yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Optimistis Pemberdayaan KUMKM yang Efektif Mampu Kurangi Kesenjangan

PEKANBARU, JURNAL IBUKOTA: Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM merasa optimistis dengan pemberdayaan koperasi dan UMKM yang efektif akan mampu menanggulangi masalah kemiskinan, pengganguran dan penciptaan lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan ekonomi.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Refly Harun Berharap Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Jadi Cikal Bakal Trans Kalimantan

BALIKPAPAN, JURNAL IBUKOTA: Percepatan pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan total panjang jalan tol 99,35 Km terus dilakukan. Hingga pertengahan November 2017, proyek yang dikelola oleh Anak Usaha Jasa Marga, PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (PT JBS), menunjukkan progres positif. Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Refly Harun, optimistis jalan tol pertama di Kalimantan tersebut dapat beroperasi penuh pada akhir tahun 2018 mendatang dan diharapkan dapat menjadi cikal bakal Trans Kalimantan.

Read more...

Presiden Jokowi: Pelestarian Hutan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Pengelolaan hutan yang baik mutlak diperlukan untuk menjaga kelestariannya. Indonesia sebagai negara dengan luas kawasan hutan yang tergolong besar tentu memerlukan perencanaan dan pengelolaan hutan yang baik dan berkelanjutan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pengelolaan hutan yang baik mutlak diperlukan untuk menjaga kelestariannya. Indonesia sebagai negara dengan luas kawasan hutan yang tergolong besar tentu memerlukan perencanaan dan pengelolaan hutan yang baik dan berkelanjutan.

 

Maka itu, saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017 di Gedung Manggala Wana Bhakti, Jakarta, pada Rabu, 2 Agustus 2017, Presiden Joko Widodo memberikan pandangannya terkait dengan bagaimana seharusnya Indonesia mengelola hutannya agar dapat lebih produktif. Menurutnya, diperlukan langkah-langkah terobosan dan upaya baru yang harus dilakukan jajarannya untuk mewujudkan hal itu.

"Penting memiliki sebuah strategi besar pembangunan hutan yang memiliki dimensi ekonomi dan lingkungan. Kita perlu melakukan sebuah koreksi besar, mestinya ada corrective action agar ada sebuah terobosan," ujar Presiden.

Bagi Presiden, pengelolaan hutan yang dilakukan haruslah memperhatikan dimensi ekonomi dan lingkungan. Artinya, pemanfaatan nilai ekonomis hutan harus seimbang dengan upaya pelestariannya.

Menurutnya, pengelolaan hutan di Indonesia saat ini tidak jauh lebih baik dibandingkan dengan negara lainnya. Bahkan, hutan di berbagai daerah di Indonesia menurutnya belum memberikan manfaat signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai hutan tidak memberikan apa-apa kepada rakyat. Dalam sekian tahun, mohon maaf, pengelolaan hutan kita berada pada posisi yang monoton, tidak ada pembaruan," kata Presiden.

Ia mencontohkan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh negara lain. Di negara yang dicontohkan oleh Presiden itu, pengelolaan hutan dapat memberikan sumbangsih bagi kegiatan ekonomi dengan tetap memperhatikan pelestarian lingkungan.

"Saya ingin memberikan contoh, misalnya Swedia dan Finlandia. Ekonominya hampir 70-80 persen berasal dari pengelolaan hutan yang baik. Saya kira kita tidak usah sulit-sulit, tiru dan nanti disesuaikan dengan keadaan hutan di negara kita," ucapnya.

Presiden kemudian meminta jajarannya di Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk mempelajari bagaimana kedua negara tersebut mengelola hutannya dengan memperhatikan aspek lingkungan dan ekonominya. Ia sekaligus mengingatkan, segera hentikan program maupun rencana kehutanan yang berorientasi proyek.

"Ini harus dihentikan. Jangan lagi ada program-program atau rencana-rencana yang orientasinya proyek. Sudah hentikan itu!" ia menegaskan.

