yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Gerakan Inovasi Koperasi dan UKM di Kulonprogo Dapat Pengakuan Dunia

NEW YORK, JURNAL IBUKOTA: Gerakan inovasi untuk koperasi dan bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) di Kulonprogo, DI Yogyakarta telah mendapatkan pengakuan dunia dalam forum PBB.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Menteri Basuki: Ramadhan Bulan Penuh Berkah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: _Marhaban Ya Ramadhan_. Mengawali bulan Ramadhan 1439 Hijriah tahun 2018, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa kepada seluruh Keluarga Besar Kementerian PUPR yang ada di seluruh Indonesia.

Read more...

Mengais Rezeki dari Banjir Yang Melanda Jakarta

JAKARTA (Jurnal): Siapa mengira bahwa dari banjir besar yang melanda Ibukota Jakarta dan sekitarnya, serta berbagai daerah di Indonesia, ternyata bisa menjadi ladang penghasilan bagi warga yang mau basah kuyup di tengah air banjir yang mencapai tinggi selutut atau bahkan sepinggang.

 

Sejumlah orang menawarkan gerobak untuk melewati daerah banjir

Ketika penulis hendak liputan ke daerah Cikini, Selasa (15/1) Jakarta Pusat dari Cipondoh Tangerang, ketika melintas di terowongan di bawah jalan tol Jakarta-Merak, backpack yang biasanya ditaruh di depan lutut, harus dipindah ke punggung. Sementara itu, sepatu harus dilepas dan diganti dengan sandal yang selalu siap di bagasi. Alhamdulillah banjir semata kaki itu bisa dilewati dengan aman.

Yang nekad menuntun motornya  melintasi genangan banjir
Yang nekad menuntun motornya melintasi genangan banjir

Perjalanan dilanjutkan menuju Ciledug. Dari Ciledug menuju Pasar Lembang, mulai ada genangan seperti tadi. Sampai di lampu merah, jalan macet. Ada kecurigaan di depan sana terjadi banjir. Penulis berbelok ke kiri menuju Jalan H. Mencong. Tidak jauh dari persimpangan dengan Ciledug Raya, kembali terjadi macet.
Lalu ambil haluan menuju Yadika yang ke arah Joglo Raya. Alamak Di jalan ini jalan macet. Agaknya terjadi banjir besar di kali Nyeburin yang ada di depan. Apa boleh buat. Maksud hati hendak menerobos genangan banjir, tapi sayang-sayang motor yang belum lunas cicilannya.
“Pak, naik gerobak saja. Di depan banjirnya dalam. Sampai sepinggang,” kata seseorang menawarkan jasa.
“Berapa bayarnya?”
“Dua puluh ribu pak.”
“Sepuluh ribu ya?”
“Gak bisa pak. Kalau mau dua puluh ribu saja.”
Dua puluh ribu masih makes sense lah. Ketimbang motor rusak.
“OK.”
Setelah lewat titik banjir itu, alhamdulilah sampai Cikini tak ada banjir yang berarti.
Setelah selesai liputan, untuk menghindari daerah Yadika-Joglo yang macet karena banjir, penulis memutar ke arah Karang Mulia, menuju Karang Tengah. Sampai Karang Mulia masih aman-aman saja. Tapi begitu sampai Perumahan Departemen Dalam Negeri dan Dep. Kehutanan banjir itu kembali menghadang.
“Dalam gak airnya di depan?”
“Wah dalam pak. Dalamnya sepinggang. Naik gerobak saja pak!”
“Berapa bayarnya?”
“Seratus ribu saja pak”
“Apa? Seratus ribu?”
“Iya pak.”
“Dua puluh ribu ya?”
“Gak bisa pak. Kalau mau tujuh puluh ribu aja.”
Waduh…
“Pak kalau gak mau. Ke pinggir saja. Supaya tidak menghalangi yang mau lewat,” kata orang itu.
Penulis menepi. Seseorang yang rupanya enggan membayar sebanyak itu, sedang membungkus knalpot motornya dengan plastik.
“Diapain tuh motornya?”
“Dibungkus knalpotnya agar tak kemasukan air pak.”
“Terus diapain?”

