yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Meliadi: KUR Diharapkan Bisa Optimalkan Potensi Perikanan Rakyat

DEMAK, JURNAL IBUKOTA:  Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diharapkan bisa mengoptimalkan potensi perikanan rakyat yang peluangnya masih sangat besar untuk menyumbangkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Pembinaan Jasa Konstruksi Nasional, 74% Jumlah Paket Pekerjaan di Kementerian PUPR untuk Badan Usaha Kecil dan Menengah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2019 mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 110,7 triliun, ditambah anggaran penanganan jalan nasional dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha Availaibility Payment  (KPBU-AP)sebesar Rp 5,1 triliun. Progres penyerapan anggaran Kementerian PUPR hingga 24 Maret 2019, yakni realisasi keuangan sebesar 6,59 % atau sebesar Rp 7,3 triliun dan realisasi fisik sebesar 7,13 %.

Read more...

Wirausaha Indonesia Harus Mampu Adaptasi dengan Revolusi Industri 4.0

Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan peran perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0, tidak hanya sebagai penghasil lulusan sarjana, tetapi juga sebagai Entrepreneurial University yaitu universitas yang bisa melahirkan para wirausahawan yang kreatif dan inovatif, serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan.BEKASI, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan peran perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0, tidak hanya sebagai penghasil lulusan sarjana, tetapi juga sebagai Entrepreneurial University yaitu universitas yang bisa melahirkan para wirausahawan yang kreatif dan inovatif, serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

 

 

Pernyataan itu dikemukakan Plt. Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto dalam Seminar Nasional yang mengusung tema “We Are Ready To Change : Kesiapan Entrepreneur di Era Disruptif dan Revolusi Industri 4.0” di Hall C BSI Convention Center (BCC), Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018).

 

Seminar ini turut dihadiri Ketua Kadin Indonesia Eddy Ganefo. Serta menampilkan tiga narasumber, yakni owner Whats’up Cafe Valentino Ivan Lie, Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin R.M Teddy Aliudin, dan owner Dunia Halal Agung yang merupakan alumni STMIK Nusa Mandiri.

 

Rulli mengatakan setiap tahapan dalam revolusi industri memang biasanya membawa dampak dan konsekuensi terhadap perusahaan-perusahaan yang sudah mapan. Dari revolusi industri pertama yang dipacu dengan penemuan mesin uap yang menggantikan tenaga manusia dan hewan, sampai dengan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan teknologi industri yang sangat cepat.

 

Rulli melanjutkan, bahwa perkembangan dan perubahan yang sangat cepat inilah yang kemudian menimbulkan apa yang kita sebut disruptive economy. Oleh karena itu, wirausaha mau tidak mau harus mempersiapkan diri dan beradaptasi menyambut revolusi industri 4.0 ini.

 

“Di era ini ukuran besarnya perusahaan tidak menjadi jaminan, tetapi kelincahan perusahaan dalam menghadapi perubahan yang menjadi kunci keberhasilan,” kata Rulli.

 

Para pelaku wirausaha kata dia, harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ini untuk memacu produktifitas dan meningkatkan efisiensi usaha. Kemudian harus jeli dalam melihat dan menangkap peluang usaha yang muncul seiring berkembangnya teknologi informasi di era revolusi industri 4.0.

 

“Selain itu para wirausaha juga cepat berpuas diri dan tidak lagi hanya product oriented, tetapi harus market oriented. Artinya harus bisa menghasilkan apa yang dibutuhkan pasar saat ini dan akan datang,” ujar Rulli.

 

Pada kesempatan yang sama, Eddy Ganefo dari Kadin Indonesia menambahkan bahwa jiwa wirausahawan itu harus dipupuk sejak dini. “Wirausaha harus pintar melihat peluang, sekecil apapun peluang tersebut jika dikelola dengan giat akan menjadikan usaha tersebut besar,” papar Eddy. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Badung, Denpasar

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar tradisional di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Bali, harus mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern, pasar modern, hingga Mal.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar tradisional di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Bali, harus mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern, pasar modern, hingga Mal.

 

"Oleh karena itu, dengan program revitalisasi pasar, saya berharap pasar tradisional atau pasar rakyat bisa dikelola dengan manajemen yang baik dan bagus. Kebersihan pasar, termasuk kebersihan para pedagangnya, harus tetap dijaga. Jangan sampai becek, kotor, dan bau", tegas Presiden Jokowi saat meresmikan pasar rakyat Pasar Badung di Kota Denpasar, Jumat (22/3/2019).

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera


Transportasi

Krist Ade: Astra Tol Tangerang-Merak Terus Kembangkan Layanan Jalan Tol

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti (MMS) Krist Ade Sudiyono mengatakan menjelang akhir tahun 2018, Astra Tol Tangerang-Merak terus melakukan pengembangan terhadap berbagai aspek layanan jalan tol.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Pasca Divestasi Saham KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan LingkunganJAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Mulai Hari Ini, Jalan Tol Sei Rampah-Tebing Tinggi Dioperasikan Tanpa Tarif

Mulai hari ini, Senin, 25 Maret 2019 sejak pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) yang merupakan seksi terakhir dari Jalan Tol Medan-Kualanamu Tebing Tinggi mulai dioperasikan tanpa dikenakan tarif tol (Rp. 0.-).MEDAN, JURNAL IBUKOTA: Mulai hari ini, Senin, 25 Maret 2019 sejak pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) yang merupakan seksi terakhir dari Jalan Tol Medan-Kualanamu Tebing Tinggi mulai dioperasikan tanpa dikenakan tarif tol (Rp. 0.-).

Read more...