yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Kembangkan Industri Kentang Lewat Koperasi

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Pemberdayaan Petani Kentang Melalui Penguatan Koperasi, di Kota Bogor, Selasa (20/2).

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Menteri Basuki Menerima Herman Johannes Award 2018

YOGYAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima Herman Johannes Award Tahun 2018 Bidang Infrastruktur dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (Katgama). Para penerima penghargaan lainnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Bidang Kelautan, Almarhum Hardjoso Prodjopangarso di Bidang Teknologi Pengairan, Soebroto di Bidang Energi, dan Almarhum Hartarto Sastrosoenarto di Bidang Industri.

Read more...

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Dasar Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Temanggung

Di samping membangun jembatan gantung dan rumah susun yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu (17/6) di Kabupaten Temanggung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah menuntaskan berbagai infrastruktur yang bersifat padat karya melalui pemberdayaan masyarakat seperti air minum, irigasi dan penataan kawasan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Di samping membangun jembatan gantung dan rumah susun yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu (17/6) di Kabupaten Temanggung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah menuntaskan berbagai infrastruktur yang bersifat padat karya melalui pemberdayaan masyarakat seperti air minum, irigasi dan penataan kawasan.

 

Sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan di Temanggung, Kementerian PUPR telah mengembangkan Daerah Irigasi (DI) Progo Pristan tahun 2016-2018 di antaranya membangun Bendung Progo Pristan yang dapat mengairi lahan potensial seluas 1.108 Ha yang disalurkan melalui saluran irigasi primer sepanjang 12,5 Km. Alokasi dana yang dibutuhkan sebesar Rp 107,4 miliar dan manfaatnya dirasakan oleh sekitar 1.500 petani di Temanggung. Dengan selesainya bendung ini diharapkan dapat meningkatkan intensitas panen petani menjadi 2 kali dalam setahun.

Di samping bendung, beberapa saluran irigasi juga diperbaiki dengan melibatkan petani langsung dalam rangka pemberdayaan para petani. Perbaikan dilakukan terhadap saluran tersier sepanjang 141,9 meter untuk mengairi areal sawah seluas 41 hektar yang merupakan bagian dari Daerah Irigasi Pupu. Perbaikan saluran irigasi ini merupakan salah satu dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) guna mencapai target pembangunan irigasi baru secara nasional dengan luas mencapai 1 juta hektar dan rehabilitasi irigasi seluas 3 juta hektar.

Pemberdayaan petani dalam P3-TGAI berupa pelibatan dalam perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi di perdesaan yang luasannya berada di bawah 150 hektar. Program ini juga merupakan program padat karya di mana pelaksanaannya dilakukan oleh sekitar 50 petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dengan supervisi dari konsultan pengawas. Setiap lokasi mendapatkan Rp 200 juta dengan alokasi untuk pekerjaan fisik sebesar Rp 178 juta dan konsultan pengawas sebesar Rp 22 juta.

Di Kecamatan Pringsurat, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak juga tengah menyelesaikan pembangunan Embung Soropadan yang berada di ketinggian 500-700 meter di atas permukaan laut. Pembangunannya bertujuan menanggulangi kekurangan air untuk pembibitan tanaman, sekaligus perikanan dan daerah wisata. Rehabilitasi Embung Soropadan dilakukan pada tahun 2016 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,3 miliar sehingga dapat memanen air hujan dan ditampung sebanyak kurang lebih 14.000 m3. Embung lain yang telah selesai dibangun Kementerian PUPR adalah Embung Jetis yang berada di Kecamatan Temanggung dan selain untuk pengairan pertanian juga menjadi daerah tujuan wisata.

Melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, Kementerian PUPR telah dibangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perdesaan dengan debit sebesar 2 liter per detik di Desa Wonokerso dan Desa Menggoro Kecamatan Tembarak, Temanggung. Pembangunan SPAM Perdesaan ini menelan anggaran Rp 1,25 miliar yang dikerjakan sejak tahun 2015 untuk melayani 305 sambungan rumah (SR), serta pembuatan reservoir, bak, dan pipa.

Selain itu, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR juga telah merampungkan revitalisasi kawasan Makam Kyai Pahing yang terletak di desa Menggoro Kecamatan Tenggarak. Proyek revitalisasi ini, membutuhkan alokasi anggaran sebesar Rp 1,66 miliar dan telah selesai tahun 2015 lalu.

Selain itu, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya juga merampungkan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Taman Bambu Runting, Kecamatan Parakan. Anggaran yang sudah dikeluarkan untuk pengembangan kawasan RTH ini mencapai Rp 4,7 miliar dengan waktu pengerjaan selama enam bulan yang dimulai sejak Maret 2016-September 2016. Sedangkan untuk Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) juga sudah selesai dilaksanakan pembangunan jalan poros desa dan drainase selama empat bulan yang dimulai sejak September sampai Desember 2016.

Kementerian PUPR juga merampungkan pembangunan rumah swadaya di Kecamatan Kledung Temanggung. Pembangunan rumah swadaya ini diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu dengan besar bantuan bervariasi. Pembangunan rumah swadaya sejatinya sudah dimulai sejak tahun 2012 dan kini di tahun 2017, Kementerian PUPR menargetkan pembangunan sekitar 335 unit rumah. Sementara tahun lalu, program rumah swadaya di Temanggung menjangkau sebanyak 822 unit.(***)

 

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Menteri Basuki Raih Herman Johannes Award 2018

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima Herman Johannes Award Tahun 2018 Bidang Infrastruktur dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (Katgama). Para penerima penghargaan lainnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Bidang Kelautan, Almarhum Hardjoso Prodjopangarso di Bidang Teknologi Pengairan, Soebroto di Bidang Energi, dan Almarhum Hartarto Sastrosoenarto di Bidang Industri.

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima Herman Johannes Award Tahun 2018 Bidang Infrastruktur dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (Katgama). Para penerima penghargaan lainnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Bidang Kelautan, Almarhum Hardjoso Prodjopangarso di Bidang Teknologi Pengairan, Soebroto di Bidang Energi, dan Almarhum Hartarto Sastrosoenarto di Bidang Industri.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...