yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Menteri Puspayoga Inisiasi Koperasi Jadi Pengelola Pasar Rakyat

BANGLI, JURNAL IBUKOTA :  Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga meresmikan beroperasinya Pasar Rakat Desa Bayunggede, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (16/1/2018). Penandatanganan prasasti menandai peresmian pasar tersebut. Pasar Rakyat Bayunggede termasuk dalam program revitalisasi Kementerian Koperasi dan UKM yang sumber anggarannya berasal dari dana tenaga pembantuan tahun 2017 sebesar Rp 684 juta. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Akhir Tahun 2018, Jalan Paralel Perbatasan di Kalbar Ditargetkan Sudah Tembus 805 Km

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin dan Zeni TNI Angkatan Darat menandatangani kontrak pekerjaan pembangunan jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Barat yakni ruas Nanga Era-Batas Kalimantan Timur sepanjang 60 km dengan nilai Rp 178,47 miliar dengan jangka waktu pelaksanaan 335 hari. Penandatanganan dilakukan Senin (15/1/2018) di Gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Kementerian PUPR, Jakarta.

Read more...

Sukses Pulihkan Gambut di Sumatera Selatan, Implementasi Nyata Litbang dan Inovasi KLHK

Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Penelitian & Pengembangan Lingkungan Hidup & Kehutanan (BP2LHK) Palembang telah berhasil merestorasi lahan gambut bekas terbakar di Kedaton, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.PALEMBANG, JURNAL IBUKOTA: Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Penelitian & Pengembangan Lingkungan Hidup & Kehutanan (BP2LHK) Palembang telah berhasil merestorasi lahan gambut bekas terbakar di Kedaton, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

 

Keberhasilan ini merupakan wujud kepedulian BLI terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui implementasi inovasi litbang.

Pasca terbakar berulang pada musim kemarau tahun 1997 dan 2006 lalu, 20 hektar hutan dan lahan rawa gambut mulai direstorasi. BP2LHK Palembang bekerjasama dengan Internasional Tropical Timber Organization (ITTO) dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten OKI, membangun plot percontohan (demplot) restorasi lahan gambut bekas kebakaran.

Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK, Henry Bastaman mengatakan, kunjungan timnya di kawasan restorasi gambut, Ogan Ilir, Selasa (15/8), merupakan arahan Menteri LHK kepada BLI dalam rangka mengekspose berbagai hasil litbang yang bisa dikatakan sudah berhasil untuk menangani berbagai persoalan. Hal ini juga sekaligus untuk berinteraksi dengan pemerintah daerah setempat.

“Kebetulan konteksnya pada saat pemerintahan ini, restorasi gambut menjadi prioritas, sebagaimana kita ketahui tahun 2015 terjadi kebakaran besar. Dan setelah dibentuknya Badan Restorasi Gambut (BRG) oleh Presiden, beberapa upaya yang kita lakukan jauh sebelum BRG dibentuk sebetulnya bisa menjadi best practice kita bersama,” ujar Henry.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin berpendapat kawasan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan itu merupakan kawasan yang cocok untuk dijadikan pusat penelitian gambut. Oleh karena itu, Alex menginginkan adanya pusat khusus penelitian gambut di daerah itu.

“Saya maunya ada pusat penelitian. Jadikan saja kawasan restorasi itu sebagai pusat penelitian,” kata Alex di kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (15/8) malam.

Pemda Sumatera Selatan juga berterimakasih pada BLI KLHK karena keberhasilannya merestorasi lahan rawa gambut bekas terbakar, sehingga Desa Sepucuk terkenal di seluruh dunia. Sebagaimana diketahui, Demonstrasi Plot Restorasi Hutan Rawa Gambut Bekas Kebakaran yang dikelola BP2LHK Palembang, menjadi field visit Bonn Challenge 2017 beberapa waktu lalu.

Peneliti Litbang KLHK, Bastoni, menjelaskan bahwa restorasi areal bekas kebakaran tersebut dilakukan pada areal dengan kondisi lahan yang tidak ideal dengan habitat alami jenis-jenis pohon yang ditanam. Dengan perlakuan khusus yang memperhatikan karakteristik lahan gambut setempat, pertumbuhan pohon cukup memuaskan dengan daya hidup berkisar antara 82 – 97 persen, tinggi berkisar antara 87 – 214 cm/tahun, dan diameter berkisar antara 1,36 – 2,83 cm/tahun.

Pada areal restorasi saat ini telah berhasil dikoleksi 25 jenis tanaman lokal hutan rawa gambut dari Sumatera Selatan, Jambi dan Riau. Jenis-jenis tanaman lokal merupakan unggulan hutan rawa gambut yang secara alami sulit tumbuh pada areal bekas terbakar, yaitu ramin (Gonystylus bancanus), jelutung rawa (Dyera lowii), punak (Tetramerista glabra), perupuk (Lopopethalum javanicum), meranti (Shorea belangeran), medang klir (Alseodaphne sp.), beriang (Ploiarum alternifolium) dan gelam (Melaleuca leucadendron).

“Dengan metode dan perlakuan khusus, pohon-pohon yang tidak cocok ditanam di lahan gambut pun bisa tumbuh,” kata Bastoni.

Hutan dan lahan rawa gambut terbakar yang berulang pada musim kemarau tahun 1997 dan 2006 lalu, telah direstorasi sejak tahun 2006. Suksesi alami yang terbentuk 4 tahun setelah kebakaran, tahun 2010 hanya terdiri dari pakis dan rumput rawa, belum ada suksesi pepohonan. Penyiapan lahan dan penanaman pertama dilakukan sebelum areal sekitar demplot didrainase untuk perkebunan sawit pada bulan April – Mei 2010, lahan gambut masih tergenang dengan kedalaman genangan berkisar antara 10 – 30 cm.

Drainase lahan gambut telah mengubah status hidrologi lahan dari tergenang menjadi kering. Sebelum drainase lahan, air tanah pada areal restorasi berkisar antara 20 cm sampai 50 cm (lahan tergenang di musim hujan dan kering di musim kemarau). Setelah drainase lahan, muka air tanah berkisar antara 30 cm sampai 150 cm (lahan lembab pada musim hujan dan sangat kering pada musim kemarau).

Keberhasilan inovasi litbang ini, diharapkan dapat diimplementasikan di lokasi lahan gambut lainnya untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan, untuk mengantisipasi musim kemarau yang akan datang. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Presiden Jokowi Resmikan Embung di NTT

“Kuncinya di NTT termasuk di Kabupaten Rote Ndao, hanya satu, air. Jika ada air, maka pertanian, perkebunan, peternakan bisa meningkat,” kata Presiden Joko Widodo seusai peresmian proyek-proyek strategis Kementerian PUPR di Kabupaten Ndao, yang dipusatkan di Embung Saina, Selasa (9/1).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun berbagai infrastruktur di seluruh Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Pulau Miangas hingga Pulau Rote. Infrastruktur menjadi kunci peningkatan daya saing bangsa dan pemerataan hasil pembangunan.

Pulau Rote sebagai pulau paling selatan Indonesia dikenal sebagai daerah rawan air. Kementerian PUPR telah melakukan program penyediaan dan pengelolaan air tanah dan air baku melalui pembuatan sumur bor dan embung.

“Kuncinya di NTT termasuk di Kabupaten Rote Ndao, hanya satu, air. Jika ada air, maka pertanian, perkebunan, peternakan bisa meningkat,” kata Presiden Joko Widodo seusai peresmian proyek-proyek strategis Kementerian PUPR di Kabupaten Ndao, yang dipusatkan di Embung Saina, Selasa (9/1). 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...