yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Hari Koperasi Nasional Akan Dirayakan di Istana Kepresidenan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Hari Koperasi Nasional yang puncaknya jatuh pada 2 Juli 2018 akan dirayakan di Istana Kepresidenan dan mendatangkan para pelaku koperasi terbaik di Indonesia.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kurangi Kepadatan Tempat Istirahat di Tol Cipali, Tempat Istirahat di Tol Fungsional Batang - Pejagan Ditambah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan pelayanan dan kelancaran mudik Lebaran 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku operator, berupaya untuk  mengurangi kepadatan pada sejumlah tempat istirahat/rest area pada ruas tol fungsional. 

Read more...

Donor Darah Gratis, Tapi Penerimanya Harus Bayar, Kenapa? Ini Pandangan Kemenko PMK

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kebutuhan darah di Indonesia sangatlah tinggi, dimulai dari untuk menolong persalinan, mengobati suatu penyakit, dan juga penanganan ketika terjadi suatu kecelakaan yang korbannya mengalami kekurangan banyak darah.

 

Ada anggapan miring mengenai transfusi darah yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia atau PMI. Salah satunya mengenai mahalnya harga darah yang dibutuhkan per kantongnya yang mencapai Rp 360.000 per kantong. Ini membuat masyarakat bertanya, kenapa mahal sekali untuk membeli satu kantong darah, padahal saat melakukan donor darah gratis.

Deputi  bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, Sigit Priohutomo mengungkapkan untuk menghasilkan sekantong darah untuk aktivitas donor diperlukan sejumlah proses, mulai dari penyediaan kantong darah, uji kelayakan dan bebas penyakit seperti HIV, sipilis, Hepatitis A, dan B.

"Ada prosesnya, ada tahapannya sehingga darah donor itu benar-benar siap pakai. Sekitar 6 jam diolah dulu baru siap didonorkan. Ini disebut biaya pengganti pengolahan darah, sehingga perlu ada kompensasi," ujar Sigit.

Masalah mengenai mahalnya harga satu kantong darah yang sekarang 

Proses pengambilan darah dari pendonor, ujar Sigit, tidak bisa langsung diberikan kepada penerima, ada tahapan yang harus dilakukan selama 4-6 jam sebelum darah bisa diberikan kepada penerima harus melalui tahap uji kelayakan bebas dari penyakit seperti HIV, sipilis, Hepatitis A, dan B Juga dilihat kualitas darah yang bisa diberikan kepada penerima. Harga kantong darah yang masih impor pun menjadi salah satu faktor kenapa harga sekantong darah begitu mahal.

"Yang harus diluruskan di sini adalah, setiap biaya yang dikeluarkan ketika membutuhkan darah adalah untuk biaya BPPD bukannya harga si darah itu sendiri," kata Sigit.

Sebelumnya, PMI berharap agar UTD PMI di kabupaten/kota bisa melakukan efisiensi bersama guna memenuhi kebutuhan donor darah secara nasional.

PMI mengingatkan adanya kemungkinan kelangkaan darah berkaitan dengan saat mudik liburan Natal dan Tahun Baru. Umumnya kelangkaan baru bisa dirasakan pada Februari mendatang atau dua bulan setelahnya. (***)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau Bendungan Kuningan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Kuningan seluas 221 hektar yang membendung Sungai Cikaro tersebut akan memiliki volume tampung total sebesar 25,9 juta m3. Dengan daya tampung sebesar itu, bendungan multifungsi ini akan menjadi sumber pengairan irigasi seluas 3.000 hektar sawah di dua Daerah Irigasi (DI) yakni DI Cileuweung di Kabupaten Kuningan seluas 1.000 hektar dan DI Jangkelok di Kabupaten Brebes seluas 2.000 hektar.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Refokusing Pembangunan Peternakan untuk Wujudkan Swasembada Protein Hewani dan Pengentasan Kemiskinan

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah pembangunan peternakan dan kesehatan hewan  saat ini fokus untuk mewujudkan swasembada protein hewani dan pengentasan kemiskinan untuk masyarakat di pedesaan. Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan hari ini Senin tanggal 16 April 2018 di IPB Internasional Convention Center Bogor.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Mendorong Gerakan Bersih Kali Ciliwung di Kota Depok

Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.

Read more...

Transportasi

Jasa Marga Kembali Perpanjang _Contraflow_ Jalan Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta dari Km 65 Hingga Km 41

Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.JAKARTA,  JURNAL IBUKOTA: Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.

Read more...