yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Lakukan Sinergitas Kegiatan Pemulihan UMK Pasca Bencana di Provinsi NTB dan Sulteng

MATARAM, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM melakukan sinergitas kegiatan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng dan Nusa Tenggara Barat (NTB) guna pemulihan usaha bagi Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) di kedua provinsi tersebut, yang terdampak gempa bumi (NTB) dan bencana tsunami likuifasi dan gempa bumi (Sulteng).

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Dukung Program Citarum Harum, Kementerian PUPR Intensifkan Pembangunan Infrastruktur

BANDUNG, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan keberhasilan Program Citarum Harum memerlukan sinergitas antara Pemerintah Pusat, Daerah dan masyarakat.

Read more...

Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Kejar Target Penyelesaian Pembangunan Konstruksi

BALIKPAPAN, JURNAL IBUKOTA: Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan total panjang 99,35 Km akan menghubungkan 2 kota besar di Kalimantan yaitu Kota Balikpapan dan Kota Samarinda. Jalan tol yang ditargetkan untuk bisa diselesaikan pada penghujung tahun 2018, sehingga dapat beroperasi penuh pada awal tahun 2019 ini, menunjukkan progres positif, hingga awal Agustus 2018, progres Seksi 2, Seksi 3 dan Seksi 4 adalah 63,31% sementara progres konstruksi Seksi 1 sampai dengan Seksi 5 adalah 65,25%. Hingga awal bulan Agustus 2018, progres pembebasan lahan telah mencapai 95,47% dari total keseluruhan lahan. 

 

 

Jalan tol Balikpapan-Samarinda yang terdiri dari ruas _Viability Gap Fund_ (VGF) yaitu Seksi 1 dan 5 sepanjang 33,525 Km dan ruas investasi (Seksi 2,3 dan 4) sepanjang 65,825 Km ini akan menjadi cikal bakal Trans Kalimantan.

 

Langkah percepatan dan pembangunan yang masif dalam pembangunan proyek Jalan Tol ini selain dilakukan dengan berbagai inovasi konstruksi, hal lain juga dipengaruhi oleh komitmen yang kuat dari seluruh SDM yang terlibat. Guna meningkatkan keterikatan para karyawan dan pekerjanya, PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., yang mengelola jalan tol ini, melakukan berbagai upaya manajemen SDM mulai dari _briefing_, monitoring dan evaluasi sampai dengan _reward_ dan _punishment_. Hal ini dilakukan tentunya untuk mendukung percepatan agar memenuhi target yang telah ditentukan.

 

Disampaikan oleh Direktur Utama PT JBS STH. Saragi pada kunjungan kerja Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Kushartanto Koeswiranto ke proyek jalan tol tersebut, “Sampai saat ini, pengerjaan konstruksi jalan tol ini sudah mencapai 65,25 persen sedangkan pengadaan lahannya telah mencapai 95,76 persen. Kami terus bekerja secara optimal, untuk itu dibutuhkan tim yang solid. Kami tetap berupaya dapat selesai tepat waktu,” ujar Direktur Utama PT JBS, STH Saragi.

 

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sendiri terdiri atas lima seksi, yaitu :

a.Seksi 1 mulai dari Km 13 hingga Samboja sepanjang 21,95 Km; 

b.Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,05 Km; 

c.Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 18,20 Km; 

d.Seksi 4 dari Palaran hingga Samarinda sepanjang 17,15 Km; 

e.Seksi 5 dari Km 13 Balikpapan hingga Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 Km. 

 

Dalam kunjungannya, Direktur SDM dan Umum Jasa Marga menegaskan bahwa proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda harus selesai tepat waktu, namun tetap memastikan unsur-unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

 

"Silakan berinovasi untuk percepatan pembangunan, tapi pastikan unsur K3 tetap dijaga, karena proyek jalan tol bukan hanya bersinggungan dengan konstruksi, tapi ada banyak SDM (orang) yang terlibat di dalamnya, pastikan keselamatan semua orang," lanjutnya.

 

Kehadiran Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dapat memangkas total perjalanan, kondisi saat ini dari Balikpapan ke Samarinda mencapai 150 km melalui jalan nasional, nantinya dengan melintasi jalan tol Balikpapan-Samarinda kurang lebih hanya 100 km, efisiensi jarak tempuh ini berbanding lurus dengan efisiensi waktu perjalanan antara Balikpapan dan Samarinda. Saat ini, waktu tempuh antara Kota Balikpapan dan Kota Samarinda menghabiskan waktu hingga 3-4 jam, nantinya waktu tempuh tersebut dapat dipersingkat menjadi hanya 1 jam. Dengan demikian, dapat memangkas biaya logistik karena distribusi barang antar dua kota tersebut menjadi lebih cepat.

 

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, Jalan Tol Balikpapan - Samarinda, diharapkan menjadi salah satu solusi upaya meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan di wilayah antar kota tersebut. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Menteri Basuki dan Sri Mulyani Resmikan Jembatan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meresmikan Jembatan Leta Oar Ralan yang menghubungkan Pulau Yamdena dan Pulau Larat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku pada Kamis, (10/1/19). Peresmian dilakukan di atas jembatan yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menkeu Sri Mulyani.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meresmikan Jembatan Leta Oar Ralan yang menghubungkan Pulau Yamdena dan Pulau Larat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku pada Kamis, (10/1/19). Peresmian dilakukan di atas jembatan yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menkeu Sri Mulyani.

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Krist Ade: Astra Tol Tangerang-Merak Terus Kembangkan Layanan Jalan Tol

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti (MMS) Krist Ade Sudiyono mengatakan menjelang akhir tahun 2018, Astra Tol Tangerang-Merak terus melakukan pengembangan terhadap berbagai aspek layanan jalan tol.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Pasca Divestasi Saham KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan LingkunganJAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Kunjungi Tol Trans Jawa, Komisi VI DPR RI Tekankan Soal Sosialisasi Tarif

Rombongan Anggota Komisi VI DPR RI mengadakan kunjungan kerja reses ke Jalan Tol Solo-Ngawi, Kamis (14/2). Kunjungan sebanyak 12 Anggota Komisi VI DPR RI ini guna memantau perkembangan dan dinamika salah satu ruas tol dalam koridor Tol Trans Jawa tersebut. SOLO, JURNAL IBUKOTA: Rombongan Anggota Komisi VI DPR RI mengadakan kunjungan kerja reses ke Jalan Tol Solo-Ngawi, Kamis (14/2). Kunjungan sebanyak 12 Anggota Komisi VI DPR RI ini guna memantau perkembangan dan dinamika salah satu ruas tol dalam koridor Tol Trans Jawa tersebut. 

Read more...