yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Hari Koperasi Nasional Akan Dirayakan di Istana Kepresidenan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Hari Koperasi Nasional yang puncaknya jatuh pada 2 Juli 2018 akan dirayakan di Istana Kepresidenan dan mendatangkan para pelaku koperasi terbaik di Indonesia.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Kurangi Kepadatan Tempat Istirahat di Tol Cipali, Tempat Istirahat di Tol Fungsional Batang - Pejagan Ditambah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan pelayanan dan kelancaran mudik Lebaran 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku operator, berupaya untuk  mengurangi kepadatan pada sejumlah tempat istirahat/rest area pada ruas tol fungsional. 

Read more...

Kemenko PMK: Jangan Bebani Pasien Darurat Dengan Urusan Administratif

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA : Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyesalkan adanya fasilitas kesehatan (faskes) yang masih membebani keluarga pasien darurat dangan urusan administratif, sehingga pasien tak terlayani.

 

"Semua faskes, apakah itu rumah sakit pemerintah, RS swasta dan Puskesmas,  harus mengutamakan pasien darurat," ujar Sigit Priohutomo, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, di Jakarta, Rabu (13/12).

Menurut Sigit, standar operasional prosedur (SOP) semua faskes jelas memberikan prioritas kepada pasien darurat.

Sigit menyesalkan terjadinya kasus bayi 7 bulan yang tidak diizinkan dirawat di sebuah Puskesmas di Kabupaten Brebes, Sabtu (9/12), hanya karena tidak memiliki dokumen kependudukan untuk memenuhi persyaratan administrasi pengobatan. Bayi tersebut kemudian dibawa pulang dan meninggal tanpa mendapatkan pertolongan medis.

"Jika ini benar, kami sangat menyayangkan hal tersebut dan mereka telah menyalahi SOP yang berlaku," ucap Sigit geram.

Sigit menuturkan, kelalaian rumah sakit dalam menolak menangani pasien seperti itu, bukanlah hal pertama kali. Menurut dia,  SOP yang dikeluarkan Kemenkes sudah jelas menyatakan, bahwa siapapun yang datang ke fasilitas kesehatan, terlebih dalam keadaan darurat, harus segera mendapatkan pelayanan medis.

"Apabila sudah menyangkut nyawa orang, tidak dibenakan untuk menolak hanya karena kurang kelengkapan administrasi, seperti Kartu Keluarga atau Kartu Indonesia Sehat," tutur Sigit.

Lebih lanjut, sebagai pengawal kesehatan di Kemenko PMK, Sigit menjelaskan bahwa pasien yang dalam keadaan kritis jangan pernah dibebani dengan persoalan administrasi terlebih dahulu. Karena itu, ia menginginkan peristiwa ini dijadikan bahan pembelajaran baik dari rumah sakit atau puskesmas agar lebih fleksibel dalam menangani kasus yang berkaitan pasien darurat.

"Ingat, nyawa itu lebih penting,” tegas Sigit.

Kemenko PMK dalam hal ini akan melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait, khususnya dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan tindak lanjut terkait kejadian tersebut.

“Kami akan menindaklanjutinya dengan meminta keterangan dari pihak keluarga pasien dan petugas. Jika ada kesalahan petugas maka petugas itu akan ditindak sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Sigit. (***)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau Bendungan Kuningan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).

Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Kuningan seluas 221 hektar yang membendung Sungai Cikaro tersebut akan memiliki volume tampung total sebesar 25,9 juta m3. Dengan daya tampung sebesar itu, bendungan multifungsi ini akan menjadi sumber pengairan irigasi seluas 3.000 hektar sawah di dua Daerah Irigasi (DI) yakni DI Cileuweung di Kabupaten Kuningan seluas 1.000 hektar dan DI Jangkelok di Kabupaten Brebes seluas 2.000 hektar.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Refokusing Pembangunan Peternakan untuk Wujudkan Swasembada Protein Hewani dan Pengentasan Kemiskinan

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah pembangunan peternakan dan kesehatan hewan  saat ini fokus untuk mewujudkan swasembada protein hewani dan pengentasan kemiskinan untuk masyarakat di pedesaan. Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan hari ini Senin tanggal 16 April 2018 di IPB Internasional Convention Center Bogor.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Mendorong Gerakan Bersih Kali Ciliwung di Kota Depok

Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Masyarakat Peduli dan Pecinta Lingkungan Kota Depok Catur Susanto mengungkapkan untuk menjaga dan melestarikan tepian Kali Ciliwung yang melintas wilayah Kota Depok, sudah banyak program yang dijalankan Pemkot Depok dan masyarakat sekitar.

Read more...

Transportasi

Jasa Marga Kembali Perpanjang _Contraflow_ Jalan Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta dari Km 65 Hingga Km 41

Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.JAKARTA,  JURNAL IBUKOTA: Untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta, khususnya mulai dari Simpang Dawuan Km 66 yang merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Purbaleunyi serta Cikampek dan Cipali, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memperpanjang _contraflow_ dari km 65 s.d km 41.

Read more...