yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Kembangkan Industri Kentang Lewat Koperasi

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Pemberdayaan Petani Kentang Melalui Penguatan Koperasi, di Kota Bogor, Selasa (20/2).

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Menteri Basuki Menerima Herman Johannes Award 2018

YOGYAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima Herman Johannes Award Tahun 2018 Bidang Infrastruktur dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (Katgama). Para penerima penghargaan lainnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Bidang Kelautan, Almarhum Hardjoso Prodjopangarso di Bidang Teknologi Pengairan, Soebroto di Bidang Energi, dan Almarhum Hartarto Sastrosoenarto di Bidang Industri.

Read more...

Pengawasan Koperasi di Perancis Dinilai Sangat Kuat

Koperasi di Perancis tumbuh secara luar biasa dan menjadi salah satu ujung tombak perekonomian nasional. Di negara tersebut, PDB koperasi menyumbang 12% terhadap PDB nasional.  PARIS, JURNAL IBUKOTA: Koperasi di Perancis tumbuh secara luar biasa dan menjadi salah satu ujung tombak perekonomian nasional. Di negara tersebut, PDB koperasi menyumbang 12% terhadap PDB nasional.  

 

Koperasi di Perancis menghasilkan perputaran uang mencapai 300 miliar euro per tahun. Di Perancis terdapat lebih dari 22.500 koperasi dengan jumlah anggota mencapai 26 juta orang, jumlah pegawai mencapai 1,2 juta orang. 

Dalam kunjungan kerja Panja RUU perkoperasian Komisi VI DPR RI ke Perancis, rombongan melakukan diskusi langsung dengan pihak yang telah menerapkan best practice pengelolaan koperasi sehingga koperasi mampu menjadi tulang punggung usaha masyarakat dan ekonomi negara Perancis.   

Dari kunjungan itu, Panja menilai keberhasilan koperasi di Perancis tidak terlepas dari pengawasan yang sangat kuat disertai sanksi tegas. 

“Pemerintah Perancis tidak banyak mencampuri koperasi, tapi melakukan pengawasan.  Kalau ada  pelanggaran, ditindak tegas. Ada audit independen. Apabila anggota koperasi tidak mengelola produknya sesuai aturan akan ditutup dan diberi sanksi. Ini yang harus betul-betul dituntut bagi pemerintah, untuk membina dan mengawasi kesejahteraan anggota koperasi,” kata Ketua Kunjungan Kerja Panja Komisi VI DPR RI ke Perancis, Bowo Sidik Pangarso, di Paris, Selasa (21/11).

Saat berkunjung ke koperasi Sodiaal,  yang merupakan koperasi susu terbesar di Perancis rombongan juga memperoleh informasi bahwa koperasi sektor riil berbasis pertanian dan peternakan berkembang pesat di negara itu. Koperasi  Sodiaal memiliki 13.200 anggota yang seluruhnya adalah para peternak. Koperasi ini memproduksi 4,8 miliar liter susu    dengan omzet  mencapai 5 miliar euro, dan mempekerjakan 10.000 karyawan.  

Rombongan Panja Komisi VI DPR RI saat berdiskusi dengan  Direktur Sodiaal, Frederic Chausson  mendapat penjelasan  koperasi memiliki sistem produksi dari hulu hingga hilir yang seluruhnya dikelola oleh anggota. Koperasi memiliki pabrik,  produksi susu ditampung dan didistribusikan langsung oleh koperasi dengan harga patokan yang telah ditentukan sejak awal. 

“Koperasi Sodiaal jadi contoh yang sangat baik.  Ini menjadi PR buat kita, bisa tidak koperasi kita dibina seperti Sodiaal ini. Tidak hanya diberikan dana, tetapi ada koperasi yang jadi bapak asuh yang membina, memastikan penjualan produknya  dibeli dengan harga yang sudah ditentukan dari awal,” tegas Bowo. 

Bowo menegaskan  RUU Perkoperasian akan memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan sanksi tegas. RUU juga diharapkan bisa mengatur kestabilan harga, ada batasan harga tertinggi dan terendah sehingga tidak merugikan anggota koperasi.  

Capaian kinerja koperasi di Perancis menjadi masukan bagi penyusunan RUU Perkoperasian yang tengah digodok oleh Panja RUU Perkoperasian Komisi VI DPR RI. Karena itu, diharapkan dari kunjungan kerja Panja RUU Perkoperasian ke Perancis,  pemerintah dan DPR bisa  menghasilkan RUU Perkoperasian yang sesuai harapan masyarakat. 

“Indonesia sebagai  negara yang sedang memperkuat dan mengembangkan koperasi dapat mempelajari dan mengambil contoh baik dari apa yang telah di praktekkan negara Perancis dalam menjadikan koperasi sebagai salah satu ujung tombak perekonomian nasional,” kata  Bowo.  

Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring mengatakan sistem pengawasan internal dan eksternal yang dilaksanakan oleh  koperasi di Perancis sebenarnya mirip dengan yang di Indonesia. Hanya saja diakuinya, pengawasan  sangat konsisten dan tidak segan menjatuhkan sanksi. 

Merujuk pada koperasi Sodiaal, ada kesepakatan peternak menjual produknya ke koperasi dan harus menjaga kualitas produksinya seuai persyaratan, sementara koperasi wajib membeli susu produk peternak  dengan harga kesepakatan.  Ada prinsip saling menguntungkan antara peternak dan koperasi.

Dari sisi pengawasan internal, juga koperasi diwajibkan melakukan audit  sebelum RAT, yang kemudian diperiksa oleh Dewan Tinggi yang didalamnya termasuk pihak pemerintah.  

"Pengawasan koperasi di Perancis sangat konsisten,  kalau ada temuan pelanggaran harus segera melakukan perbaikan, kalau tidak diancam sanksi,” kata Meliadi. (Agus) 

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Menteri Basuki Raih Herman Johannes Award 2018

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima Herman Johannes Award Tahun 2018 Bidang Infrastruktur dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (Katgama). Para penerima penghargaan lainnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Bidang Kelautan, Almarhum Hardjoso Prodjopangarso di Bidang Teknologi Pengairan, Soebroto di Bidang Energi, dan Almarhum Hartarto Sastrosoenarto di Bidang Industri.

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima Herman Johannes Award Tahun 2018 Bidang Infrastruktur dari Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (Katgama). Para penerima penghargaan lainnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Bidang Kelautan, Almarhum Hardjoso Prodjopangarso di Bidang Teknologi Pengairan, Soebroto di Bidang Energi, dan Almarhum Hartarto Sastrosoenarto di Bidang Industri.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...