yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Peresmian Kampung Nelayan Teknologi Warnai Baksos Dharma Pertiwi

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Peresmian Kampung Nelayan Teknologi di Tanjung Kait desa Tanjung Anom Kec Mauk kab Tangerang, mewarnai bakti sosial Darma Pertiwi Pusat yang dilakukan oleh ketua umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahyanto, Senin (17/12/2018).

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Tingkatkan Konservasi Lahan dan Air, Kementerian PUPR Tanam 126 Ribu Pohon

JATIGEDE, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong implementasi infrastruktur hijau untuk merespon deforestasi hutan dan lahan, sekaligus bagian dari upaya mitigasi bencana dan konservasi lahan dan air. 

Read more...

Pesantren Al Ittifaq Sukses Cetak Wirausahawan Lewat Agrobisnis

Biasanya, pondok pesantren menjadi tempat mengenyam pendidikan agama yang dilengkapi dengan fasilitas pendidikan formal. Aktivitas santri sepanjang waktu pun hanyalah untuk mengkaji ilmu agama. Namun berbeda dengan pondok pesantren (ponpes) yang berlokasi di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pesantren tersebut bernama Al Ittifaq yang ternyata sukses mencetak santrinya menjadi seorang wirausahawan. BANDUNG, JURNAL IBUKOTA :  Biasanya, pondok pesantren menjadi tempat mengenyam pendidikan agama yang dilengkapi dengan fasilitas pendidikan formal. Aktivitas santri sepanjang waktu pun hanyalah untuk mengkaji ilmu agama. Namun berbeda dengan pondok pesantren (ponpes) yang berlokasi di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pesantren tersebut bernama Al Ittifaq yang ternyata sukses mencetak santrinya menjadi seorang wirausahawan. 

 

 

Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar pesantren, yaitu wilayah pegunungan berhawa sejuk, ponpes yang dipimpin KH Fuad Affandi tersebut, membina para santrinya yang mayoritas dari golongan ekonomi rendah, fakir miskin dan anak yatim piatu tidak hanya dengan ilmu agama, namun juga dengan kemampuan usaha, terutama di sektor pertanian atau agribisnis. 

 

Sejak didirikan pada 1 Februari 1934 oleh KH Mansyur yang adalah kakek dari KH Fuad, ponpes Al Ittiqaf hanya menerapkan sistem pendidikan pesantren yang dipadati oleh kegiatan mengkaji ilmu agama, tanpa mementingkan urusan ekonomi. Di tangan KH Fuad, ponpes dikelola dengan lebih modern. Karena menampung santri dalam jumlah banyak, tentu membutuhkan biaya pendidikan dan operasional yang tidak sedikit. 

 

"Di muka bumi ini tak ada pekerjaan yang paling mudah selain bertani, karena tak membutuhkan syarat-syarat khusus dan siapapun boleh melakukannya. Kenapa ini disia-siakan," ujar KH Fuad saat menerima kunjungan Asisten Deputi Pengembangan Investasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Sri Istiati ke Pondok Pesantren Al Ittifaq, Jumat (3/8/2018).

 

Perlahan kegiatan usaha pertanian yang dirintisnya bersama para santri pun mulai berjalan dengan memproduksi sayuran dataran tinggi. Adapun jumlah komoditas yang diproduksi sekitar 25 jenis sayuran antara lain buncis, kentang, daun bawang, tomat, cabe hijau, paprika, sawi putih, lobak, seledri, kacang merah, wortel, jagung semi, golden berry (ciplukan), selada, kubis, dan lain sebagainya. 

 

Berjalannya waktu, usaha pertanian ponpes Al Ittifaq pun membuahkan hasil, bahkan mampu menjadi tulang punggung kegiatan pesantren. Namun untuk menembus pasar yang lebih luas, usaha pertanian KH Fuad merasa perlu untuk membentuk koperasi. "Sebesar apapun perusahaan, kalau pribadi atau jalan sendiri, jangan mengharapkan untuk jalan.  Menawarkan produk ke modern market juga tidak dapat atas nama perorangan, melainkan harus atas nama lembaga atau koperasi," kata KH Fuad. 

 

Dengan membentuk koperasi yang kini sudah beranggotakan 1.075 orang, ponpes Al Ittifaq pun mampu memasok sayuran ke pasar-pasar modern hingga pasar ekspor. Kini, dengan lahan seluas 130 hektar, 270 petani yang merupakan alumni dari ponpes Al Ittifaq mampu memproduksi dan memasok sayuran ke pasar-pasar modern hingga 2 ton setiap harinya. 

 

Meski tidak terlalu besar, dengan omzet Rp450 juta per bulan, anggota koperasi dapat menerima SHU sebesar Rp5 juta sampai Rp10 juta per tahun. Sebagian anggota yang merupakan masyarakat sekitar mengaku tidak mengharapkan pendapatan pribadi yang besar dari koperasi pondok pesantren (Koppontren) Al Ittifaq. Mereka menyadari bahwa penghasilan koperasi adalah untuk kebutuhan operasional pesantren seperti biaya pendidikan dan makan sehari-hari para santri. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Transportasi

Krist Ade: Astra Tol Tangerang-Merak Terus Kembangkan Layanan Jalan Tol

TANGERANG, JURNAL IBUKOTA: Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti (MMS) Krist Ade Sudiyono mengatakan menjelang akhir tahun 2018, Astra Tol Tangerang-Merak terus melakukan pengembangan terhadap berbagai aspek layanan jalan tol.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pasca Divestasi Saham, KLHK Harap Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Penandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis, (12 Juli 2018). Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51% dari semula 9,36%.

Read more...

Info Jalan Tol

Kenalkan Jalan Tol Batang-Semarang, PT JSB Lakukan Sepeda Santai

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) selaku kelompok usaha dari Jasa Marga melakukan kegiatan gowes bareng Jasa Marga Cycling Club (JMCC) di sepanjang Jalan Tol Batang-Semarang, Sabtu (15/12). SEMARANG, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) selaku kelompok usaha dari Jasa Marga melakukan kegiatan gowes bareng Jasa Marga Cycling Club (JMCC) di sepanjang Jalan Tol Batang-Semarang, Sabtu (15/12). 

Read more...