yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Peresmian Kampung Nelayan Teknologi Warnai Baksos Dharma Pertiwi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Peresmian Kampung Nelayan Teknologi di Tanjung Kait desa Tanjung Anom Kec Mauk kab Tangerang, mewarnai bakti sosial Darma Pertiwi Pusat yang dilakukan oleh ketua umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahyanto, Senin (17/12/2018).

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Bendungan Logung Mulai Diisi, Mampu Mengairi 5.296 Ha Irigasi dan Destinasi Wisata Baru Kudus

KUDUS, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Bendungan Logung merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun tahun 2015-2019 untuk mewujudkan Nawacita Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla membangun ketahanan pangan dan air. 

Read more...

Kemenko PMK Ajak Masyarakat Waspadai Ancaman Diabetes Melitus

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Penyakit gula (Diabetes melitus) telah menjadi ancaman dunia. Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial, di Kantor Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Tubagus Achmad Choesni mewanti-wanti agar masyarakat lebih serius menghadapinya dengan cara hidup sehat.

 

Tubagus Achmad Choesni mengatakan, Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang menyebabkan produktivitas masyarakat menjadi menurun dan para penderita harus berobat setiap hari dengan biaya yang tidak sedikit.

"Jika seseorang yang sudah terkena penyakit kronis, mereka tidak bisa bekerja terlalu capek. Jadi, bagi negara hal ini tidak hanya menimbulkan beban biaya tetapi juga akan menurunkan produktivitas masyarakat," tutur Tb Ahmad Choesni di Kantor Kemenko PMK Selasa sore (14/11/2017).

Berkaitan dengan Hari Diabetes Sedunia Senin ini, Choesni mengimbau warga masyarakat mewaspadainya bahwa penyakit diabetes kini telah menjadi penyakit kronis terbesar di seluruh dunia."Ini semua diakibatkan oleh gaya hidup masyarakat yang tidak sehat, banyak orang suka makan manis tetapi jarang suka olahraga," ucap Choesni yang gemar olah raga lari ini.

Riset Kesehatan Dasar Nasional menyebutkan bahwa terdapat 9,1 juta jiwa penderita diabetes melitus (DM) pada tahun 2013, dan diprediksi akan mencapai 21,3 juta jiwa pada tahun 2030. Ini artinya biaya kesehatan yang akibatkan oleh penyakit DM dan penyakit katastropik lainnya seperti jantung, kanker, paru-paru, akan menjadi beban besar jika tidak segera diatasi.

"BPJS Kesehatan telah mengalami defisit pada tahun 2016 sebesar Rp 1.7 triliun dan 2017 mencapai Rp 1.5 triliun yang disebabkan oleh penyakit katastropik," kata Choesni.

Lebih lanjut, Pengawal isu dana BPJS itu berharap, Masyarakat bisa hidup lebih sehat, mendapatkan asupan gizi yang cukup, olahraga dan melaksanakan aturan sesuai gerakan masyarakat hidup sehat. Untuk menangani hal ini, lanjut Choesni, BPJS telah memiliki Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

"Melalui program tersebut, pelayanan kesehatan akan melakukan pendekatan promotif dan preventif yang dikembangkan BPJS Kesehatan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Pendekatannya proaktif secara terintegrasi melibatkan peserta untuk ikut berupaya menjaga hidup sehat," Choesni menjelaskan.

Pemerintah dalam hal ini juga memiliki program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2018 yang menargetkan 10 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) tercover oleh BPNT tahun 2018 nanti. Dalam bantuan tersebut  diarahkan BPNT selain digunakan untuk membeli beras juga digunakan untuk membeli telur.

“Hal Ini penting karena pada akhirnya harapan semua masyarakat bisa hidup sehat terwujud dan jauhnya lagi beban penyakit kronis tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” ujarnya lagi.

Kemenko PMK dalam hal ini telah melaksanakan sebagai mana fungsinya yakni melakukan Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalian dengan stakeholder agar penanganan penyakit katastropik bisa berjalan efisien dan efektif.

Terakhir, pejabat Kemenko PMK itu mengharapkan, dalam peringatan Hari Diabetes Sedunia ini pola hidup sehat masyarakat bisa benar-benar dijaga. Diabetes Melitus dan juga penyakit katastropik lainnya harus dideteksi sejak dini agar pengobatannya bisa segera dilakukan dan hal tersebut bisa menghindarkan kita dari berbagai komplikasi yang membahayakan serta biaya perawatan yang mahal.

"Penyakit Diabet akan memberikan komplikasi ke penyakit berbahaya lainnya. Jika tidak dicegah atau dideteksi sejak dini ditakutkan akan menimbulkan komplikasi ke penyakit jantung, hipertensi, atau ginjal. Mereka yang terkena penyakit DM harus disuntik dan pemberian insulinnya harus dikontrol, penyakit ini masih sulit untuk disembuhkan," katanya lagi. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Transportasi

Krist Ade: Astra Tol Tangerang-Merak Terus Kembangkan Layanan Jalan Tol

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti (MMS) Krist Ade Sudiyono mengatakan menjelang akhir tahun 2018, Astra Tol Tangerang-Merak terus melakukan pengembangan terhadap berbagai aspek layanan jalan tol.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Jasa Marga Siapkan Strategi Amankan Libur Panjang Akhir Tahun

Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2019, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi di sejumlah ruas tol. Strategi tersebut mencakup pelayanan transaksi, lalu lintas hingga rest area.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2019, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi di sejumlah ruas tol. Strategi tersebut mencakup pelayanan transaksi, lalu lintas hingga rest area.

Read more...