yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Gerakan Inovasi Koperasi dan UKM di Kulonprogo Dapat Pengakuan Dunia

NEW YORK, JURNAL IBUKOTA: Gerakan inovasi untuk koperasi dan bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) di Kulonprogo, DI Yogyakarta telah mendapatkan pengakuan dunia dalam forum PBB.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Menteri Basuki: Ramadhan Bulan Penuh Berkah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: _Marhaban Ya Ramadhan_. Mengawali bulan Ramadhan 1439 Hijriah tahun 2018, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa kepada seluruh Keluarga Besar Kementerian PUPR yang ada di seluruh Indonesia.

Read more...

Warga Taman Anyelir Depok Fungsikan Pinggiran Ciliwung

Warga Perumahan Taman Anyelir 3, khususnya di Blok N (RT 05 RW 011 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok) sepertinya bisa dijadikan contoh sebagai kawasan yang concern atas pemanfaatan fungsi Garis Sempadan Sungai (GSS) Ciliwung bagi masyarakat.KOTA DEPOK, JURNAL IBUKOTA: Warga Perumahan Taman Anyelir 3, khususnya di Blok N (RT 05 RW 011 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok) sepertinya bisa dijadikan contoh sebagai kawasan yang concern atas pemanfaatan fungsi Garis Sempadan Sungai (GSS) Ciliwung bagi masyarakat.
“Sebagaimana mengacu pada ketentuan area perumahan dan tempat permukiman pasti memperhatikan keseimbangan dan asas proporsionalitas fasilitas umum yang memberikan manfaat bagi penghuni kawasan perumahan serta dalam rangka menjaga keseimbangan lingkungan”, kata Catur Susanto, salah seorang masyarakat peduli dan pecinta lingkungan, yang juga mantan Ketua RT 05 Perumahan Taman Anyelir 3.
 
Oleh karena itu, atas prakarsa seluruh warga di lingkungan Blok N Taman Anyelir 3 telah dibangun sarana Ruang Terbuka Publik yang dberi nama Taman Niratmaya. “Niratmaya berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti bukan milik pribadi atau kebersamaan. Diharapkan kehadiran fasilitas umum taman tersebut karena lokasinya berada antara perbatasan perumahan dan lingkungan warga masyarakat di luar perumahan dapat dan mampu dimanfaatkan secara bersama-sama dalam rangka membangun harmonisasi warga perumahan dan warga non perumahan sebagai wujud semangat kebersamaan”, jelas Catur.
 
Menurut Catur, pembangunan kawasan ruang terbuka publik ini juga diharapkan mampu mengintegrasikan secara terpadu, seperti taman bermain anak, mini perpustakaan bagi anak-anak dan mampu menampung hasil karya warga perumahan maupun warga sekitar seperti pembibitan tanaman dan tumbuhan dalam mendukung penghijauan.
 
Selain itu, lokasi Taman Niratmaya yang cukup strategis sebagai akses penghubung beberapa perumahan dan warga merupakan alasan mendasar dibangunnya taman tersebut. “Pembangunan Taman Niratmaya ini murni merupakan swadaya dari warga di sekitar Garis Sempadan Sungai Ciliwung di Perumahan Taman Anyelir 3 Blok N lingkungan RT 05”, tandas Catur.
 
Catur menambahkan, tujuan dibangunnya sarana itu, pertama, optimalisasi Area Sempadan Sungai Ciliwung agar lebih terpelihara dan secara estetika memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar perumahan. “Karena selama ini lokasi tersebut dibiarkan dan cenderung tidak terurus sehingga dimungkinkan rawan berkembang biak binatang liar dan membahayakan”, kata Catur.
 
Kedua, ruang terbuka sebagai sarana resapan air dan menjaga ekosistem daur hidup mata air tanah di kawasan perumahan serta menjaga Garis Sempadan Sungai melalui kegiatan penanaman pohon atau penghijauan sebagai upaya membantu menjaga dari erosi tepi Sungai Ciliwung. Ketiga, taman dengan desain dan estetika keindahan sebagai sarana untuk bisa digunakan untuk beristirahat, bersantai dan bercengkrama warga serta khususnya bagi anak-anak untuk bisa bermain akibat keterbatasan tempat yang ramah dan bersahabat bagi anak karena hampir sebagian besar dipenuhi rumah.
 