Bagi Presiden, sudah terlalu lama pengelolaan hutan dilakukan hanya dengan berorientasi pada proyek semata. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku memiliki data siapa saja yang bermain proyek di sektor kehutanan.

Sebab dalam mengelola hutan, lanjutnya, dibutuhkan sosok yang memiliki jiwa mulia dan etos kerja yang baik yang mampu benar-benar menjalankan amanat untuk melindungi hutan. Ia sembari menegaskan, hutan lindung haruslah dilindungi.

"Jangan hanya namanya taman nasional tapi digerogoti sedikit-sedikit. Tahu-tahu sudah ratusan atau ribuan hektare kita biarkan. Jangan terus-terusan seperti itu. Nanti dalam forum tertutup akan saya buka semuanya," ujarnya.

*Presiden Saksikan Penyerahan Penghargaan Kalpataru*

Dalam acara itu, Presiden Joko Widodo turut menyaksikan penyerahan penghargaan Kalpataru dan penghargaan lingkungan hidup lain untuk tahun 2017. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dengan didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

Penghargaan Kalpataru sendiri merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan, dan membina perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan Indonesia.

Tahun ini, Kalpataru diberikan kepada 10 orang penerima. Sementara penghargaan lainnya yang berupa Adipura Kencana diberikan kepada 6 orang, Adipura kepada 16 orang, Adiwiyata Mandiri kepada 24 orang, dan Nirwasita Tantra kepada 9 orang yang terdiri atas 3 gubernur, 3 bupati, dan 3 wali kota.

"Hidup kita orang Indonesia dari dulu sudah bergantung dan menjadi satu dengan alam. Ini yang kita tidak boleh lupa. Sebab alam Indonesia adalah bagian penting dari identitas kita sebagai manusia Indonesia," demikian pandangan Presiden Joko Widodo terkait dengan pelestarian lingkungan.

Turut mendampingi Presiden, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Tampak pula hadir diantaranya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar. (Agus).

 

primi sui motori con e-max

Pertanian

Kapal Ternak Solusi Memperlancar Distribusi Sapi Lokal dari Produsen ke Konsumen

JAKARTA JURNAL IBUKOTA: Kapal khusus angkutan ternak Camara Nusantara I (CN 1) merupakan salah satu wujud implementasi Tol Laut yang mengangkut ternak dari daerah sentra produsen ke daerah konsumen. Fini Murfiani selaku Direktur Pengolahan dan Pemasaran hasil Peternakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyampaikan, keberadaan kapal ternak bertujuan untuk mendukung program pemenuhan pangan asal ternak, dan menjamin kelangsungan pendistribusian ternak melalui angkutan laut dengan kaidah animal welfare dari Provinsi NTT sampai ke DKI Jakarta dan sekitarnya.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Perhutanan Sosial: Masyarakat Dapat Akses Legal Kelola Kawasan Hutan

Alunan musik lesung dari masyarakat Hukum Adat Kasepuhan Karang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terdengar merdu mengiringi kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, dalam pembukaan Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta (06/09/2017).JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Alunan musik lesung dari masyarakat Hukum Adat Kasepuhan Karang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terdengar merdu mengiringi kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, dalam pembukaan Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta (06/09/2017).

Read more...

Transportasi

Penyesuaian Tarif Tol Ruas Cikupa-Merak 21 November 2017 Pukul 00.00 WIB

Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 896/KPTS/M/2017 tanggal 13November 2017 tentang Penyesuaian Tarif Tol Pada Jalan Tol Tangerang-Merak, maka pada 21 November 2017, mulai pukul 00.00 WIB akan diberlakukan tarif tol yang telah disesuaikan.TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 896/KPTS/M/2017 tanggal 13November 2017 tentang Penyesuaian Tarif Tol Pada Jalan Tol Tangerang-Merak, maka pada 21 November 2017, mulai pukul 00.00 WIB akan diberlakukan tarif tol yang telah disesuaikan.

Read more...