yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Pengawasan Koperasi di Perancis Dinilai Sangat Kuat

PARIS, JURNAL IBUKOTA: Koperasi di Perancis tumbuh secara luar biasa dan menjadi salah satu ujung tombak perekonomian nasional. Di negara tersebut, PDB koperasi menyumbang 12% terhadap PDB nasional.  

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Menteri Basuki dan Menteri Sri Mulyani Cek Kesiapan Arena Olahraga di Kompleks GBK

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani meninjau beberapa arena olahraga di Kawasan GBK guna memastikan pekerjaan selesai sesuai target yang akan digunakan pada Asian Games XVIII tahun 2018.

Read more...

Kemenkop dan UKM Dorong Pengusaha UKM Indonesia Tingkatkan Hubungan Bisnis dengan Korea

 Kemenkop dan UKM mendorong pengusaha UKM Indonesia meningkatkan hubungan bisnis dengan UKM Korea.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Kemenkop dan UKM mendorong pengusaha UKM Indonesia meningkatkan hubungan bisnis dengan UKM Korea.

 

"Keunggulan SDA  (Sumber Daya Alam) dan produk sumberdaya alam berdaya saing tinggi yang dimiliki UKM Indonesia, bisa dipadukan dengan pengusaha Korea yang dikenal unggul dalam teknologi, sehingga selain bisa meningkatkan volume perdagangan antar dua negara, juga bisa terjadi transfer of knowledge, atau transfer of technology" ujar  Agus Muharram, Sekretaris Kemenkop dan UKM, dalam acara Korea- Indonesia SMEs Cooperation Forum, di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

 

Hadir dalam acara tersebut, Lim Chae Un, President Small Medium Business Corporation (SBC) Korea, No Tae Jin, Chairman INN Biz Club, I Wayan Dipta, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Meliadi Sembiring, Deputi Bidang Kelembagaan, Hermawan Kartajaya, President Asia Council Small Business (ACSB) dan ICSB (Indonesian Council Small Business), dan Nita Yudi,  Ketua Umum IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia). 

 

Agus memaparkan, UMKM merupakan mayoritas pelaku ekonomi di Indonesia dengan jumlah lebih dari 59 juta, dimana 98 persennya merupakan pengusaha mikro dan kecil. 

 

Yang dimaksud pengusaha mikro, adalah usaha dengan omset sampai dengan Rp 300 juta dan aset sampai dengan Rp 50 juta. Sedang usaha kecil, dengan omset Rp 300 Ribu - Rp 2,5 Milyar dengan aset sampai dengan Rp 500 Juta.

 

" Tentu di Korea ada penggolongan sendiri mengenai kriteria UKM, nah disinilah kita upayakan adanya sinergi dengan UKM Korea," kata Agus.

 

Dalam hal ini Kemenkop dan UKM bekerjasama dengan Small Medium Business Coorporation (SBC ) Korea menyelenggarakan kegiatan Korea - Indonesia SMEs Cooperation Forum untuk meningkatkan kerjasama business matching, pemagangan dan transfer of technology and knowledge  bagi kemakmuran UKM Indonesia dan Korea. 

 

Komitmen Kembangkan UKM

 

Sementara itu Lim Chae Un ,President SBC  Korea mengatakan,  pemerintah Korea memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan UKM di Korea dan melakukan kerjasama dengan UKM negara lain khususnya Indonesia.

 

"Ini terbukti dengan dinaikkannya status SMBA (Small and Medium Business Administration) menjadi Ministry of SME and Startups pada tahun ini (2017) dengan anggaran 8 juta USD, dimana SBC (Small and medium Business Corporation) merupakan salah satu institusi yang bertugas meningkatkan kerjasama usaha UKM." Katanya.

 

No Tae Jin, Chairman INN BIZ Club (Asosiasi Pengusaha Korea di Indonesia), menambahkan ada banyak UKM Korea yang siap melakukan kerjasama dengan Indonesia.

 

" Perusahaan-perusahaan Korea di Indonesia juga banyak yang melakukan kerjasama dengan UKM disini. Hal itu karena kami melihat potensi UKM ini sangat besar, " tambahnya.

 

Kerjasama IWAPI - SBC Korea

 

Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani kerjasama antara IWAPI dengan SBC Korea.

 

Menurut Ketum IWAPI, Nita Yudi, kerjasama ini mencakup empat hal.

 

Pertama, business matching antara perusahaan anggota IWAPI dengan  anggota SBC Korea agar data menjadi bagian dari mata rantai perusahaan manufaktur atau industri Korea.

 

Kedua, assistensi program terutama dalam E Commerce dimana melanjutkan kerjasama dengan Inni BIZ Club ( asosiasi pengusaha Korea di Indonesia) yang telah dilakukan sebelumnya.

 

Ketiga, inovasi produk melalui kreasi IWAPI belia, bisnis star-up dibidang kreatif seperti animasi, film, art (seni) dan craft (kerajinan).

 

Keempat, kerjasama pemagangan atau pengiriman tenaga kerja melalui mekanisme bisnis, dimana tenaga kerja Indonesia selain bisa memberikan kontribusi tenaga, juga dapat menyerap alih teknologi dan pengetahuan, selama magang di Korea. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Pertanian

Kapal Ternak Solusi Memperlancar Distribusi Sapi Lokal dari Produsen ke Konsumen

JAKARTA JURNAL IBUKOTA: Kapal khusus angkutan ternak Camara Nusantara I (CN 1) merupakan salah satu wujud implementasi Tol Laut yang mengangkut ternak dari daerah sentra produsen ke daerah konsumen. Fini Murfiani selaku Direktur Pengolahan dan Pemasaran hasil Peternakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyampaikan, keberadaan kapal ternak bertujuan untuk mendukung program pemenuhan pangan asal ternak, dan menjamin kelangsungan pendistribusian ternak melalui angkutan laut dengan kaidah animal welfare dari Provinsi NTT sampai ke DKI Jakarta dan sekitarnya.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Perhutanan Sosial: Masyarakat Dapat Akses Legal Kelola Kawasan Hutan

Alunan musik lesung dari masyarakat Hukum Adat Kasepuhan Karang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terdengar merdu mengiringi kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, dalam pembukaan Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta (06/09/2017).JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Alunan musik lesung dari masyarakat Hukum Adat Kasepuhan Karang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terdengar merdu mengiringi kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, dalam pembukaan Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta (06/09/2017).

Read more...

Transportasi

Pasca Penyesuaian Tarif Kondisi Lalu Lintas Tol Tangerang-Merak Berjalan Lancar

Manager Humas Theresia Dyah memberikan Souvenir dan Tabel Penyesuaian Tarif kepada pengguna jalanTANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Sejak diberlakukannya penyesuaian tarif tol Ruas Cikupa-Merak pada 21 November pukul 00.00 WIB, kondisi lalu lintas Jalan Tol Tangerang-Merak berlangsung lancar.

Read more...