Banjir pun menjadi berkah bagi yang mau berusaha
Banjir pun menjadi berkah bagi yang mau berusaha

“Sebelum dibungkus lubang knalpot disumpel pakai kertas pak. Setelah disumpel, dibungkus, lalu motor dituntun menuju seberang, tapi mesin jangan dihidupkan.”
Woww boleh juga akal orang ini ditiru.
Setelah sampai pertengahan banjir, ketika penulis sudah ngos-ngosan seseorang menawarkan jasa.
“Saya dorong ya pak.”
Tanpa menunggu diiyakan, orang itu sudah mendorong motor sampai ke seberang. Ketika sumpel knalpot dibuka, ternyata motor bisa hidup. Tak pelak uang Rp 10.000 keluar dari kocek untuk orang yang menawarkan jasa mendorong motor di tengah banjir.
Kejadian serupa terjadi lagi di depan Ciledug Indah yang airnya setinggi pinggang dan sekolah Harapan Jaya.
Brrrr. Dinginnya. Berendam di tengah banjir di tengah malam… Semoga besok tidak jadi meriang nih  badan.(aGs/man)

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau TPS R3 Citarik Pel. Ratu

Setelah meninjau kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pasir Suren, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi PKT kedua yakni Desa Citarik Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 8 April 2018. Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDDT Eko Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Di Desa Citarik, Presiden Jokowi juga berkesempatan meninjau Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce, reuse, recycle atau dikenal TPS-3R. Pembangunan TPS-3R dilakukan tahun 2016, oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan anggaran Rp 550 juta.SETELAH meninjau kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pasir Suren, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi PKT kedua yakni Desa Citarik Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 8 April 2018. Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDDT Eko Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Di Desa Citarik, Presiden Jokowi juga berkesempatan meninjau Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce, reuse, recycle atau dikenal TPS-3R. Pembangunan TPS-3R dilakukan tahun 2016, oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan anggaran Rp 550 juta.

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Refokusing Pembangunan Peternakan untuk Wujudkan Swasembada Protein Hewani dan Pengentasan Kemiskinan

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah pembangunan peternakan dan kesehatan hewan  saat ini fokus untuk mewujudkan swasembada protein hewani dan pengentasan kemiskinan untuk masyarakat di pedesaan. Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan hari ini Senin tanggal 16 April 2018 di IPB Internasional Convention Center Bogor.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

KLHK Tegas Tangani Kasus Pencemaran Lingkungan

Direktur Jenderal Gakkum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan sejak tahun 2015, KLHK melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK telah melakukan penanganan 2.052 pengaduan, dan pengawasan terhadap 462 perusahaan, yang meliputi 1.544 perizinan lingkungan. Sedangkan, khusus kasus terkait limbah bahan beracun dan berbahaya (B3), telah diterbitkan sanksi administratif pada 61 perusahaan, proses penegakan hukum pidana sebanyak 65 kasus, dan 9 kasus di antaranya telah siap untuk disidangkan di pengadilan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Direktur Jenderal Gakkum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan sejak tahun 2015, KLHK melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK telah melakukan penanganan 2.052 pengaduan, dan pengawasan terhadap 462 perusahaan, yang meliputi 1.544 perizinan lingkungan. Sedangkan, khusus kasus terkait limbah bahan beracun dan berbahaya (B3), telah diterbitkan sanksi administratif pada 61 perusahaan, proses penegakan hukum pidana sebanyak 65 kasus, dan 9 kasus di antaranya telah siap untuk disidangkan di pengadilan.

Read more...

Transportasi

Dalam Waktu Dekat, Akan Diimplementasikan Satu Tarif Merata di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A-B-C

Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, dalam waktu dekat akan diberlakukan sistem pentarifan merata dengan tarif tunggal di Jalan Tol Semarang Seksi A-B-C.SEMARANG, JURNAL IBUKOTA :  Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, dalam waktu dekat akan diberlakukan sistem pentarifan merata dengan tarif tunggal di Jalan Tol Semarang Seksi A-B-C.

Read more...