaktif adalah jenis letusan gunungapi yang disebabkan adanya tekanan uap air di bagian bawah kawah kemudian mendorong material lumpur, asap dan air yang ada di bagian atasnya. Letusan freaktik sulit untuk dideteksi. Dapat terjadi kapan saja, terutama saat musim penghujan di mana adanya massa air yang berada di kawah kemudian terjadi kontak dengan panas di dalam kawah yang selanjutnya terjadi tekanan uap air.

 

Kawah Sileri pernah meletus freatik pada 2/7/2017 pukul 11:54:24 WIB, yang melontarkan material lumpur setinggi 150 meter dengan  jarak lontaran sejauh 50 meter dari bibir kawah ke arah selatan dan utara. Material lain yang dikeluarkan pada saat letusan adalah batu dengan diameter 5 - 40 centimeter ke arah selatan dan timur, sedangkan batu berukuran diameter 1 cm – 10 cm dominan kearah utara dan barat.  Saat itu wisatawan banyak berkunjung di sekitar Kawah Sileri karena bersamaan libur lebaran.

 

BPBD Banjarnegara bersama Pos Pengamatan Gunungapi Dieng PVMBG, TNI, Polri, relawan dan pengelola obyek wisata Dieng terus melakukan pemantauan. Hingga Minggu malam pukul 19.00 WIB menunjukkan tidak adanya letusan susulan.  

 

Aktivitas masyarakat berjalan normal. Tidak ada kepanikan dan pengungsian. Obyek wisata di Komplek Gunungapi Dieng tetap dibuka dan beroperasi normal. Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Kawah Sileri pada jarak 100 meter dari bibir kawah. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau Bendungan Kuningan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Kuningan seluas 221 hektar yang membendung Sungai Cikaro tersebut akan memiliki volume tampung total sebesar 25,9 juta m3. Dengan daya tampung sebesar itu, bendungan multifungsi ini akan menjadi sumber pengairan irigasi seluas 3.000 hektar sawah di dua Daerah Irigasi (DI) yakni DI Cileuweung di Kabupaten Kuningan seluas 1.000 hektar dan DI Jangkelok di Kabupaten Brebes seluas 2.000 hektar.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Refokusing Pembangunan Peternakan untuk Wujudkan Swasembada Protein Hewani dan Pengentasan Kemiskinan

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah pembangunan peternakan dan kesehatan hewan  saat ini fokus untuk mewujudkan swasembada protein hewani dan pengentasan kemiskinan untuk masyarakat di pedesaan. Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan hari ini Senin tanggal 16 April 2018 di IPB Internasional Convention Center Bogor.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Mendorong Gerakan Bersih Kali Ciliwung di Kota Depok

Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.

Read more...

Transportasi

Jasa Marga Kembali Perpanjang _Contraflow_ Jalan Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta dari Km 65 Hingga Km 41

Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.JAKARTA,  JURNAL IBUKOTA: Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.

Read more...