“Keempat, tempat dalam rangka memberikan fasilitasi bagi anak-anak dalam berkreasi dan berekspresi dengan fasilitas, seperti mini perpustakaan dan pendukung pengembangan dan potensi anak-anak”, papar Catur lagi.
 
Dengan begitu, lanjut Catur, warga Blok N sudah bisa dianggap melestarikan dan menjaga hasil pembangunan, menciptakan lingkungan yang bersih, aman, tertib dan terjaga keasriannya, serta menjaga kepemilikan aset pemerintah daerah.
 
Terkait sumber pembiayaan, Catur mengaku, hingga saat ini belum melibatkan pihak luar termasuk Pemkot Depok, alias masih swadaya masyarakat. Namun, ke depan, Catur berharap, program aksi semacam ini yang merupakan partisipasi aktif dari, oleh dan untuk masyarakat, mampu mendapatkan perhatian dan juga respon positif dari seluruh stakeholder, khususnya pihak pengembang perumahan (developer) dan Pemkot Depok guna memberikan dukungan kongkrit bagi pengembangan dan penataan fasos fasum di pinggiran Sungai Ciliwung. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Tinjau TPS R3 Citarik Pel. Ratu

Setelah meninjau kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pasir Suren, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi PKT kedua yakni Desa Citarik Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 8 April 2018. Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDDT Eko Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Di Desa Citarik, Presiden Jokowi juga berkesempatan meninjau Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce, reuse, recycle atau dikenal TPS-3R. Pembangunan TPS-3R dilakukan tahun 2016, oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan anggaran Rp 550 juta.SETELAH meninjau kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pasir Suren, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi PKT kedua yakni Desa Citarik Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 8 April 2018. Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDDT Eko Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Di Desa Citarik, Presiden Jokowi juga berkesempatan meninjau Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce, reuse, recycle atau dikenal TPS-3R. Pembangunan TPS-3R dilakukan tahun 2016, oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan anggaran Rp 550 juta.

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Refokusing Pembangunan Peternakan untuk Wujudkan Swasembada Protein Hewani dan Pengentasan Kemiskinan

BOGOR, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah pembangunan peternakan dan kesehatan hewan  saat ini fokus untuk mewujudkan swasembada protein hewani dan pengentasan kemiskinan untuk masyarakat di pedesaan. Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakonteknas) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan hari ini Senin tanggal 16 April 2018 di IPB Internasional Convention Center Bogor.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

KLHK Tegas Tangani Kasus Pencemaran Lingkungan

Direktur Jenderal Gakkum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan sejak tahun 2015, KLHK melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK telah melakukan penanganan 2.052 pengaduan, dan pengawasan terhadap 462 perusahaan, yang meliputi 1.544 perizinan lingkungan. Sedangkan, khusus kasus terkait limbah bahan beracun dan berbahaya (B3), telah diterbitkan sanksi administratif pada 61 perusahaan, proses penegakan hukum pidana sebanyak 65 kasus, dan 9 kasus di antaranya telah siap untuk disidangkan di pengadilan.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Direktur Jenderal Gakkum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan sejak tahun 2015, KLHK melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK telah melakukan penanganan 2.052 pengaduan, dan pengawasan terhadap 462 perusahaan, yang meliputi 1.544 perizinan lingkungan. Sedangkan, khusus kasus terkait limbah bahan beracun dan berbahaya (B3), telah diterbitkan sanksi administratif pada 61 perusahaan, proses penegakan hukum pidana sebanyak 65 kasus, dan 9 kasus di antaranya telah siap untuk disidangkan di pengadilan.

Read more...

Transportasi

Dalam Waktu Dekat, Akan Diimplementasikan Satu Tarif Merata di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A-B-C

Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, dalam waktu dekat akan diberlakukan sistem pentarifan merata dengan tarif tunggal di Jalan Tol Semarang Seksi A-B-C.SEMARANG, JURNAL IBUKOTA :  Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, dalam waktu dekat akan diberlakukan sistem pentarifan merata dengan tarif tunggal di Jalan Tol Semarang Seksi A-B-C.

Read more...