yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Hari Koperasi Nasional Akan Dirayakan di Istana Kepresidenan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Hari Koperasi Nasional yang puncaknya jatuh pada 2 Juli 2018 akan dirayakan di Istana Kepresidenan dan mendatangkan para pelaku koperasi terbaik di Indonesia.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kurangi Kepadatan Tempat Istirahat di Tol Cipali, Tempat Istirahat di Tol Fungsional Batang - Pejagan Ditambah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan pelayanan dan kelancaran mudik Lebaran 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku operator, berupaya untuk  mengurangi kepadatan pada sejumlah tempat istirahat/rest area pada ruas tol fungsional. 

Read more...

Prof Supancana: Pengaturan Ruang Udara Indonesia Sangat Penting

Prof IB Rahmadi Supancana mengatakan pengaturan ruang udara di Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di khatulistiwa dan rentan bencana, sangat penting.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Prof IB Rahmadi Supancana mengatakan pengaturan ruang udara di Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di khatulistiwa dan rentan bencana, sangat penting.

 

"Buku ini saya dedikasikan kepada alm Prof Dr. H Priyatna Abdurrasyid, SH, PhD yang merupakan Bapak dan Pelopor Hukum Angkasa Indonesia yang memberikan gambaran secara sistematis tentang visi, misi, kebijakan, program dan pengaturan kegiatan keantariksaan," kata  Prof IB Rahmadi Supancana ketika meluncurkan buku "Undang-Undang Keantariksaan: Visi, Formulasi dan Tantangan ImplementasI" di Kampus Unika Atma Jaya, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Dalam peluncuran buku tersebut juga diselenggarakan diskusi dengan topik "Mengawal Visi Keantariksaan Indonesia". Sebagai pembicara dalam diskusi tersebut selain Prof IB Rahmadi Supancana, adalah Prof Dr Zhao Yun (pakar Hukum Antariksa Internasional dan Head of Law Department dari Hongkong University) serta Ir Agus Hidayat, MSi (Kepala Pusat KajIan Kebijakan Penerbangan dan Antariksa LAPAN).

Menurut Prof Supancana, suatu negara mungkin tidak mempunyai akses ke laut, tapi tidak ada satu negara pun yang tidak mempunyai ruang udara.

"Wilayah suatu negara tidak hanya dibatasi oleh tanah dan air, tapi juga dibatasi ruang udara yang merupakan tiga dimensi," tambahnya.

"Begitu pentingnya ruang udara dan antariksa, namun belum dianggap sebagai suatu kepentingan nasional," ujarnya.

Alasan lain mengapa Prof Supancana meluncurkan buku itu adalah karena sejak 1983 sampai 2013, yaitu selama 30 tahun dia  mengikuti proses studi awal dari UU Kedirgantaraan menjadi UU No 21/2013 tentang   Keantariksaan, kemudian ratifikasi perjanjian-perjanjian terkait, sampai penulisan naskah akademik, penyusunan rancangan UU.

"Sampai kemudian pembahasan di DPR, Saya ikut mengawal dari keseluruhan proses ini," katanya.

Menurut dia, buku itu merupakan pengarsipan dari catatan, ingatan, dinamika dan proses dari penyusunan Undang-undang Keantariksaan untuk mengawal visi keantariksaan bangsa Indonesia.

"Setelah Sputnik diluncurkan 4 Oktober 1957, pada tahun 1958 Amerika Serikat mendirikan NASA, tahun 1963 Indonesia sudah membuat Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)," katanya.

"Ketika itu, Indonesia sudah meluncurkan roket Kartika," tambahnya.

Menurut Supancana, ketika itu Indonesia sudah mempunyai Dewan Penerbangan  dan Antariksa RI (DEPANRI).

Dia menyayangkan DEPANRI yang didirikan pada era Presiden Soekarno, telah dibubarkan pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Terlepas dari pertimbangan efisiensi yang menjadi dasar pertimbangan, pembubaran tersebut merupakan suatu kemunduran bagi kemajuan keantariksaan Indonesia," katanya. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau Bendungan Kuningan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Kuningan seluas 221 hektar yang membendung Sungai Cikaro tersebut akan memiliki volume tampung total sebesar 25,9 juta m3. Dengan daya tampung sebesar itu, bendungan multifungsi ini akan menjadi sumber pengairan irigasi seluas 3.000 hektar sawah di dua Daerah Irigasi (DI) yakni DI Cileuweung di Kabupaten Kuningan seluas 1.000 hektar dan DI Jangkelok di Kabupaten Brebes seluas 2.000 hektar.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Refokusing Pembangunan Peternakan untuk Wujudkan Swasembada Protein Hewani dan Pengentasan Kemiskinan

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah pembangunan peternakan dan kesehatan hewan  saat ini fokus untuk mewujudkan swasembada protein hewani dan pengentasan kemiskinan untuk masyarakat di pedesaan. Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan hari ini Senin tanggal 16 April 2018 di IPB Internasional Convention Center Bogor.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Mendorong Gerakan Bersih Kali Ciliwung di Kota Depok

Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.

Read more...

Transportasi

Jasa Marga Kembali Perpanjang _Contraflow_ Jalan Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta dari Km 65 Hingga Km 41

Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.JAKARTA,  JURNAL IBUKOTA: Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.

Read more...