yt-banner1
yt-banner2

Koperasi dan UKM

Kemenkop dan UKM Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUMKM di Pontianak

PONTIANAK, JURNAL IBUKOTA: Untuk meningkatkan daya saing usaha mikro kecil, menengah dan koperasi, serta meningkatkan penghidupan berkelanjutan berbasis usaha mikro, Kementerian Koperasi dan UKM menggelar pelatihan peningkatan kapasitas SDM di Kalimantan Barat. 

Read more...

Konstruksi & Infrastruktur

Ketersediaan Infrastruktur Air Minum dan Sanitasi di Kabupaten Asmat Akan Ditingkatkan

ASMAT, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Meski sebagian besar lahan berupa rawa dengan pasang surut tinggi, namun Kabupaten Asmat memiliki curah hujan sangat tinggi dan sungai yang bisa menjadi sumber air baku. 

Read more...

Puspayoga: Per Desember 2017 Tercatat Jumlah Koperasi Sebanyak 153.171 Unit

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga mengatakan berdasarkan data per Desember 2017 tercatat jumlah koperasi sebanyak  153.171 unit.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga mengatakan berdasarkan data per Desember 2017 tercatat jumlah koperasi sebanyak  153.171 unit.

 

“Dari jumlah tersebut, anggota koperasi aktif tercatat sebanyak 26.535.640 orang  dan jumlah UMKM  tercatat sebesar 59.697.827 unit,” kata Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga dalam konferensi pers Capaian 2017 dan Rencana Kerja 2018 di Jakarta, JUmat (5/1/2018).

Menurut dia, perkiraan kontribusi koperasi sebagai lembaga sebesar Rp 451,95 triliun atau 4,48% dri total PDB Nasional Triwulan III sebesar Rp 10.096,3 triliun.

“Perkiraan kontribusi anggota koperasi terhadap PDB Nasional yaitu Rp 3.114,13 triliun atau 30,84% dari total PDB Nasional. Dengan demikian total perkiraan kontribusi lembaga dan anggota koperasi sebesar 35,32%,” katanya.

Menurut Puspayoga, kontribusi UMKM terhadap PDB Nasional adalah Rp 7.005,95 triliun atau sekitr 62,57% dritotal PDB Nasional.

“JIka diperhitungkan menurut skala usaha, komposissi UMKM pembentuk kontribusi PDB adalah 38,90% usaha mikro, 9,73% usaha kecil dan 13,95% usaha menengah,” ujarnya.

Puspayoga mengatakan kontribusi anggota koperasi terhadap PDB Nasional berdasarkan skala usaha adalah anggota koperasi skala usaha mikro Rp 26.185,37 triliun atau 43,87%, anggota koperasi skala usaha kecil Rp 318,42 triliun atau 0,53%, dan anggota koperasi skala usaha menengah Rp 29,18 triliun.

“Jumlah pelaku UMKM saat ini sebanyak 59,69 juta unit dengan rincian usaha mikro sebanyak 58,9 juta, uaha kecil sebanyak 76,8 ribu, usaha menengah sebanyak 65,5 ribu dan usaha besar 5,03 ribu,” tambahnya.

Menurut dia, untuk mendorong pengembangan pelaku UMKM untuknaikkelas telah dikembangkan program Gerakan Kewirusahaan Nasional (GKN) melalui kegiatan pemasyarakatan kewirausahaan,pelatihan kewirausahaan, magang kewirausahaan, bantuan wirausaha pemula dan pendampingan kewirausahaan.

“Kementerian Koperasi dan UKM juga membuat kebijakan untuk mempermudah pendirian badan hukum koperasi  secara onine melalaui Sistem Administrasi Badan Hukum Koperasi (Sisminbhkop),” ujarnya.

Menurut dia, pada 2017 Kementerian Koperasi dan UKM telah mengesahkan akta pendirian koperasi sebanyak 3.706 badan hukum baru. Untuk fasilitasi pembuatan kta koperasi bagi usaha mikro kecil yang modal awalnya di bawah Rp 50 juta dalam rangka memberikan legalitas, kepastian hokum, bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) pada 2017 yang direncanakan sebanyak 1.000 akta telah direlissikan sebnyak 644 akta. Rencana pada 2018 sebanyak 1.100 akta. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Pendidikan dan Kebudayaan

Presiden Jokowi Tinjau DAS Citarum

 Presiden Joko Widodo menyadari bahwa revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)  Citarum bukanlah pekerjaan mudah yang dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari, bulan, bahkan 1 atau 2 tahun. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, penggiat lingkungan hidup di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 22 Februari 2018.

PRESIDEN Joko Widodo menyadari bahwa revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)  Citarum bukanlah pekerjaan mudah yang dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari, bulan, bahkan 1 atau 2 tahun. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, penggiat lingkungan hidup di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 22 Februari 2018.

 

Mitra

 

Untuk Pemasangan Iklan, Advertorial atau Press Release hubungi 0878-8989-9469 (SMS) atau 0878-0856-1199 (WA)http://www.jasamarga.com/


Kementerian PU dan Pera

Novel “Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudera” karya Agus S. Soerono penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah dapat dibeli di semua toko buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Pertanian

Kemenko PMK Dorong Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Bidang Pertanian

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Staf Ahli Menteri Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Sidqy Leggo Pangesthi Suyitno mengatakan, perlu sekali pemerintah mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa melalui bidang pertanian.

Read more...

Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menko Puan: Diperlukan Kesadaran untuk Mencegah Kebakaran Hutan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan perlu sekali upaya bersama untuk membangun kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan pada tahun 2018 mendatang.

Read more...

Transportasi

Lampaui Target, Jasa Marga Peroleh Skor 725,5 dalam KPKU tahun 2017

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperoleh skor 725,5 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Umum (KPKU) tahun 2017 yang digelar oleh Forum Ekselen BUMN (FEB). Skor tersebut mengalami peningkatan dibandingkan skor yang diperoleh oleh Jasa Marga pada KPKU tahun 2016, yakni dengan raihan skor sebesar 688,5 dan telah berhasil melampaui target dari penilaian KPKU tahun 2017 yaitu 696.

Read more...